Bola.net - Hanya dengan mengatakan dirinya sedang sedih, Cristiano Ronaldo telah membuat dunia gempar. Fans Real Madrid, fans rival, dan penggemar sepakbola secara umum ramai-ramai mengeluarkan opini masing-masing mengenai kondisi Ronaldo.
Menurut Marca, harian olahraga terbesar Spanyol yang dekat dengan Real Madrid, ada beberapa alasan Ronaldo menjadi galau. Secara umum, Marca menyebut Ronaldo merasa klub kurang mendukungnya dalam beberapa aspek.
Bagi beberapa pemain, hal-hal yang dipermasalahkan Ronaldo mungkin terlihat sepele. Namun Ronaldo menganggap semua itu penting.
Yang pertama, Ronaldo ingin dirinya dimasukkan dalam jajaran kapten Real Madrid. Ronaldo menganggap performanya selama ini cukup untuk membuat dirinya terpilih sebagai salah satu kapten Madrid. Namun tak ada satu pihak pun di Madrid yang berusaha mengubah tradisi lama yang memilih kapten berdasarkan lamanya pengabdian di Real Madrid.
Yang kedua, Ronaldo menganggap Real Madrid sebagai klub tak mendukung niatnya untuk mengoleksi sebanyak mungkin gelar individual. Contoh terakhir adalah Lionel Messi dan Andres Iniesta ditemani Sandro Rosell dan Andoni Zubizarreta dalam penganugerahan Pemain Terbaik Eropa 2011/12. Sebaliknya, Ronaldo hanya ditemani Emiliano Butragueno.
Ronaldo juga mempermasalahkan fakta bahwa dirinya tak diperlakukan istimewa dalam perayaan juara La Liga mereka. Iker Casillas dan Sergio Ramos menjadi pahlawan dengan masuk lapangan terakhir kali sambil membawa trofi. Ronaldo diperlakukan seperti pemain lainnya, dia adalah pemain kelima yang masuk lapangan, di antara Sami Khedira dan Kaka. (mrc/hsw)
Menurut Marca, harian olahraga terbesar Spanyol yang dekat dengan Real Madrid, ada beberapa alasan Ronaldo menjadi galau. Secara umum, Marca menyebut Ronaldo merasa klub kurang mendukungnya dalam beberapa aspek.
Bagi beberapa pemain, hal-hal yang dipermasalahkan Ronaldo mungkin terlihat sepele. Namun Ronaldo menganggap semua itu penting.
Yang pertama, Ronaldo ingin dirinya dimasukkan dalam jajaran kapten Real Madrid. Ronaldo menganggap performanya selama ini cukup untuk membuat dirinya terpilih sebagai salah satu kapten Madrid. Namun tak ada satu pihak pun di Madrid yang berusaha mengubah tradisi lama yang memilih kapten berdasarkan lamanya pengabdian di Real Madrid.
Yang kedua, Ronaldo menganggap Real Madrid sebagai klub tak mendukung niatnya untuk mengoleksi sebanyak mungkin gelar individual. Contoh terakhir adalah Lionel Messi dan Andres Iniesta ditemani Sandro Rosell dan Andoni Zubizarreta dalam penganugerahan Pemain Terbaik Eropa 2011/12. Sebaliknya, Ronaldo hanya ditemani Emiliano Butragueno.
Ronaldo juga mempermasalahkan fakta bahwa dirinya tak diperlakukan istimewa dalam perayaan juara La Liga mereka. Iker Casillas dan Sergio Ramos menjadi pahlawan dengan masuk lapangan terakhir kali sambil membawa trofi. Ronaldo diperlakukan seperti pemain lainnya, dia adalah pemain kelima yang masuk lapangan, di antara Sami Khedira dan Kaka. (mrc/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arbeloa: Ronaldo Akan Dapat Dukungan Seluruh Tim
Liga Spanyol 4 September 2012, 22:15
-
Cristiano Ronaldo Bermasalah Dengan Pajak?
Liga Spanyol 4 September 2012, 22:00
-
Aguero Ingin 'Hancurkan' Madrid
Liga Champions 4 September 2012, 21:15
-
Aguero Penasaran Ingin Kalahkan Madrid
Liga Champions 4 September 2012, 20:27
-
Alasan Kekesalan Ronaldo Kepada Madrid
Liga Spanyol 4 September 2012, 18:00
LATEST UPDATE
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
-
Man of the Match Spanyol vs Belgia: Lamine Yamal
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:05
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR