Dengan gelar juara Piala Dunia yang baru mereka raih, Spanyol langsung menekan pertahanan Ceko sejak menit-menit awal. Namun, dua kali percobaan mereka melalui Andres Iniesta dan Joan Capdevilla di menit ke-2 dan 4 itu masih belum bisa menemui sasaran.
Gelombang serangan tuan rumah tak terhenti. Di menit ke-25, jika bukan karena respon yang bagus dari Petr Cech, Spanyol mungkin saja bisa unggul melalui David Villa. Tendangan volley striker Barcelona dari jarak dekat yang mengarah ke kiri Cech masih bisa ditepis kiper Chelsea tersebut.
Terus menekan, Spanyol akhirnya malah tertinggal dahulu di menit ke-29 melalui sebuah tendangan keras Jaroslav Plasil dari luar kotak penalti. Tendangan pemain Osasuna itu mengarah tepat ke sudut kiri bawah gawang Spanyol, dan gagal diantisipasi Iker Casillas. La Roja pun tertinggal 0-1.
Spanyol yang mencoba mengejar ketertinggalan tidak bisa berbuat banyak. Pertahanan tim tamu yang disiplin membuat mereka gagal mencetak gol di babak pertama. Skor 0-1 untuk Ceko bertahan hingga turun minum.
Tak ingin malu di publik sendiri, Vicente Del Bosque pun mengubah strateginya dengan memasukkan striker. Fernando Torres masuk dan Xabi Alonso keluar di awal babak kedua.
Strategi itu kian membuat serangan dan peluang Spanyol menjadi-jadi. Tepat di menit ke-69 , David Villa akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Berawal dari penetrasinya di sisi kiri pertahanan Ceko, Villa melepaskan tendangan ke arah kiri gawang tamu mereka itu. Bola yang menyusur tanah dan memanfaatkan celah di antara dua bek Ceko itu pun tak mampu ditepis Petr Cech yang pandangannya terhalang. Skor berubah 1-1.
Skor itu pun tak bertahan lama. Selang empat menit kemudian David Villa akhirnya menggandakan golnya melalui titik putih, dan menggenapi perolehan golnya menjadi 46 gol untuk La Roja. Wasit Viktor Kassai langsung menunjuk titik putih setelah Andres Iniesta dijatuhkan Jan Rezek di kotak terlarang. Meski tepat menebak arah bola tendangan striker Barca tersebut, namun kerasnya tendangan itu tak mampu ditepis Petr Cech. Spanyol pun berbalik unggul 2-1 dan bertahan hingga laga usai.
Kemenangan ini membawa Spanyol kian membuat mereka mantap di puncak klasemen Grup I dengan 12 poin. Sementara Ceko mereka tertahan di peringkat kedua dengan enam poin dari 4 laga. [initial]
Raih 100 Caps, Xavi Ingin Terus di Timnas (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kejutan, Pep Guardiola Bisa Latih Timnas Italia
Piala Dunia 24 April 2026, 17:17
-
Jadwal La Liga Pekan Ini Live di beIN Sports dan Vidio, 25-28 April 2026
Liga Spanyol 24 April 2026, 17:10
-
Jadwal Serie A Pekan Ini Live di ANTV dan Vidio, 25-28 April 2026
Liga Italia 24 April 2026, 17:05
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 24 April 2026, 16:59
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 24 April 2026, 16:54
-
Cesc Fabregas Latih Chelsea? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
Filipe Luis Masuk Kandidat Pelatih Baru Chelsea
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
Manchester United Dapat Angin Segar untuk Rekrut Carlos Baleba
Liga Inggris 24 April 2026, 16:45
-
Prediksi Fulham vs Aston Villa 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 16:38
-
Prediksi Sunderland vs Nottingham Forest 25 April 2026
Liga Inggris 24 April 2026, 16:30
-
Manchester United Kibarkan Bendera Putih untuk Transfer Sandro Tonali
Liga Inggris 24 April 2026, 16:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46





















KOMENTAR