
Bola.net - 20 April 2011, hari yang akan selalu dikenang fans Real Madrid. Pada hari itulah Los Blancos bisa menghentikan Barcelona yang benar-benar dominan.
Hari itu Madrid tidak hanya meraih trofi Copa del Rey ke-18 mereka. Lebih dari itu, hari itu adalah hari di mana Jose Mourinho pada akhirnya bisa menggulingkan Josep Guardiola dan Barcelona dai takhta mereka.
Hari itu duel sengit El Clasico tersaji di final Copa del Rey. Pertandingan berjalan sengit, dua tim sama kuat pada waktu normal. Laga pun dilanjutkan ke babak tambahan, dan pada saat inilah Cristiano Ronaldo unjuk gigi.
Apa yang terjadi pada pertandingan itu? Mengutip Marca, baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Trofi Krusial
Sebelum duel tersebut, Real Madrid dipandang sebagai tim yang lebih lemah dari Barca. Pasalnya, Blaugrana sempat menghajar Los Blancos 5-0 pada duel El Clasico di La Liga, November 2010.
Tentu fans Barca yakin tim kesayangan mereka bakal menang besar sekali lagi, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Pemain Madrid berjuang habis-habisan selama 120 menit, Barca memang dominan, tapi tidak terlalu efektif.
Pertandingan itu akhirnya ditentukan di babak tambahan lewat sundulan Cristiano Ronaldo, usai menerima umpan hasil kombinasi apik Marcelo dan Angel di Maria.
Bukan Sekadar Trofi
Mungkin benar trofi Copa del Rey tidak sebesar La Liga atau Liga Champions. Namun, bagi fans Madrid, trofi itu adalah bukti perjuangan mereka untuk mendekati level Barcelona.
Trofi itu mengakhiri puasa 18 tahun Madrid di Copa del Rey, juga mengakhiri dominasi Barca di El Clasico. Terlebih, final Copa del Rey 2011 itu masih dianggap sebagai final terbaik sampai saat ini, kedua tim berada di puncak performanya bersama pelatih top masing-masing.
Kemenangan itu merupakan bukti pertama kalinya Madrid-Mourinho bisa melampaui Barca-Guardiola. Taktik Mourinho patut dipuji -- meski negatif -- ketika menempatkan Pepe dalam peran gelandang bertahan untuk mengganggu pergerakan kombinasi gelandang Barcelona.
Kemenangan Besar
Memang tidak sepenuhnya tepat mengatakan bahwa Real Madrid benar-benar mengakhiri dominasi Barcelona-nya Guardiola, terlebih karena Madrid takluk dalam duel dua leg semifinal Liga Champions beberapa pekan setelahnya.
Namun, jelas kemenangan itu merupakan kemenangan besar dalam sejarah Madrid. Akhirnya mereka bangkit untuk melawan, setelah bertahun-tahun hanya bisa diam menyaksikan kekuatan Barcelona.
Sekarang, sembilan tahun berlalu, Madrid terbukti lebih sukses di level Eropa. Barca masih jadi raja domestik.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Termasuk Beckham, Inilah Pemain yang Melakoni Debut Mengesankan di Sejarah La Liga
- 7 Momen dari 7 Tahun Casemiro di Real Madrid: Ditemukan Mourinho, Dikembangkan Zidane
- Sosok yang Pernah Melatih Barcelona, Real Madrid, dan Atletico? Radomir Antic Namanya
- Diminati MU, Real Madrid Siap Pinjamkan Bintang Mudanya Ini
- Nyaris Duet dengan Messi, Ternyata Ronaldo Sempat Ditawarkan ke Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Tumbalkan Luka Jovic untuk Transfer Fabian Ruiz?
Liga Inggris 21 April 2020, 21:40
-
Real Madrid Tunda Penjualan Gareth Bale
Liga Spanyol 21 April 2020, 21:20
-
Bersama Trent Alexander-Arnold, Hakimi Adalah Bek Kanan Terbaik di Dunia
Bundesliga 21 April 2020, 21:19
-
Zinedine Zidane Minta Real Madrid Membeli David Alaba
Bundesliga 21 April 2020, 14:51
-
Best XI dengan Komposisi Rekan-rekan Terbaik Cristiano Ronaldo
Liga Inggris 21 April 2020, 13:07
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR