
Bola.net - Keluarga Aprilianto Eko Wicaksono, satu dari dua korban tewas saat final sepak bola SEA Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, menerima santunan dari Ketua KONI Rita Subowo.
"Nilainya tidak perlu diberitahukan, namun kami harapkan bantuan ini dapat memberikan semangat dan mengurangi kesedihan keluarga yang ditinggalkannya," katanya saat mengunjungi rumah korban di Jalan Danau Batur V RT 001 RW 07, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu.
Almarhum Eko tewas karena terinjak-injak puluhan ribu pendukung Timnas Indonesia saat Final Sepak Bola SEA Games pada Senin (21/11) lalu. Korban sempat dievakuasi dan mendapat pertolongan medis, namun tidak tertolong akibat luka memar yang dideritanya.
Dalam kunjungannya ke kediaman korban, Ketua KONI Rita Subowo didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malarangeng serta anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Jafar Hafsah.
Eko merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan almarhum Siriwindo dan Suprapti (32). "Kami keluarga sangat kehilangan. Apri meninggal dengan masih mengenakan baju Timnas berwarna merah dengan Lambang Garuda di dada, serta celana hitam," kata Sugihadi, paman korban.
Sugihadi menuturkan korban pergi bersama delapan orang temannya. Sebagian di antaranya merupakan teman sekolahnya. Korban sendiri tercatat sebagai siswa kelas 2 SMPN 1 Kelapa Dua.
Eko memang ingin sekali nonton final di Stadion GBK, setelah diperbolehkan oleh ibunya, lalu pergi dengan bawa uang Rp86 ribu untuk beli tiket.
"Tetapi nahas nasib yang diterima bila keinginan tersebut harus mengorbankan jiwanya terinjak-injak puluhan suporter lainnya. Kondisi yang letih diperkirakan yang membuat almarhum tidak kuat menahan rasa sakit itu," katanya.
Sementara itu, Eko dimakamkan di TPU Carang Kulang Curug, Kabupaten Tangerang. Saat proses pemakaman, ibu korban yakni Suprapti, tampak bersedih dan tak kuasa menahan tangis.
Apri dimakamkan berdekatan dengan almarhum ayahnya Siriwindo, yang meninggal tiga tahun lalu. (ant/mxm)
"Nilainya tidak perlu diberitahukan, namun kami harapkan bantuan ini dapat memberikan semangat dan mengurangi kesedihan keluarga yang ditinggalkannya," katanya saat mengunjungi rumah korban di Jalan Danau Batur V RT 001 RW 07, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu.
Almarhum Eko tewas karena terinjak-injak puluhan ribu pendukung Timnas Indonesia saat Final Sepak Bola SEA Games pada Senin (21/11) lalu. Korban sempat dievakuasi dan mendapat pertolongan medis, namun tidak tertolong akibat luka memar yang dideritanya.
Dalam kunjungannya ke kediaman korban, Ketua KONI Rita Subowo didampingi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Malarangeng serta anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Jafar Hafsah.
Eko merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan almarhum Siriwindo dan Suprapti (32). "Kami keluarga sangat kehilangan. Apri meninggal dengan masih mengenakan baju Timnas berwarna merah dengan Lambang Garuda di dada, serta celana hitam," kata Sugihadi, paman korban.
Sugihadi menuturkan korban pergi bersama delapan orang temannya. Sebagian di antaranya merupakan teman sekolahnya. Korban sendiri tercatat sebagai siswa kelas 2 SMPN 1 Kelapa Dua.
Eko memang ingin sekali nonton final di Stadion GBK, setelah diperbolehkan oleh ibunya, lalu pergi dengan bawa uang Rp86 ribu untuk beli tiket.
"Tetapi nahas nasib yang diterima bila keinginan tersebut harus mengorbankan jiwanya terinjak-injak puluhan suporter lainnya. Kondisi yang letih diperkirakan yang membuat almarhum tidak kuat menahan rasa sakit itu," katanya.
Sementara itu, Eko dimakamkan di TPU Carang Kulang Curug, Kabupaten Tangerang. Saat proses pemakaman, ibu korban yakni Suprapti, tampak bersedih dan tak kuasa menahan tangis.
Apri dimakamkan berdekatan dengan almarhum ayahnya Siriwindo, yang meninggal tiga tahun lalu. (ant/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59















KOMENTAR