
Bola.net - Ethan Ampadu mengakui Portugal menunjukkan kualitas dan ketajaman saat Wales kalah 0-1 pada matchday 1 UEFA Nations League A 2026-27. Gol tunggal Joao Felix pada menit ke-22 menjadi pembeda dalam pertandingan di Estadio Jose Alvalade, Jumat (25/9/2026) dini hari WIB.
Wales sebenarnya mampu memberikan perlawanan kepada Portugal, terutama pada 20 menit terakhir. Brennan Johnson hampir menyamakan kedudukan melalui sepakan lob yang membentur mistar gawang, sebelum peluang rebound kembali digagalkan Rúben Dias.
Portugal tampil dominan dalam sebagian besar pertandingan dan mampu menjaga keunggulan hingga akhir. Bagi Ampadu, kemampuan Portugal memanfaatkan peluang menjadi salah satu faktor utama yang membuat Wales gagal membawa pulang poin.
Portugal Tunjukkan Kualitas di Depan Gawang
Portugal langsung tampil agresif sejak awal pertandingan dalam laga pertama Jorge Jesus sebagai pelatih. Cristiano Ronaldo sempat melepaskan tembakan yang melebar, sementara Rúben Dias hampir mencetak gol melalui sundulan.
Gol akhirnya tercipta pada menit ke-22. João Félix menerima umpan Nuno Mendes sebelum melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihentikan kiper Wales.
Ampadu menilai kualitas seperti itu menjadi alasan Portugal mampu bersaing untuk meraih trofi bergengsi. Gelandang Wales tersebut mengakui lawannya tidak membutuhkan banyak kesempatan untuk mengubah situasi menjadi gol.
“Mereka menunjukkan mengapa mereka bersaing untuk meraih trofi-trofi terbaik. Dengan setengah peluang saja, mereka bisa memasukkannya ke dalam gawang,” kata Ampadu kepada BBC Sport.
Wales Sempat Memberi Tekanan
Wales tidak sepenuhnya bermain bertahan sepanjang pertandingan. Tim asuhan Craig Bellamy berusaha menguasai bola dan menciptakan peluang, meski Portugal tetap mampu mengendalikan sebagian besar jalannya laga.
Ampadu mengakui Wales sudah memperkirakan pertandingan akan berjalan sulit menghadapi tim dengan banyak pemain berkualitas. Namun, Wales tetap ingin menunjukkan kemampuan mereka ketika menguasai bola.
“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan sulit melawan lawan yang sangat bagus dengan banyak kualitas, yang mereka tunjukkan pada beberapa kesempatan. Kami tahu kami harus menderita, tetapi kami ingin datang ke sini dan membuat pernyataan serta memberikan dampak,” ujar Ampadu.
Peluang terbaik Wales hadir pada menit ke-74. Johnson mencoba melakukan lob dari sudut sempit dan bola membentur mistar, sedangkan Dias kemudian melakukan blok penting untuk menggagalkan peluang lanjutan.
Ampadu Tak Ingin Wales Menyerah
Kekalahan tersebut menjadi hasil mengecewakan bagi Wales, tetapi Ampadu melihat ada sejumlah hal positif dari penampilan timnya. Wales mampu menciptakan peluang pada fase akhir pertandingan dan hampir mendapatkan gol penyama kedudukan.
“Kami akan selalu bekerja keras, seperti yang sudah kami tunjukkan selama bertahun-tahun. Ada beberapa peluang pada akhir pertandingan yang mungkin bisa menghasilkan gol, dan itu tentu akan membuat perasaan kami lebih baik. Tidak pernah menyenangkan ketika kalah,” kata Ampadu.
Portugal akhirnya mempertahankan kemenangan 1-0 dan mengawali perjalanan di Grup 4 dengan tiga poin. Wales selanjutnya perlu memperbaiki penyelesaian akhir jika ingin mendapatkan hasil lebih baik dalam pertandingan berikutnya.
Bagi Portugal, kemenangan tersebut menjadi awal positif di era Jorge Jesus. Namun, penampilan mereka masih perlu ditingkatkan sebelum menghadapi Norwegia di Oslo pada Minggu.
Sumber: UEFA.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Jesus Ungkap Alasan Cristiano Ronaldo Diganti: Kebutuhan Pertandingan
Piala Eropa 25 September 2026, 08:55
-
Portugal di Bawah Jorge Jesus: Menyerang, Pressing, Tak Membiarkan Lawan Bernapas
Piala Eropa 25 September 2026, 08:45
-
Portugal Mengontrol Permainan dan Punya Peluang untuk Cetak Lebih Banyak Gol
Piala Eropa 25 September 2026, 08:33
-
Pengakuan untuk Kualitas dan Ketajaman Portugal
Piala Eropa 25 September 2026, 08:27
-
UEFA Nations League: Imbang di Debut Xavi dan Klopp, Juara Bertahan Portugal Menang
Piala Eropa 25 September 2026, 06:17
LATEST UPDATE
-
Norwegia dan Sebuah Kemenangan yang Terasa Istimewa
Piala Eropa 25 September 2026, 09:05
-
Jorge Jesus Ungkap Alasan Cristiano Ronaldo Diganti: Kebutuhan Pertandingan
Piala Eropa 25 September 2026, 08:55
-
Portugal di Bawah Jorge Jesus: Menyerang, Pressing, Tak Membiarkan Lawan Bernapas
Piala Eropa 25 September 2026, 08:45
-
Portugal Mengontrol Permainan dan Punya Peluang untuk Cetak Lebih Banyak Gol
Piala Eropa 25 September 2026, 08:33
-
Pengakuan untuk Kualitas dan Ketajaman Portugal
Piala Eropa 25 September 2026, 08:27
-
Jurgen Klopp Anggap Hasil Imbang Jerman Kontra Belanda Sudah Cukup
Piala Eropa 25 September 2026, 07:13
-
Debut Mengesankan Ruben van Bommel Bersama Belanda
Piala Eropa 25 September 2026, 07:10
-
Ter Stegen Kecewa Jerman Gagal Menang di Menit Akhir
Piala Eropa 25 September 2026, 07:01
-
Cody Gakpo: Hasil Imbang yang Terasa Sedikit Mengecewakan
Piala Eropa 25 September 2026, 06:52
-
Xavi: Belanda Tampil Lebih Baik daripada Jerman
Piala Eropa 25 September 2026, 06:44
-
UEFA Nations League: Imbang di Debut Xavi dan Klopp, Juara Bertahan Portugal Menang
Piala Eropa 25 September 2026, 06:17
-
Jalan Juventus Mendapatkan Alisson Becker Makin Lapang
Liga Italia 25 September 2026, 00:17
-
Target Timnas Voli Putra Indonesia di Asian Games 2026: Medali Perunggu
Voli 24 September 2026, 22:33
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




















KOMENTAR