Karir Solomin dimulai dengan mencetak 21 gol di Liga Uzbekistan sebelum mencoba bermain di liga yang lebih baik, seperti Liga Premier Rusia. Namun, dengan timnya FC Saturn Moscow Oblast, ia hanya bermain selama 6 menit dalam seluruh kompetisi. Pada tanggal 21 Februari 2010, Solomin bergabung dengan tim Indonesia, Sriwijaya. Ia mencetak gol pertamanya di Indonesia melawan Bontang FC. Ia juga mencetak gol kemenangan bagi SFC melawan Arema Malang dalam final Piala Indonesia.
Pada musim dingin 2011-2012, Solomin mencoba peruntungannya di Lokomotiv Tashkent, namun ia memulai musim 2012 dengan bergabung ke klub Travmaychi Tashkent di Liga Kedua Uzbekistan, kejuaraan Tashkent. Pada bulan Agustus 2012, ia menandatangani kontrak dengan Mash'al. Pada bulan Februari 2012, Solomin pindah ke Shurtan Guzar.
Solomin juga telah bermain untuk timnas Uzbekistan sebanyak 15 kali dan mencetak dua gol. Selain itu, ia juga telah meraih beberapa penghargaan, seperti menjadi Top Scorer Liga Uzbekistan pada tahun 2006 dengan mencetak 21 gol.
Setelah pensiun sebagai pemain, Solomin memulai karir kepelatihannya. Pada tanggal 19 Mei 2021, ia menandatangani kontrak dengan Webster University di Tashkent untuk menjadi pelatih klub sepak bola mereka.
Sumber: