
Bola.net - Robin Gosens dan Cristiano Ronaldo menjadi dua nama yang disorot dari partai Grup F Euro 2020 antara Portugal versus Jerman di Allianz Arena, Munchen, Sabtu (19/6/2021).
Gosens menjadi bintang kemenangan 4-2 yang diraih Jerman atas Portugal dengan menyumbang satu gol dan satu assist. Selain itu, ia juga menjadi pemberi umpan silang yang berujung gol bunuh diri Ruben Dias.
Di sisi lain, Ronaldo sejatinya juga tampil cukup apik dengan menciptakan satu gol dan satu assist meski timnya kalah. Namun, sorotan terhadap kedua pemain ini justru berasal dari masalah di masa lalu.
Kisah Gosens Ditolak Ronaldo
Pada April lalu, Gosens dalam buku biografinya berjudul 'Dreams are Worthtime' mengaku permintaan bertukar kostum yang ia layangkan ditolak Ronaldo. Pemain Atalanta itu bahkan tidak dilihat oleh bintang Juventus tersebut.
"Setelah pertandingan melawan Juventus, saya berusaha mewujudkan impian saya memiliki jersey Ronaldo," tulis Gosens dalam bukunya.
"Setelah peluit akhir saya menghampiri Ronaldo, saya bahkan tidak merayakannya bersama supoter, tapi Ronaldo tidak menerimanya. Saya bertanya: 'Cristiano, bolehkah saya memiliki kaus Anda?' Dia bahkan tidak melihat saya, dia hanya berkata: 'Tidak!'," ungkap Gosens.
Perasaan Malu Gosens
Meski tak menjelaskan secara detail kapan momen tersebut terjadi, akan tetapi Gosens mengaku malu dengan kejadian tersebut. Gosens kecewa dan merasa bahwa dirinya adalah pemain kecil di hadapan Ronaldo.
"Saya benar-benar tersipu dan malu," kata Gosens.
"Saya pergi dan merasa kecil. Anda tahu ketika sesuatu yang memalukan terjadi dan Anda melihat sekeliling untuk melihat apakah ada yang menyadarinya? Itulah yang saya rasakan dan berusaha menyembunyikannya," kenang Gosens.
Karma untuk Ronaldo?
Penolakan yang dilakukan Ronaldo terhadap permintaan Gosens sepertinya menjadi karma jika melihat kini CR7 dan tim Portugal-nya dibuat kalang kabut oleh pergerakan Gosens.
Di sisi lain, Gosens sepertinya menjadikan penolakan Ronaldo tersebut sebagai motivasi tambahan untuk menunjukkan performa luar biasa menghadapi Portugal.
Selain perannya dalam tiga gol Jerman, Gosens juga sangat merepotkan Portugal dengan mencatat akurasi tembakan 100 persen dan enam sentuhan di kotak penalti lawan.
Tak hanya itu, Gosens juga melepas tiga tembakan tepat sasaran, dua umpan silang, serta masing-masing sekali tekel dan intersep. Gosens pun terpilih sebagai pemain terbaik dari laga ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pisah dari Juventus, Ramsey Siap Ditampung Barcelona
Liga Spanyol 20 Juni 2021, 20:31
-
Curi Start, Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Manuel Locatelli
Liga Italia 20 Juni 2021, 04:40
-
Cristiano Ronaldo, Manusia Pertama dengan 300 Juta Followers Instagram
Bolatainment 19 Juni 2021, 04:26
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR