Rasmus Hojlund Berang Jadi Sasaran Aksi Kasar Pemain San Marino: Mereka Ingin Mengakhiri Karier Saya!

Bola.net - Rasmus Hojlund merasa sangat marah dan berharap dapat terhindar dari cedera setelah menjadi sasaran para pemain San Marino yang dengan sengaja berusaha mencederainya dalam pertandingan kualifikasi Euro 2024.
Striker Manchester United ini membuka skor dalam kemenangan tipis Denmark 2-1 atas tim semenjana Eropa tersebut, Rabu (18/10/2023) dini hari WIB, di Stadio Olimpico Serravalle, namun ia harus menerima sebuah pelanggaran horor dari beberapa pemain lawan pada menit ke-87.
Kapten Tim Dinamit, Simon Kjaer, sampai membandingkan insiden tersebut dengan insiden yang membuat Neymar mengalami patah tulang punggung pada Piala Dunia 2014, setelah mendengar para pemain San Marino berencana untuk mencederai rekan setimnya dalam bahasa Italia.
Hojlund, yang juga bisa berbahasa Italia saat masih bermain di Atalanta, juga mendengar rencana mereka dan bersikeras bahwa Alessandro Tosi, pemain yang terlibat dalam insiden tersebut, seharusnya diusir dari lapangan.
Simak komentar sang pemain di bawah ini.
Rasmus Hojlund?Berang
Pemain yang baru saja didatangkan Man United dengan harga 85 juta euro mengatakan bahwa ia terus menjadi target setelah mencetak gol pembuka, dan ia yakin bahwa para pemain San Marino berusaha untuk menghancurkan kariernya.
"Saya mengerti bahasa Italia, dan saya bisa mendengar beberapa dari mereka berlarian dan mengatakan hal-hal yang tidak menyenangkan kepada saya. Mereka terus mendorong dan mendorong, dan mereka menarik saya dengan agresif," ujar Hojlund.
"Ketika kami mencetak gol, saya menunjukkan bendera kepada mereka [membuat isyarat untuk diam], rupanya mereka tidak bisa menerima hal itu, jadi mereka mulai mendorong dan melakukan hal-hal seperti itu [kasar].
"Saya merasa sangat tidak sopan bahwa mereka memukul dan menjambak, terutama pria yang di sana [mengacu pada Tosi], dia mulai menarik saya dan memegang saya secara berlebihan."
San Marino Coba Rusak Karier Hojlund
Hojlund melanjutkan bahwa apa yang dilakukan oleh para pemain San Marino dapat mengakhiri kariernya sebagai pemain. Ia merasa seharusnya wasit di pertandingan tersebut mengusir pemain lawan.
"Itu 100 persen mereka yang memulainya, dan kemudian permainan semakin memanas. Mereka akhirnya membawanya ke level selanjutnya karena mereka tidak akan rugi. Mereka tahu bahwa mereka mungkin akan mencoba menghancurkan karier orang lain," imbuhnya.
"Saya merasa mereka melakukan itu pada saya. Terutama duel terakhir yang tidak ada hubungannya dengan sepak bola. Itu layak mendapat kartu merah langsung. Sayangnya wasit tidak melihat hal itu."
Bantah Kasari Hojlund
Sementara pemain bertahan San Marino, Tosi, menepis klaim tersebut, namun mengakui bahwa rekan-rekannya merasa terganggu dengan selebrasi yang dilakukan oleh Hojlund.
"Itu tidak benar, kami hanya mengatakan kepadanya bahwa ia tidak berperilaku dengan baik. Apa yang ia lakukan tidak perlu dilakukan. Ia adalah seorang penyerang yang sangat kuat, tetapi ia sama sekali tidak fair," ujarnya.
"Saya tidak kehilangan rasa hormat sepenuhnya kepadanya, tetapi kami mengharapkan perilaku yang lebih baik. Perilakunya saat melakukan selebrasi tidak dapat diterima."
Tosi juga berpendapat bahwa aneh rasanya mendengar seorang pemain Premier League mengeluhkan pendekatan fisik.
"Hojlund bermain di liga melawan para pemain bertahan yang jauh lebih terampil, lebih kuat secara fisik dan lebih tangguh daripada kami, jadi dia seharusnya sudah terbiasa dengan duel-duel seperti ini," katanya.
Cek Kondisi
Pemain berusia 20 tahun ini telah menjadi pilihan utama Erik ten Hag di lini depan dengan tiga gol dari enam pertandingan sebagai starter untuk Setan Merah.
Namun, kini Hojlund akan menunggu hasil untuk mengetahui apakah pertandingan tersebut membuat kondisi punggungnya menjadi buruk atau tidak.
"Saya masih belum melihat bagaimana kondisi punggung saya. Saat ini, saya merasa tidak apa-apa, tetapi saya tidak tahu bagaimana keadaan saya besok pagi," katanya.
"Orang-orang tahu bahwa saya memiliki masalah dengan punggung saya sebelumnya, yang membuat saya absen [lama]. Jadi, ini adalah situasi yang membuat saya frustrasi."
Sumber: Bold
Penulis: Yoga Radyan
Baca Juga:
- Ejek Brasil, Cara San Marino Rayakan Gol yang Langka!
- Rasmus Hojlund Mesin Gol Denmark: Usia 20, Baru Main 10 Laga Sudah Cetak 7 Gol
- Top Skor Grup H Kualifikasi Euro 2024: Rasmus Hojlund, 7 Gol
- Portugal Sudah Cetak Berapa Gol di Kualifikasi Euro 2024? Banyak!
- Turki yang Perkasa: 5 Kemenangan dan Tiket ke Euro 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duh, Casemiro Dipastikan Absen di Laga Sheffield United vs Manchester United
Liga Inggris 19 Oktober 2023, 22:05
-
Anthony Martial Dapat Ultimatum dari Manchester United, Apa Isinya?
Liga Inggris 19 Oktober 2023, 21:54
-
Manchester United Susunan Rencana untuk Rekrut Bintang Bayer Leverkusen Ini
Liga Inggris 19 Oktober 2023, 21:43
-
Newcastle Hidupkan Minat untuk Scott McTominay?
Liga Inggris 19 Oktober 2023, 19:00
-
Manchester United Kejar Lagi Bek Inter Milan Ini?
Liga Inggris 19 Oktober 2023, 18:40
LATEST UPDATE
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR