Bola.net - Ronald Koeman akan menjadi pelatih Barcelona berikutnya. Pria asal Belanda itu akan menggantikan posisi Quique Setien.
Setien dipecat setelah Barcelona tersingkir dari Liga Champions secara memalukan. Lionel Messi dan kolega dibantai Bayern Munchen dengan skor 2-8 pada babak perempat final.
Kini Koeman sudah mencapai kata sepakat untuk menjadi pelatih baru Barcelona. Pengumuman resminya bakal dilakukan dalam waktu dekat.
Koeman sendiri bukanlah sosok asing di Camp Nou. Dia merupakan mantan pemain Barcelona di era keemasan Johann Cruyff.
Sebagai pemain Barcelona, Koeman berhasil meraih titel La Liga 4 kali. Dia juga sempat menjadi asisten pelatih Louis van Gaal di Los Cules.
Lantas, seperti apa wajah Barcelona di bawah asuhan Koeman pada musim depan? Berikut ini perkiraan formasi yang akan digunakan pria asal Belanda itu.
4-3-3
Perkiraan formasi Barcelona di bawah Ronald Koeman. (c) buildlineup
Sebagai catatan, formasi ini memakai pemain yang sudah ada di skuad Barcelona. Para pemain yang statusnya belum resmi, dalam hal ini dirumorkan bakal pindah ke Barcelona, tidak masuk dalam skema formasi.
Pada formasi ini, Koeman bisa meracik Barcelona sebagai tim yang sangat ofensif. Dia punya Antoine Griezmann, Luis Suarez dan Lionel Messi di lini serang.
Di belakang trio MSG, ada Miralem Pjanic, Frenkie De Jong, dan Riqui Puig. Tiga pemain ini bisa memanjakan lini depan Barcelona dengan kualitas umpan-umpan mereka.
4-2-3-1
Perkiraan formasi Barcelona di bawah Ronald Koeman. (c) buildlineup
Selama kariernya sebagai manajer klub, Koeman sering beralih ke formasi 4-2-3-1. Hal itu membuat Lionel Messi bergeser ke lini tengah, tepat di belakang striker.
Posisi striker utama menjadi milik Luis Suarez. Dalam bertugas, Messi akan dibantu Antoine Griezmann dan Ousmane Dembele di sektor sayap.
Miralem Pjanic dan Frenkie De Jong akan mengisi peran double pivot. Keduanya menawarkan keseimbangan pada lini tengah.
4-4-2
Perkiraan formasi Barcelona di bawah Ronald Koeman. (c) buildlineup
Di Southampton dan Everton, Koeman terkadang menggunakan formasi 4-4-2. Hal ini cukup menarik karena Riqui Puig dan Lionel Messi bisa bermain di sayap.
Koeman bisa memaksimalkan duet Antoine Griezmann dan Luis Suarez di lini depan. Mereka punya insting gol tajam dan bisa saling melengkapi di lini depan.
Sementara itu, Miralem Pjanic dan Frenkie De Jong akan beroperasi di lini tengah. Keduanya harus memiliki porsi yang sama baik saat bertahan dan menyerang.
Ingin lihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan highlights pertandingan Liga Champions, silakan klik di sini.
Jika kalian juga ingin melihat jadwal pertandingan, hasil pertandingan dan cuplikan pertandingan Liga Europa, silakan klik di sini.
Sumber: Berbagai Sumber
Baca Juga:
- Bayern Munchen Akan Hadapi Lyon Seperti Melawan Barcelona
- 4 Transfer Impian Lionel Messi yang Belum Mampu Diwujudkan Barcelona
- Jejak Emas Pelatih Asal Belanda di Barcelona Sebelum Ronald Koeman
- Arsene Wenger Bantah Akan Tangani Timnas Belanda
- Jelang Lyon, Bayern Masih Tak Percaya Bantai Timnya Lionel Messi
- Lyon vs Bayern Munchen, Gnabry Masih Bawa-bawa Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Anjlok, Rivaldo Prediksi Bartomeu Bakal Kehilangan Jabatannya
Liga Spanyol 19 Agustus 2020, 21:52
-
Josep Maria Bartomeu: Barcelona Mustahil Pulangkan Neymar
Liga Spanyol 19 Agustus 2020, 21:20
-
Versi Xavi, Ini Tiga Posisi yang Harus Dibenahi Manchester City Musim Depan
Liga Inggris 19 Agustus 2020, 21:16
-
Ketimbang ke MU, Donny van de Beek Disarankan Ikut Koeman ke Barcelona
Liga Inggris 19 Agustus 2020, 21:00
-
Ronald Koeman: Semua Orang Tahu Barcelona Klub Impian Saya
Liga Spanyol 19 Agustus 2020, 19:50
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR