Bola.net - Program pelatihan Pengurus Besar Persatuan angkat besi, angkat berat dan binaraga seluruh Indonesia (PB PABBSI) yang kacau dituding menjadi penyebab target tim angkat besi di SEA Games XXVI/2011 tidak tercapai.
Dari lima emas yang dipatok, tim angkat besi Indonesia hanya meraih empat emas. Emas terakhir dipersembahkan oleh Novita Sherly Kurniati (kelas +69 Kg putri) pada lomba yang digelar di Dempo Hall, Jakabaring Sport City, Senin (21/11).Sedangkan tiga medali emas lainnya, masing-masing diperoleh melalui Eko Yuli Irawan (62 Kg putra), Triyatno (79 Kg putra) dan Sandow Waldemar Nasution (77 Kg putra).
Imbas program pelatihan PB PABBSI yang kurang bagus salah satu dampaknya bisa dilihat dari torehan Sinta Darmariani (69 Kg putri) yang hanya meraih medali perak. Padahal, Sinta adalah peraih medali perak di Asian Games 2010 lalu. Logikanya, dia bisa melampaui angkatan rivalnya di SEA Games ini. Memang, penampilan Sinta dinilai banyak pihak mengalami penurunan jika dibandingkan pada tahun lalu.
"Dia tidak dipegang oleh pelatih lamanya. Tidak Sinta saja, tapi yang lain juga seperti itu," kata Sori Enda Nasution, Kepala Cabang Angkat Besi PB PABBSI kepada Bola.net.
"Ini karena intervensi Hadi Wihardja (Koordinator cabang olahraga terukur) yang memasukkan saudara kandungnya, Dirja Wihardja, menjadi pelatih kepala."
Kekesalan Sori memuncak melihat fakta tersebut. Dirja disebutnya sebagai pelatih yang tidak punya pengalaman dan tidak memiliki sasana. Sori sendiri tidak dapat berbuat apa-apa lantaran intervensinya sudah sampai level pengurus inti. Sori dan pengurus lainnya yang sudah gerah dengan kondisi tersebut ingin menetapkan pelatih di tim nasional adalah yang memiliki atlet potensial, punya pengalaman, atau mantan atlet angkat besi. (esa/mac)
Dari lima emas yang dipatok, tim angkat besi Indonesia hanya meraih empat emas. Emas terakhir dipersembahkan oleh Novita Sherly Kurniati (kelas +69 Kg putri) pada lomba yang digelar di Dempo Hall, Jakabaring Sport City, Senin (21/11).Sedangkan tiga medali emas lainnya, masing-masing diperoleh melalui Eko Yuli Irawan (62 Kg putra), Triyatno (79 Kg putra) dan Sandow Waldemar Nasution (77 Kg putra).
Imbas program pelatihan PB PABBSI yang kurang bagus salah satu dampaknya bisa dilihat dari torehan Sinta Darmariani (69 Kg putri) yang hanya meraih medali perak. Padahal, Sinta adalah peraih medali perak di Asian Games 2010 lalu. Logikanya, dia bisa melampaui angkatan rivalnya di SEA Games ini. Memang, penampilan Sinta dinilai banyak pihak mengalami penurunan jika dibandingkan pada tahun lalu.
"Dia tidak dipegang oleh pelatih lamanya. Tidak Sinta saja, tapi yang lain juga seperti itu," kata Sori Enda Nasution, Kepala Cabang Angkat Besi PB PABBSI kepada Bola.net.
"Ini karena intervensi Hadi Wihardja (Koordinator cabang olahraga terukur) yang memasukkan saudara kandungnya, Dirja Wihardja, menjadi pelatih kepala."
Kekesalan Sori memuncak melihat fakta tersebut. Dirja disebutnya sebagai pelatih yang tidak punya pengalaman dan tidak memiliki sasana. Sori sendiri tidak dapat berbuat apa-apa lantaran intervensinya sudah sampai level pengurus inti. Sori dan pengurus lainnya yang sudah gerah dengan kondisi tersebut ingin menetapkan pelatih di tim nasional adalah yang memiliki atlet potensial, punya pengalaman, atau mantan atlet angkat besi. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR