Bola.net - Ada duka mendalam di raut wajah penggawa Garuda Muda usai penyerahan medali perak semalam. Terlebih Ferdinand Sinaga. Dengan mata merah, ia masih saja menangis tersendu-sendu meratapi kegagalannya menaklukkan kiper Malaysia, Khairul Fahmi Che Mat.
"Saya mau minta maaf sama semuanya," kata Ferdinand singkat saat ditemui beberapa wartawan.
Berbeda dengan Ferdinand, algojo timnas lain yang juga gagal, Gunawan Dwi Cahyo mengaku pasrah dengan takdirnya kalau tendangannya memang harus membentur tiang. Bek penyumbang gol di babak pertama itu masih bisa tegar meski ia harus mendapatkan antiklimaks di penampilannya semalam. "Memang dikasih Yang Di Atas seperti itu, mau bagaimana lagi," ujarnya.
Gunawan juga mengakui kalau dirinya tidak mengajukan diri untuk menjadi penendang. Ia dipilih pelatih Rahmad Darmawan (RD) untuk menjadi eksekutor sudah kehabisan stok penendang ulung. Sebab, jago-jago bola mati tim nasional Indonesia seperti Patrich Wanggai dan Andik Vermansyah sudah ditarik keluar.
"Saya tidak mengajukan diri untuk menendang, tapi dikasih kesempatan sama pelatih," sebutnya.
Hal itu dibenarkan coach RD, yang mengungkapkan, "Ketika adu penalti, saya tanya siapa yang siap menendang. Tapi, jumlah orang yang siap saja kurang dari lima eksekutor."
"Jadi, mereka sedikit saya paksa," ujar RD tegar. (vvn/mxm)
"Saya mau minta maaf sama semuanya," kata Ferdinand singkat saat ditemui beberapa wartawan.
Berbeda dengan Ferdinand, algojo timnas lain yang juga gagal, Gunawan Dwi Cahyo mengaku pasrah dengan takdirnya kalau tendangannya memang harus membentur tiang. Bek penyumbang gol di babak pertama itu masih bisa tegar meski ia harus mendapatkan antiklimaks di penampilannya semalam. "Memang dikasih Yang Di Atas seperti itu, mau bagaimana lagi," ujarnya.
Gunawan juga mengakui kalau dirinya tidak mengajukan diri untuk menjadi penendang. Ia dipilih pelatih Rahmad Darmawan (RD) untuk menjadi eksekutor sudah kehabisan stok penendang ulung. Sebab, jago-jago bola mati tim nasional Indonesia seperti Patrich Wanggai dan Andik Vermansyah sudah ditarik keluar.
"Saya tidak mengajukan diri untuk menendang, tapi dikasih kesempatan sama pelatih," sebutnya.
Hal itu dibenarkan coach RD, yang mengungkapkan, "Ketika adu penalti, saya tanya siapa yang siap menendang. Tapi, jumlah orang yang siap saja kurang dari lima eksekutor."
"Jadi, mereka sedikit saya paksa," ujar RD tegar. (vvn/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR