Bola.net - Penampilan Inggris dalam gelaran Euro kali ini dirasakan sangat kurang. Tim ini tampil begitu bertahan dan tidak mampu menguasai bola, namun Roy Hodgson tetap bersikeras mempertahankan gaya permainan tersebut.
Meskipun menuai banyak kritikan dikarenakan taktik yang ia terapkan kepada tim The Three Lions, Hodgson tetap saja tidak ingin mengubah caranya itu.
Mantan pelatih West Bromwich ini mengatakan bahwa dirinya ingin membuat Inggris tetap seperti sekarang. Ia tidak ingin menjadikan timnya seperti Spanyol yang dianggap memiliki gaya permainan yang lebih menyerang.
Selain itu, pelatih berusia 64 tahun ini juga menyatakan bahwa Spanyol yang tampil seperti itu juga gagal untuk merebut gelar selama bertahun-tahun. Di tambah lagi, gaya permainan yang diterapkannya itu dianggap sebagai cerminan tim Inggris.
"Kami telah mempertahankan tingkat kepragmatisan yang sering diterapkan oleh sepak bola Inggris," jelas Hodgson. "Kami juga menjaga semangat juang dan kesabaran."
"Kami tidak harus membuang semua sifat tersebut hanya karena Anda ingin bisa bermain di lapangan dan ada beberapa orang berkata bahwa Anda harus lebih banyak melakukan tendangan ke gawang. Saya tidak ingin meniru negara lain, tidak, saya ingin Inggris tetap menjadi Inggris."
"Anda tidak bisa mengatakan kami harus bermain seperti Spanyol karena melepaskan sesuatu hal, Spanyol tumbuh dengan kondisi yang berbeda dengan kami dan selalu memiliki sifat yang berbeda."
"Dan seharusnya kita tidak lupa bahwa selama bertahun-tahun Spanyol bermain di beberapa turnamen besar dan tak pernah meraih apa pun."
Terlepas dari semua alasan yang diberikan oleh Hodgson, gaya permainan yang diterapkan Inggris memang sangat kurang dari memuaskan. Terbukti dengan kurangnya penguasaan bola di empat pertandingan yang dilakoni Tiga Singa di Euro kali ini. Puncaknya adalah, Steven Gerrard dkk hanya mampu menguasai bola sebanyak 36% saat mereka melawan Italia di perempat final Euro 2012. (f411/bgn)
Meskipun menuai banyak kritikan dikarenakan taktik yang ia terapkan kepada tim The Three Lions, Hodgson tetap saja tidak ingin mengubah caranya itu.
Mantan pelatih West Bromwich ini mengatakan bahwa dirinya ingin membuat Inggris tetap seperti sekarang. Ia tidak ingin menjadikan timnya seperti Spanyol yang dianggap memiliki gaya permainan yang lebih menyerang.
Selain itu, pelatih berusia 64 tahun ini juga menyatakan bahwa Spanyol yang tampil seperti itu juga gagal untuk merebut gelar selama bertahun-tahun. Di tambah lagi, gaya permainan yang diterapkannya itu dianggap sebagai cerminan tim Inggris.
"Kami telah mempertahankan tingkat kepragmatisan yang sering diterapkan oleh sepak bola Inggris," jelas Hodgson. "Kami juga menjaga semangat juang dan kesabaran."
"Kami tidak harus membuang semua sifat tersebut hanya karena Anda ingin bisa bermain di lapangan dan ada beberapa orang berkata bahwa Anda harus lebih banyak melakukan tendangan ke gawang. Saya tidak ingin meniru negara lain, tidak, saya ingin Inggris tetap menjadi Inggris."
"Anda tidak bisa mengatakan kami harus bermain seperti Spanyol karena melepaskan sesuatu hal, Spanyol tumbuh dengan kondisi yang berbeda dengan kami dan selalu memiliki sifat yang berbeda."
"Dan seharusnya kita tidak lupa bahwa selama bertahun-tahun Spanyol bermain di beberapa turnamen besar dan tak pernah meraih apa pun."
Terlepas dari semua alasan yang diberikan oleh Hodgson, gaya permainan yang diterapkan Inggris memang sangat kurang dari memuaskan. Terbukti dengan kurangnya penguasaan bola di empat pertandingan yang dilakoni Tiga Singa di Euro kali ini. Puncaknya adalah, Steven Gerrard dkk hanya mampu menguasai bola sebanyak 36% saat mereka melawan Italia di perempat final Euro 2012. (f411/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alonso: Tak Ada Euforia di Spanyol
Piala Eropa 2 Juli 2012, 23:30
-
Mata: Italia Membuat Segalanya Lebih Mudah
Piala Eropa 2 Juli 2012, 23:15
-
Pique: Pertahanan, Kunci Kemenangan Spanyol
Piala Eropa 2 Juli 2012, 22:40
-
Platini: Euro 2012 Sukses Besar
Piala Eropa 2 Juli 2012, 22:10
-
Piala Eropa 2 Juli 2012, 22:00

LATEST UPDATE
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
-
Manchester United Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 9 Juli 2026, 02:03
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR