
Bola.net - Federasi Sepak Bola Malaysia turut berduka cita atas meninggalnya dua penonton pada final cabang sepak bola SEA Games di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (21/11) kemarin.
Dua pendukung timnas Indonesia meninggal dunia karena terinjak-injak saat lebih dari 80 ribu penonton menyaksikan laga final yang mempertemukan dua rival berat Asia Tenggara tersebut.
Selain dua orang meninggal, beberapa korban lainnya pingsan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, termasuk seorang anak yang koma setelah jatuh di tribun.
"Kami turut bersedih atas meninggalnya dua suporter dan sangat tidak beruntung ketika pertandingan tersebut harus disertai kekerasan karena di masa lalu kita bisa menikmati sebuah permainan," kata sekjen FAM (PSSI-nya Malaysia), Azzuddin Ahmad.
Malaysia meraih medali emas cabang sepak bola SEA Games 2011 berkat kemenangan 4-3 pada babak adu penalti setelah 2x45 menit dan perpanjangan waktu kedua tim bermain imbang 1-1.
"Kita tidak boleh membiarkan aksi kekerasan mengganggu pertandingan karena akan merusak kenyamanan untuk melihat permainan dan mencoreng sepak bola itu sendiri," ujar Azzuddin. (jg/zul)
Dua pendukung timnas Indonesia meninggal dunia karena terinjak-injak saat lebih dari 80 ribu penonton menyaksikan laga final yang mempertemukan dua rival berat Asia Tenggara tersebut.
Selain dua orang meninggal, beberapa korban lainnya pingsan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, termasuk seorang anak yang koma setelah jatuh di tribun.
"Kami turut bersedih atas meninggalnya dua suporter dan sangat tidak beruntung ketika pertandingan tersebut harus disertai kekerasan karena di masa lalu kita bisa menikmati sebuah permainan," kata sekjen FAM (PSSI-nya Malaysia), Azzuddin Ahmad.
Malaysia meraih medali emas cabang sepak bola SEA Games 2011 berkat kemenangan 4-3 pada babak adu penalti setelah 2x45 menit dan perpanjangan waktu kedua tim bermain imbang 1-1.
"Kita tidak boleh membiarkan aksi kekerasan mengganggu pertandingan karena akan merusak kenyamanan untuk melihat permainan dan mencoreng sepak bola itu sendiri," ujar Azzuddin. (jg/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR