Bola.net - Puskas Arena, Budapest, Hungaria, jadi salah satu stadion penyelenggara Euro 2020. Meski merupakan sfasilitas baru, stadion ini punya sejarah panjang. Terletak di area Zuglo, stadion ini sudah direncanakan untuk dibangun pada 1896, ketika Budapest berpeluang jadi tuan rumah Olimpiade modern.
Menjadi kandidat kuat untuk menggelar Olimpiade 1920, Budapest sayangnya harus kalah dari Antwerp, Belgia, karena adanya kekalahan Austria-Hungaria di Perang Dunia I. Meski begitu, stadion ini akhirnya dibangun pada 1948 dan selesai pada 1953, dinamai Nepstadion atau 'Stadion Rakyat'.
Pada 2002, Nepstadion pun berubah nama menjadi Ferenc Puskas Stadium, sebagai penghormatan kepada legenda sepak bola, Ferenc Puskas, yang merupakan penyerang terbaik dan bintang tim nasional Hungaria pada akhir 1940an dan awal 1950an.
Berkapasitas 40.000 penonton, stadion ini tadinya multi-fungsi, tapi kebanyakan dipakai untuk pertandingan sepak bola. Meski begitu, setelah direncanakan sejak 2011, bangunan lama stadion ini dihancurkan total pada 2016 untuk membangun stadion baru yang kini dinamai Puskas Arena.
Untuk membangun stadion ini, Federasi Sepak Bola Hungaria (MLSZ) coba memenuhi semua kebutuhan UEFA dan FIFA demi mendapatkan rating bintang lima. Dibangun mulai 2017 dan selesai pada akhir 2019, Puskas Arena kini memiliki kapasitas mencapai 68.000 penonton.
Pertandingan Euro 2020

Pada 6 Desember 2012, UEFA mengumumkan bahwa Euro 2020 akan dihelat di beberapa negara Eropa. Format tersebut dirancang untuk merayakan 60 tahun digelarnya turnamen terbesar negara-negara Eropa ini.
Pada 19 September 2014, UEFA pun memilih Budapest untuk menggelar tiga pertandingan penyisihan grup dan satu pertandingan babak 16 besar untuk Euro 2020. Presiden MLSZ, Sandor Csanyi, pun menyatakan, fakta besar Budapest bisa menggelar Euro 2020 adlah prestasi gemilang bagi dunia olahraga Hungaria.
Rencananya, di Puskas Arena akan digelar empat pertandingan. Berikut selengkapnya:
- 16 Juni: Play-off juara grup A atau D vs Portugal
- 20 Juni: Play-off juara grup A atau D vs Prancis
- 24 Juni: Portugal vs Prancis
- 28 Juni: 1C v 3D/E/F (Babak 16 besar)
Momen Bersejarah di Puskas Arena

- Ketika masih bernama Nepstadion, venue Puskas Arena merupakan saksi kekalahan terbesar timnas Inggris di kancah internasional, yakni ketika mereka kalah 1-7 di tangan Hungaria pada 23 Mei 1954.
- Pada 14 Agustus 2002, Zalaegerszegi memindahkan laga kualifikasi Liga Champions dari kandang mereka menuju Ferenc Puskas Stadium dalam menjamu Manchester United demi bisa mengakomodasi 40.000 penonton. Kala itu, Zalaegerszegi menang 1-0.
- Usai dibangun ulang menjadi Puskas Arena, stadion ini menggelar pertandingan sepak bola perdana dengan laga persahabatan antara timnas Hungaria dan Uruguay. Mengundang timnas Uruguay adalah gagasan Karoly Jankovics, pimpinan komunitas orang Hungaria di Montevideo, Uruguay. Dalam laga ini, Hungaria kalah 1-2.
- Band rock Queen pernah menggelar konser di stadion ini dalam tur mereka yang paling populer, Magic Tour, pada 27 Juli 1986, yang dihadiri oleh lebih dari 80.000 penonton. Ini merupakan salah satu konser terakhir Queen dengan sang vokalis, Freddie Mercury.
- Selain Queen, band rock seperti AC/DC, Metallica, Motley Cuew, dan Queensryche pernah hadir dalam festival 'Monsters of Rock' yang digelar di stadiuon ini pada 1991, diikuti konser U2 pada 1993, dan Michael Jackson pada 1996.
Bagaimana Bolaneters, sudah siapkah kalian menjadi salah satu saksi mata gelaran Euro 2020 yang bakal tercatat dalam sejarah sepak bola dunia? Simak terus berita terbaru Euro 2020 hanya di Bola.net.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Stadion Euro 2020: San Mames
Piala Eropa 25 Februari 2020, 22:55
-
Profil Peserta Euro 2020: Timnas Republik Ceko
Piala Eropa 25 Februari 2020, 22:52
-
Profil Stadion Euro 2020: Arena Nationala
Piala Eropa 25 Februari 2020, 16:01
-
Profil Peserta Euro 2020: Timnas Ukraina
Piala Eropa 25 Februari 2020, 15:16
-
Profil Peserta Euro 2020: Timnas Austria
Piala Eropa 25 Februari 2020, 14:46
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
-
Cari Pengganti Lewandowski, Capres Barcelona Sarankan Nama Bomber Maut Bayern
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 09:15
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 09:12
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 22 Februari 2026, 08:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR