
Bola.net - Gareth Southgate menegaskan bahwa Inggris yang sekarang bermain untuk meraih kemenangan. Mungkin gaya main mereka terkadang membosankan dan memnbuat fans frustrasi, tapi itulah risikonya.
Beberapa hari lalu, Inggris tampil tangguh untuk mengalahkan Jerman 2-0 di babak 16 besar Euro 2020. Gaya main Inggris di laga ini sedikit berbeda dengan formasi tiga bek.
Meski menang, Southgate dan Inggris tetap dikritik. Permainan Harry Maguire dkk. dianggap terlalu defensif dan melewatkan sejumlah kesempatan menyerang.
Southgate memahami dasar kritik tersebut. Lalu apa katanya?
Bikin fans frustrasi
Southgate paham betul mengapa fans merasa kesal atau frustrasi dengan permainan Inggris, tapi itulah harga yang harus dibayar demi kemenangan. Inggris harus mengutamakan kemenangan, bahkan jika itu berarti bermain membosankan.
"Dalam pertandingan-pertandingan penting, statistik sering menjelaskan pada Anda bahwa pertahanan sangatlah penting. Anda bisa melihat itu di final Liga Champions, Anda bisa mengamatinya di turnamen sebelumnya," ujar Southgate dikutip dari Sky Sports.
"Kami sangat memperhatikan hal-hal taktis dan saya tahu ini terkadang membuat fans frustrasi, misalnya ketika tim kami tidak bermain menyerang."
Hindari masalah lama

Lagi pula, Southgate punya pengalaman membela Inggris, dia tahu betul sulitnya tantangan di turnamen semacam Euro. Tim Inggris harus tahu caranya menderita dan memilih peluang untuk mencetak gol.
"Kami mencoba menjadi tim yang bisa bersabar mempertahankan bola. Saya sudah pernah bertahun-tahun membela Inggris ketika kami terbiasa kehilangan bola dan harus terus mengejar bola dalam cuaca panas, itu masalah besar," sambung Southgate.
"Dan saya kira pemain-pemain kami sudah menunjukkan ketahanan itu [vs Jerman], bersikap cukup dewasa untuk menahan rasa kesal karena tidak bisa menyerang, dan cukup berani memilih momen-momen yang tepat."
Paksa lawan lari
Soal lawan Jerman kemarin, Southgate mengakui ada beberapa kesempatan yang terlewat, tapi di sisi lain Inggris telah bermain sangat baik untuk menetralisir ancaman lawan.
"Saya kira ada masa-masa di mana kami bisa menyerang lebih cepat, tapi menahan bola dan memaksa lawan lari, memberi tim ruang bernapas di lini belakang, itu juga sangat penting," tandas Southgate.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi, Toni Kroos Putuskan Pensiun dari Timnas Jerman
Piala Eropa 2 Juli 2021, 21:07
-
Pelatih Hungaria Ejek Ronaldo dan Mbappe Usai Terdepak dari Euro 2020
Piala Eropa 30 Juni 2021, 23:26
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR