Bola.net - Timnas futsal putra Indonesia berhasil membawa pulang medali perunggu setelah mengalahkan Malaysia 3-2 pada laga perebutan tempat ketiga SEA Games XXVI di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (22/11).
Gol tersebut dipersembahkan oleh Hairul Saleh Ohorella (19', 34') dan sang kapten Vennard Hutabarat (25'). Sementara Malaysia dipersembahkan Khairul Rizuan Harif (30) dan satu gol bunuh diri pemain Indonesia, Socrates Matulessy (27').
"Kemenangan ini memiliki arti besar untuk saya yang akan 'resign' dari Timnas tahun 2011 ini," kata Kapten Timnas Indonesia, Vennard, usai pertandingan.
Meski target meraih emas gagal, kata dia, namun kemenangan timnya kali ini bisa sedikit mengobati kekecewaan rakyat Indonesia atas kekalahan cabang sepak bola lapangan melawan Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (21/11) malam.
"Mudah-mudahan gol teman-teman bisa mengobati kekecewaan atas kekalahan kita tadi malam oleh Malaysia di GBK Jakarta," katanya.
Pada menit pertama pertandingan, kedua tim tampil sama kuat melalui serangan bertubi-tubi yang mengarah ke gawang masing-masing. Strategi menyerang Indonesia cukup membuat pertahanan Malaysia melemah. Peluang gol yang diperoleh Jaeani Laojanibi, Ali Haidar, dan Hairul melalui tendangan langsung dan umpan silang ke arah gawang lawan berkali-kali dipatahkan penjaga gawang Malaysia, Firdaus.
Pada menit ke-14, pelatih Timnas Indonesia Roby Hartono meminta "time out" guna merubah strategi perlawanan. Hasilnya, Hairul berhasil mencetak gol perdana Indonesia di menit ke-19 lewat tendangan langsungnya dari sisi lapangan. Skor 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, menit ke-25, penjaga gawang Malaysia, Firdaus, memperoleh kartu kuning saat menjegal laju Jaeani di depan gawang Malaysia. Tendangan bebas yang dieksekusi Vennard sukses bersarang di gawang Malaysia. Skor 2-0 untuk Indonesia.
Malaysia berusaha mengejar ketinggalan skor dengan menekan pertahanan Indonesia. Sejumlah tendangan langsung ke arah gawang Indonesia dilesatkan pemain Malaysia. Pada menit ke-27, tendangan kencang salah satu pemain Negeri Jiran itu membuat si kulit bundar membentur kaki pemain Indonesia, Socrates hingga melaju ke arah gawang dan gagal dibendung Surya. Skor 2-1 untuk Indonesia.
Malaysia menyamakan kedudukan 2-2 melalui tendangan kencang dari kaki Khairul pada menit ke-30 yang suit dihalau penjaga gawang Surya. Strategi menyerang Malaysia ke arah jantung pertahanan Indonesia membuat posisi bertahan lemah sehingga memudahkan Indonesia melakukan serangan balik. Upan lambung yang diterima Jaeani sukses melaju ke arah gawang Malaysia tanpa dikawal lawan.
Namun serangan itu gagal setelah pemain, Malaysia, Qaiser Heshaam, menarik tubuh Jaeani dari arah belakang hingga membuat wasit mengeluarkan kartu merah.
Eksekusi tendangan bebas Indonesia membentur pertahanan Malaysia, namun pemain Indonesia bernomor punggung 4, Hairul, berhasil memperoleh kembali bola dan mempertegas kemenangan tim Merah Putih menjadi 3-2 pada menit ke-34. Skor akhir tersebut bertahan hingga babak usai.
"Kami lemah saat salah satu pemain kami terkena kartu merah wasit. Namun, kami anggap keputusan itu adil," kata Pelatih Timnas Malaysia, Maizal Hairi.
Menurut dia, kekalahan kali ini akan dijadikan bahan evaluasi pihaknya untuk tampil lebih baik lagi di ajang yang sama pada 2013. (ant/mac)
Gol tersebut dipersembahkan oleh Hairul Saleh Ohorella (19', 34') dan sang kapten Vennard Hutabarat (25'). Sementara Malaysia dipersembahkan Khairul Rizuan Harif (30) dan satu gol bunuh diri pemain Indonesia, Socrates Matulessy (27').
"Kemenangan ini memiliki arti besar untuk saya yang akan 'resign' dari Timnas tahun 2011 ini," kata Kapten Timnas Indonesia, Vennard, usai pertandingan.
Meski target meraih emas gagal, kata dia, namun kemenangan timnya kali ini bisa sedikit mengobati kekecewaan rakyat Indonesia atas kekalahan cabang sepak bola lapangan melawan Malaysia di Stadion Gelora Bung Karno, Senin (21/11) malam.
"Mudah-mudahan gol teman-teman bisa mengobati kekecewaan atas kekalahan kita tadi malam oleh Malaysia di GBK Jakarta," katanya.
Pada menit pertama pertandingan, kedua tim tampil sama kuat melalui serangan bertubi-tubi yang mengarah ke gawang masing-masing. Strategi menyerang Indonesia cukup membuat pertahanan Malaysia melemah. Peluang gol yang diperoleh Jaeani Laojanibi, Ali Haidar, dan Hairul melalui tendangan langsung dan umpan silang ke arah gawang lawan berkali-kali dipatahkan penjaga gawang Malaysia, Firdaus.
Pada menit ke-14, pelatih Timnas Indonesia Roby Hartono meminta "time out" guna merubah strategi perlawanan. Hasilnya, Hairul berhasil mencetak gol perdana Indonesia di menit ke-19 lewat tendangan langsungnya dari sisi lapangan. Skor 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, menit ke-25, penjaga gawang Malaysia, Firdaus, memperoleh kartu kuning saat menjegal laju Jaeani di depan gawang Malaysia. Tendangan bebas yang dieksekusi Vennard sukses bersarang di gawang Malaysia. Skor 2-0 untuk Indonesia.
Malaysia berusaha mengejar ketinggalan skor dengan menekan pertahanan Indonesia. Sejumlah tendangan langsung ke arah gawang Indonesia dilesatkan pemain Malaysia. Pada menit ke-27, tendangan kencang salah satu pemain Negeri Jiran itu membuat si kulit bundar membentur kaki pemain Indonesia, Socrates hingga melaju ke arah gawang dan gagal dibendung Surya. Skor 2-1 untuk Indonesia.
Malaysia menyamakan kedudukan 2-2 melalui tendangan kencang dari kaki Khairul pada menit ke-30 yang suit dihalau penjaga gawang Surya. Strategi menyerang Malaysia ke arah jantung pertahanan Indonesia membuat posisi bertahan lemah sehingga memudahkan Indonesia melakukan serangan balik. Upan lambung yang diterima Jaeani sukses melaju ke arah gawang Malaysia tanpa dikawal lawan.
Namun serangan itu gagal setelah pemain, Malaysia, Qaiser Heshaam, menarik tubuh Jaeani dari arah belakang hingga membuat wasit mengeluarkan kartu merah.
Eksekusi tendangan bebas Indonesia membentur pertahanan Malaysia, namun pemain Indonesia bernomor punggung 4, Hairul, berhasil memperoleh kembali bola dan mempertegas kemenangan tim Merah Putih menjadi 3-2 pada menit ke-34. Skor akhir tersebut bertahan hingga babak usai.
"Kami lemah saat salah satu pemain kami terkena kartu merah wasit. Namun, kami anggap keputusan itu adil," kata Pelatih Timnas Malaysia, Maizal Hairi.
Menurut dia, kekalahan kali ini akan dijadikan bahan evaluasi pihaknya untuk tampil lebih baik lagi di ajang yang sama pada 2013. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR