Bola.net - Media Jerman ramai-ramai memuji penampilan Mario Balotelli yang tampil perkasa dengan mengoyak jala Jerman dua kali. Selain itu, mereka juga kecewa karena gol balasan Jerman yang dicetak Mesut Ozil datang terlambat.
"Berakhir! Sudah Berakhir! Mimpi kita berakhir!" tulis tabloid terkemuka Jerman, Bild. "Sekali lagi kalah dari Italia. Sekali lagi tanpa gelar. Dan sekali lagi kita temui kegagalan saat berjumpa Italia."
Bild juga menyatakan pertandingan Jerman melawan Italia tak ubahnya seperti perang Waterloo. Selain menyesalkan terlambatnya gol Ozil, Bild juga menulis tentang performa cantik Balotelli. "Goal hunter satu ini yang mengirim kita pulang."
Kicker juga menulis headline yang kurang lebih sama. "Balotelli, unstoppable". Judul tulisan mereka juga memuji Balotelli: "Jerman dikalahkan tim yang menakutkan dan Balotelli memenangkan pertandingan buat Italia."
Selain itu, Kicker juga mengkritik pemilihan strategi Joachim Loew. "Loew mengira bisa dengan mudah melangkahi Italia. Tapi dia kalah oleh tim yang bermain luar biasa."
Süddeutsche Zeitung menulis headline "Terlalu Kuat untuk Jerman". "Malapetaka bagi Jerman dan pahlawan publik Italia adalah... Mario Balotelli. Jerman harus bertanya kenapa hasil buruk selalu muncul di saat terakhir turnamen."
Frankfurter Allgemeine Zeitung membuat kesimpulan singkat tentang jalannya pertandingan. "Italia lagi. Sejarah berulang: Italia masih menjadi lawan menakutkan bagi Jerman di semifinal Euro kali ini. Pergantian pemain Loew gagal dan Balotelli membawa kemenangan buat Italia. Penalti Ozil datang terlambat." (as/hsw)
"Berakhir! Sudah Berakhir! Mimpi kita berakhir!" tulis tabloid terkemuka Jerman, Bild. "Sekali lagi kalah dari Italia. Sekali lagi tanpa gelar. Dan sekali lagi kita temui kegagalan saat berjumpa Italia."
Bild juga menyatakan pertandingan Jerman melawan Italia tak ubahnya seperti perang Waterloo. Selain menyesalkan terlambatnya gol Ozil, Bild juga menulis tentang performa cantik Balotelli. "Goal hunter satu ini yang mengirim kita pulang."
Kicker juga menulis headline yang kurang lebih sama. "Balotelli, unstoppable". Judul tulisan mereka juga memuji Balotelli: "Jerman dikalahkan tim yang menakutkan dan Balotelli memenangkan pertandingan buat Italia."
Selain itu, Kicker juga mengkritik pemilihan strategi Joachim Loew. "Loew mengira bisa dengan mudah melangkahi Italia. Tapi dia kalah oleh tim yang bermain luar biasa."
Süddeutsche Zeitung menulis headline "Terlalu Kuat untuk Jerman". "Malapetaka bagi Jerman dan pahlawan publik Italia adalah... Mario Balotelli. Jerman harus bertanya kenapa hasil buruk selalu muncul di saat terakhir turnamen."
Frankfurter Allgemeine Zeitung membuat kesimpulan singkat tentang jalannya pertandingan. "Italia lagi. Sejarah berulang: Italia masih menjadi lawan menakutkan bagi Jerman di semifinal Euro kali ini. Pergantian pemain Loew gagal dan Balotelli membawa kemenangan buat Italia. Penalti Ozil datang terlambat." (as/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mancini: Saat Tepat Bagi Balotelli Untuk Bersinar!
Piala Eropa 30 Juni 2012, 22:01
-
Boateng: Balotelli Akan Menghancurkan Spanyol!
Piala Eropa 30 Juni 2012, 17:03
-
Video Brace Mario Balotelli Versi Animasi 3D
Open Play 30 Juni 2012, 11:45 -
Antara Balotelli, Pak Pos, dan Empat Gol
Piala Eropa 30 Juni 2012, 08:00
-
Cassano Fit Untuk Final Piala Eropa
Piala Eropa 30 Juni 2012, 07:10
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR