
Bola.net - Barcelona gagal mengamankan poin penuh saat menjalani duel melawan Granada pada pekan ke-20 La Liga 2021/2022. Sempat unggul lebih dulu, Barcelona harus puas dengan skor imbang 1-1 lawan Granada.
Pada duel di Estadio Nuevo Los Carmenes, Minggu (9/1/2022) dini hari WIB, kedua tim gagal mencetak gol pada babak pertama. Gol pertama tercipta untuk Barcelona pada menit ke-57 dari aksi Luuk de Jong.
Satu menit jelang waktu normal usai, Granada menyamakan skor lewat aksi Antonio Puertas.
Granada dan Barcelona masing-masing mendapat tambahan satu poin. Granada kini berada di posisi ke-12 klasemen dengan 24 poin. Barcelona kini berada di posisi ke-6 dengan 32 poin.
Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik dari duel Granada vs Barcelona? Simak di bawah ini ya Bolaneters:
Granada On Fire!

Granada memang tidak selalu menang. Tapi, mereka kini dalam performa yang cukup bagus. Granada tidak pernah merasakan pahitnya kekalahan pada tujuh laga terakhirnya di pentas La Liga.
Granada meraih tiga kemenangan dan empat hasil imbang. Ini adalah hasil yang bagus, apalagi mengingat Granada tidak punya banyak pemain bintang.
Di sisi lain, Barcelona 'hanya' tidak pernah kalah pada lima laga terakhir di La Liga (2 kali menang, 3 kali imbang). Granada punya catatan rangkaian laga unbeaten beruntun lebih baik dari Barcelona untuk saat ini.
Untung Ada Ter Stegen

Barcelona cukup beruntung punya Dani Alves. Pemain veteran itu bermain apik sepanjang laga. Bukan hanya soal assist, tapi juga tekel-tekel dan momen menentukan yang dilakukan Dani Alves.
Bukan hanya Alves, Barcelona juga beruntung punya Marc-Andre ter Stegen di bawah mistar. Dia memang gagal nirbobol, tapi entah apa yang terjadi jika bukan kiper asal Jerman yang ada di bawah mistar.
Pada injury time babak kedua, saat permainan Barcelona berantakan, Granada punya peluang bagus. Untung ada Ter Stegen yang menyelamatkan gawang!
Kok De Jong Diganti?

Luuk de Jong bermain bagus pada duel lawan Granada. Bomber asal Belanda itu mencetak satu gol dan satu gol lain dianulir karena Gavi dalam posisi offside. Tidak menunjukkan aksi yang impresif.
Tapi, mengapa Luuk de Jong diganti Memphis Depay? Apakah ini pertanda bahwa Xavi akan mendepaknya untuk membuat keseimbangan finansial klub lebih terjaga?
"Luuk de Jong membantu banyak hal bagi kami. Saya senang untuk aksinya tapi tidak dengan hasilnya. Dia bagian dari skuad, tetapi kai akan melihat situasi keseimbangan gaji untuk membawa Ferran Torres," kata Xavi.
Mimpi Buruk Itu Granada

Granada memang hanya tim papan tengah di La Liga. Tapi, entah apa rahasianya, mereka selalu tampil bagus ketika berjumpa Barcelona. Granada adalah mimpi buruk bagi Barcelona.
Pada tiga laga terakhir, Barcelona tak pernah menang atas Granada. Baik pada laga tandang maupun kandang. Barcelona meraih dua hasil imbang dan sekali kalah dari Granada. Ini rinciannya:
9-1-2022 Granada 1-1 Barcelona (La Liga)
21-09-2021 Barcelona 1-1 Granada (La Liga)
30-04-2021 Barcelona 1-2 Granada (La Liga)
Lagu Separuh Aku untuk Fans Barcelona

Dan terjadi lagi
Kisah lama yang terulang kembali
Penggalan lirik lagu 'Separuh Aku' dari NOAH itu tampak relevan bagi para Cules untuk dilantukan.
Dan terjadi lagi --- Barcelona lengah pada menit-menit akhir. Saat melawan Elche, Barcelona unggul 2-0 pada babak pertama. Skor sempat menjadi 2-2 sebelum Nico Gonzalez membuat laga berakhir dengan 3-2. Begitu juga saat imbang 2-2 lawan Osasuna, Barcelona kebobolan menit ke-86.
Kisah lama yang terulang kembali --- Seperti yang sudah dibahas di atas, Granada adalah lawan spesial. Walau levelnya masih di bawah Barca, Granada adalah mimpi buruk.
Dan, sebagai penutup --- Semua lukamu telah menjadi lirihku, karena separuh aku, dirimu.
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Tertinggal 17 Poin dari Real Madrid, Balapan Juara Sudah Usai?
Liga Spanyol 9 Januari 2022, 20:00
-
Barcelona Bahas Tawaran Chelsea untuk Sergino Dest
Liga Spanyol 9 Januari 2022, 19:30
-
Barcelona Batal Menang, Busquets Salahkan Kartu Merah
Liga Spanyol 9 Januari 2022, 18:00
-
Ogah Menyerah, Barcelona Masih Coba Bajak Alvaro Morata dari Juventus
Liga Spanyol 9 Januari 2022, 16:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR