Pada laga final Euro 2012 tersebut Spanyol akhirnya berhasil mempertahankan gelar juara Eropa setelah menggulung Italia dengan skor 4-0.
Juan mata yang turun menggantikan Andres Iniesta pada menit ke-86 turut menyumbangkan gol setelah hanya kurang dari satu menit berada di lapangan.
Gol Mata menjadi yang terakhir di laga tersebut setelah tiga gol sebelumnya berhasil dilesakkan oleh David Silva, Jordi Alba dan Fernando Torres.
Kelebihan jumlah pemain menurut Mata menjadi keuntungan tersendiri bagi La Furia Roja. Hal tersebut dikarenakan Italia harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-67 akibat cedera yang dialami Thiago Motta, serta jatah pergantian pemain sudah tidak tersedia.
Jumlah gol dalam pertandingan juga diakui pemain Chelsea tersebut sebagai hal yang luar biasa. Dikatakannya pula bahwa cara bermain Gli Azzurri membuat pertandingan menjadi lebih menarik.
"Kami sangat senang karena kami bermain sangat baik dan mencetak banyak gol, di mana tidak biasa terjadi di partai final," ungkap Mata.
"Kami juga diuntungkan dengan hilangnya satu pemain mereka, setelah Thiago Motta cedera. Tapi secara keseluruhan kami luar biasa."
"Ini lebih mudah bagi kami untuk bermain melawan sebuah tim seperti Italia, yang mencoba bermain sepak bola menyerang dan meninggalkan beberapa ruang. Itu membuat permainan menjadi lebih atraktif dan sesuai dengan gaya bermain kami."
"Kami selalu tahu, akan sangat sulit untuk memenangkan Euro. Saya tidak mengatakan bahwa kami ragu pada diri kami sendiri, namun kadang anda berpikir bahwa tim lawan memiliki formula untuk mengalahkan anda. Beruntung, hal itu tidak terjadi dan kami kembali di sini, merayakannya." (sw/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alonso: Tak Ada Euforia di Spanyol
Piala Eropa 2 Juli 2012, 23:30
-
Mata: Italia Membuat Segalanya Lebih Mudah
Piala Eropa 2 Juli 2012, 23:15
-
Pique: Pertahanan, Kunci Kemenangan Spanyol
Piala Eropa 2 Juli 2012, 22:40
-
Platini: Euro 2012 Sukses Besar
Piala Eropa 2 Juli 2012, 22:10
-
Piala Eropa 2 Juli 2012, 22:00

LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR