
Bola.net - Dua gol masing-masing dari Marco Reus dan Thomas Muller mengakhiri perlawanan sengit Georgia.
Menghadapi Georgia di lanjutan kualifikasi Euro 2016 Grup D, Minggu (29/3) malam, Jerman mampu meraih kemenangan dengan skor 2-0. Dua gol tersebut dicetak Marco Reus dan Thomas Muller.
Dengan skuat yang jauh lebih unggul secara individu di atas kertas, Jerman tak mau membuang-buang waktu menyerang pertahanan Georgia. Lima menit pertandingan berjalan, Jerman nyaris unggul andai tendangan Marco Reus tak membentur mistar gawang.
Usai peluang tersebut, Jerman terus menebar teror ke pertahanan Georgia. Namun solidnya penampilan lini belakang Georgia membuat semua serangan Jerman tersebut gagal menemui sasaran.
Pada menit ke-26 Jerman nyaris memecah kebuntuan. Mario Gotze yang menerima umpan Sebastian Rudy usai bekerja sama dengan Thomas Muller melepaskan tendangan keras. Sayang tendangannya itu masih melebar tipis dari gawang George Loria.
Jerman akhirnya mampu membuka skor di menit ke-39. Gol berawal dari aksi individu Gotze yang melewati beberapa pemain lawan sebelum bola jatuh ke kaki Reus. Dengan tenang, pemain Dortmund tersebut melesakkan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Georgia. 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Lima menit berselang, skor berubah menjadi 2-0 berkat gol Thomas Muller. Umpan matang yang dikirimkan Ozil, dengan sigap dimaksimalkan Muller menjadi gol tanpa mambu dihalau penjaga gawang. Jerman unggul dua gol di babak pertama.
Unggul dua gol tak membuat pemain Jerman mengendorkan serangan mereka di babak kedua. Sebaliknya, Georgia melakukan pergantian dengan memasukkan Giorgi Chanturia untuk menggantikan Tornike Okriashvili.
Pada menit ke-61, lagi-lagi Reus memperoleh peluang emas untuk mencetak gol. Sayang, tendangannya usai menerima umpan dari Sebastian Rudy kembali digagalkan mistar gawang Georgia.
Usai peluang dari Reus tersebut, Georgia justru merepotkan pertahanan Jerman. Mengandalkan serangan balik dan kecepatan dari kedua sayap, Georgia mencoba mencari gol untuk memperkecil kedudukan. Sayang beberapa upaya dari Kobakhidze juga Levan Kenia masih belum menemui sasaran.
Terus menggempur pertahanan Georgia, Jerman kesulitan membongkar pertahanan solid Georgia. Masuknya Andre Schurrle dan Lukas Podolski untuk menggantikan Thomas Muller dan Mario Gotze juga tak mampu menambah gol. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-0 tak berubah.
Dengan kemenangan tersebut, Jerman kini mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan dan menempati posisi kedua. Mereka memiliki poin yang sama dengan Polandia dan Skotlandia. Namun Polandia baru bermain empat pertandingan.
Susunan Pemain:
Georgia: George Loria, Ucha Lobjanidze, Solomon Kverkvelia, Guram Kashia, Alexander Amisulashvili (Lasha Dvali 4'), Giorgi Navalovski, Kakha Makharadze (Levan Kenia 63'), Jaba Kankava, Tornike Okriashvili (Giorgi Chanturia 46'), Alexander Kobakhidze, Levan Mchedlidze
Jerman: Manuel Neuer, Jonas Hector, Mats Hummels, Sebastian Rudy, Jerome Boateng, Bastian Schweinsteiger, Mesut Ozil, Marco Reus, Thomas Muller (Andre Schurrle 83'), Toni Kroos, Mario Gotze (Lukas Podolski 83'). (bola/dzi)
Menghadapi Georgia di lanjutan kualifikasi Euro 2016 Grup D, Minggu (29/3) malam, Jerman mampu meraih kemenangan dengan skor 2-0. Dua gol tersebut dicetak Marco Reus dan Thomas Muller.
Dengan skuat yang jauh lebih unggul secara individu di atas kertas, Jerman tak mau membuang-buang waktu menyerang pertahanan Georgia. Lima menit pertandingan berjalan, Jerman nyaris unggul andai tendangan Marco Reus tak membentur mistar gawang.
Usai peluang tersebut, Jerman terus menebar teror ke pertahanan Georgia. Namun solidnya penampilan lini belakang Georgia membuat semua serangan Jerman tersebut gagal menemui sasaran.
Pada menit ke-26 Jerman nyaris memecah kebuntuan. Mario Gotze yang menerima umpan Sebastian Rudy usai bekerja sama dengan Thomas Muller melepaskan tendangan keras. Sayang tendangannya itu masih melebar tipis dari gawang George Loria.
Jerman akhirnya mampu membuka skor di menit ke-39. Gol berawal dari aksi individu Gotze yang melewati beberapa pemain lawan sebelum bola jatuh ke kaki Reus. Dengan tenang, pemain Dortmund tersebut melesakkan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Georgia. 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Lima menit berselang, skor berubah menjadi 2-0 berkat gol Thomas Muller. Umpan matang yang dikirimkan Ozil, dengan sigap dimaksimalkan Muller menjadi gol tanpa mambu dihalau penjaga gawang. Jerman unggul dua gol di babak pertama.
Unggul dua gol tak membuat pemain Jerman mengendorkan serangan mereka di babak kedua. Sebaliknya, Georgia melakukan pergantian dengan memasukkan Giorgi Chanturia untuk menggantikan Tornike Okriashvili.
Pada menit ke-61, lagi-lagi Reus memperoleh peluang emas untuk mencetak gol. Sayang, tendangannya usai menerima umpan dari Sebastian Rudy kembali digagalkan mistar gawang Georgia.
Usai peluang dari Reus tersebut, Georgia justru merepotkan pertahanan Jerman. Mengandalkan serangan balik dan kecepatan dari kedua sayap, Georgia mencoba mencari gol untuk memperkecil kedudukan. Sayang beberapa upaya dari Kobakhidze juga Levan Kenia masih belum menemui sasaran.
Terus menggempur pertahanan Georgia, Jerman kesulitan membongkar pertahanan solid Georgia. Masuknya Andre Schurrle dan Lukas Podolski untuk menggantikan Thomas Muller dan Mario Gotze juga tak mampu menambah gol. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-0 tak berubah.
Dengan kemenangan tersebut, Jerman kini mengoleksi 10 poin dari lima pertandingan dan menempati posisi kedua. Mereka memiliki poin yang sama dengan Polandia dan Skotlandia. Namun Polandia baru bermain empat pertandingan.
Susunan Pemain:
Georgia: George Loria, Ucha Lobjanidze, Solomon Kverkvelia, Guram Kashia, Alexander Amisulashvili (Lasha Dvali 4'), Giorgi Navalovski, Kakha Makharadze (Levan Kenia 63'), Jaba Kankava, Tornike Okriashvili (Giorgi Chanturia 46'), Alexander Kobakhidze, Levan Mchedlidze
Jerman: Manuel Neuer, Jonas Hector, Mats Hummels, Sebastian Rudy, Jerome Boateng, Bastian Schweinsteiger, Mesut Ozil, Marco Reus, Thomas Muller (Andre Schurrle 83'), Toni Kroos, Mario Gotze (Lukas Podolski 83'). (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gila, Jadi Kiper Neuer Tak Takut Lakukan Throw In
Open Play 30 Maret 2015, 12:46
-
Bierhoff sebut Khedira Tak Dihargai di Madrid
Liga Spanyol 30 Maret 2015, 11:39
-
Puas Menangkan Jerman, Muller Sesalkan Babak Kedua
Piala Eropa 30 Maret 2015, 06:24
-
Highlights Kualifikasi Euro 2016: Georgia 0 - 2 Jerman
Open Play 30 Maret 2015, 05:56
-
Loew Sebut Jerman Seharusnya Bisa Menang Besar
Piala Eropa 30 Maret 2015, 03:39
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR