
Bola.net - Frank de Boer mengundurkan diri dari kursi pelatih Belanda usai kegagalan di Euro 2020. Dia merasa sangat bertanggung jawab atas kegagalan Belanda dan memilih pergi karena tekanan yang semakin besar.
Beberapa hari lalu, Minggu (27/6/2021), Belanda kalah 0-2 dari Republik Ceko di babak 16 besar Euro 2020. Kekalahan ini sangat mengejutkan, mengingat Belanda punya materi pemain yang lebih baik di atas kertas.
Kegagalan inilah yang membuat De Boer memilih mundur. "Mengantisipasi evaluasi, saya putuskan tidak lanjut sebagai pelatih tim nasional," kata De Boer.
Artinya De Boer tahu betul bahwa dirinya gagal, dan jika diamati kembali, De Boer memang kurang meyakinkan sejak awal. Kok bisa?
Kurang meyakinkan
Setelah 19 bulan bekerja di Atlanta United, De Boer dipanggil Belanda pada September 2020 lalu sebagai pengganti Ronald Koeman. Keputusan ini saja sudah mengundang keraguan.
Pasalnya, rapor De Boer sebagai pelatih tidak benar-benar bagus. Dia pernah gagal total di Premier League bersama Crystal Palace. De Boer hanya bertahan 77 hari dari kontrak 3 tahun.
Dengan rapor seperti itu, Belanda memutuskan menunjuk De Boer menggantikan Ronald Koeman, pelatih yang lebih senior dan terbukti mampu mengembangkan Belanda.
Keraguan terhadap kemampuan De Boer semakin kuat beberapa bulan terakhir.
Catatan buruk Belanda
Ketika Koeman mulai memimpin skuad Oranje pada tahun 2018 lalu, dia berhasil mengembalikan nama besar tim. Belanda mengembalikan nama besarnya dan bisa menang atas tim seperti Prancis dan Jerman.
Bersama De Boer, Belanda kembali mengalami kemunduran. Belanda jarang kalah, tapi terlalu sering imbang melawan tim level menengah.
Puncaknya mereka disingkirkan oleh Republik Ceko, tim peringkat ke-40 dalam ranking FIFA.
Ganti formasi
De Boer juga dikritik keras ketika tiba-tiba mengganti formasi Belanda jadi 3-5-2 hanya beberapa bulan sebelum Euro 2020. Perubahan ini membuang identitas Belanda.
Kekuatan ofensif Belanda menurun, hanya main apik saat melawan tim-tim level menengah. De Boer sangat beruntung punya pemain-pemain top.
Singkatnya, De Boer memang tidak cukup bagus untuk Belanda yang mulai menunjukkan potensi mereka.
Sumber: Bola, The Guardian, Si
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Mempertanyakan Kritik Roy Keane dan Gary Neville Terhadap Performa Paul Pogba
- Rapor Pemain Inggris Saat Tumbangkan Jerman: Sterling Maut, Luke Shaw Ga Ada Obat!
- Man of the Match Euro 2020 Inggris vs Jerman: Harry Maguire
- Gagal Paham dengan Inggris yang Belum Juga Memainkan Jadon Sancho
- Hasil Euro 2020 Inggris vs Jerman: Skor 2-0
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Toni Kroos Ungkap Penyebab Jerman Menyerah dari Inggris, Apa Itu?
Piala Eropa 30 Juni 2021, 09:52
LATEST UPDATE
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
-
Mantap! Como Segera Datangkan Mantan Bek Manchester United
Liga Italia 23 Agustus 2026, 18:30
-
Absen Lawan Hull City, Seberapa Parah Cedera Amad Diallo?
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 18:00
-
Bawa Real Madrid Bekuk Espanyol, Jose Mourinho Sanjung Habis Carlos Espi
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 17:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59



















KOMENTAR