
Bola.net - Mario Balotelli kembali bersuara dengan melontarkan kritik pedas yang ditujukan kepada Timnas Italia saat ini. Menurutnya, ada satu masalah mendasar yang membuatnya tidak menyukai kondisi skuad Gli Azzurri sekarang.
Komentar tajam ini ia sampaikan saat menjadi salah satu pembicara di acara Festival dello Sport di Trento. Acara bergengsi itu juga dihadiri oleh banyak nama besar sepak bola lainnya.
Penyerang berusia 35 tahun tersebut menyoroti kurangnya hasrat para pemain saat mengenakan seragam kebanggaan nasional. Sebuah hal yang menurutnya sangat berbeda dengan era ketika ia masih aktif membela negaranya.
Dengan statusnya yang ikonik, pandangan jujur Balotelli ini tentu menjadi sebuah tamparan sekaligus bahan refleksi. Ia menyuarakan sesuatu yang mungkin dirasakan oleh banyak penggemar sepak bola Italia.
Kritik Menohok: Gairah Itu Sudah Hilang
Dalam pandangannya, isu terbesar dalam tubuh Timnas Italia bukanlah soal teknis permainan. Balotelli melihat ada masalah yang lebih dalam, yaitu soal mentalitas dan kebanggaan para pemain.
Ia merasa prihatin karena seringkali melihat para pemain tampil tanpa gairah yang semestinya. Baginya, membela negara seharusnya menjadi puncak kebanggaan seorang atlet, dan ia tidak melihat itu sekarang.
"Bagi saya, tim nasional adalah topik pembicaraan yang besar. Ini bukan serangan terhadap siapa pun, tetapi sering kali, saya melihat pemain bermain untuk tim nasional tanpa hasrat untuk membela seragam bangsa, dan saya tidak menyukainya," kata Balotelli.
Kritik tersebut menjadi sorotan utama dari penilaian jujurnya terhadap generasi penerus di skuad Gli Azzurri. Sesuatu yang menurutnya menjadi pembeda besar antara tim saat ini dengan generasinya.
Cerminan Diri dan Kebanggaan Masa Lalu
Balotelli kemudian membandingkan apa yang ia lihat saat ini dengan pengalamannya sendiri di masa lalu. Ia menegaskan bahwa perasaan bangga adalah hal utama yang selalu ia rasakan setiap kali dipanggil timnas.
Baginya, mengenakan seragam biru langit Italia adalah sebuah kehormatan yang tak ternilai. Perasaan inilah yang ia anggap telah memudar dari para pemain yang mengisi skuad sekarang.
"Ketika saya berada di tim nasional, saya bangga mewakili Italia," ujar Balotelli.
"Dan inilah yang hilang bagi saya saat ini," tandasnya.
Sorotan untuk Generasi Penerus Lini Depan
Meskipun melontarkan kritik, Balotelli tetap menaruh harapan pada talenta-talenta muda yang mulai bermunculan. Ia secara khusus menyoroti potensi besar yang dimiliki oleh Francesco Pio Esposito dan Francesco Camarda.
Menurutnya, Italia masih memiliki bibit-bibit penyerang berkualitas yang bisa menjadi andalan di masa depan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa para pemain muda ini memerlukan waktu untuk berkembang sepenuhnya.
Mengenai Esposito, Balotelli memberikan pujian atas kontribusinya. "Dia sangat kuat, hebat bahwa dia mencetak gol (melawan Estonia)," ucap Balotelli.
Sementara itu, untuk Camarda dan talenta muda lainnya, ia menambahkan. "Mereka adalah pemain-pemain yang kuat, Anda bisa lihat mereka punya banyak talenta dan kualitas, tetapi Anda harus memberi mereka waktu," tambahnya.
Keyakinan Lolos ke Piala Dunia
Di tengah perbincangan, Balotelli juga ditanya mengenai anggapan bahwa dirinya adalah penyerang tengah 'sejati' terakhir yang dimiliki Italia. Ia pun memberikan jawaban singkat yang khas dengan gayanya.
Jawaban tersebut seolah mengamini bahwa ia sadar akan status unik yang disematkan kepadanya oleh banyak pihak.
"Itulah yang mereka katakan kepada saya," jawab Balotelli.
Meski begitu, dengan segala kritik dan catatannya, ia sama sekali tidak meragukan peluang Italia untuk berlaga di Piala Dunia 2026. "Tetapi tentu saja, ayolah, saya yakin kita akan lolos," tegas Balotelli.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama di Skuad Italia: Kean Tumbang, Bastoni Absen, Panggung Kini Milik Pio Esposito
Piala Dunia 13 Oktober 2025, 15:26
-
Mengenal Francesco Pio Esposito yang Disebut-sebut Mirip Christian Vieri
Piala Dunia 13 Oktober 2025, 10:30
-
Menurut Balotelli Ada yang Hilang dari Timnas Italia Saat Ini, Apa Itu?
Piala Dunia 13 Oktober 2025, 08:42
-
Curhat Federico Bernardeschi: Ingin Main di Piala Dunia 2026 Bareng Federico Chiesa!
Piala Dunia 13 Oktober 2025, 08:36
LATEST UPDATE
-
Mourinho dan Simeone Kembali Bertemu di Derby Madrid Setelah 12 Tahun
Liga Spanyol 20 September 2026, 15:52
-
Ini Alasan Declan Rice Lolos dari Kartu Merah saat Arsenal Kalah dari Brighton
Liga Inggris 20 September 2026, 15:00
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 September 2026, 14:50
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 20 September 2026, 14:47
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 20 September 2026, 14:45
-
Link Streaming Dewa United vs PSS, 20 September 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 14:30
-
Link Streaming Borneo vs Bali United, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 14:00
-
Pertahanan MU Keropos Banget, Ini Analisis Michael Carrick
Liga Inggris 20 September 2026, 13:30
-
Soft Tenis Beregu Putra Sumbang Medali Ketiga untuk Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 September 2026, 12:45
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR