Alvaro Arbeloa Semprot Wasit Usai Real Madrid Ditahan Betis: Mereka Tidak Paham Sepak Bola!

Alvaro Arbeloa Semprot Wasit Usai Real Madrid Ditahan Betis: Mereka Tidak Paham Sepak Bola!
Pemain Real Madrid, Fede Valverde dan Trent Alexander-Arnold memprotes keputusan wasit Cesar Soto Grado di laga melawan Real Betis, 25 April 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyampaikan kekecewaannya terhadap keputusan wasit setelah timnya bermain imbang 1-1 melawan Real Betis pada Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB. Ia menilai sejumlah keputusan di lapangan berpengaruh terhadap hasil akhir pertandingan.

Hasil tersebut terasa merugikan bagi Madrid yang sempat unggul melalui gol Vinicius Junior pada menit ke-17. Keunggulan itu hilang setelah Hector Bellerin mencetak gol pada menit ke-94. Tambahan satu poin membuat jarak dengan Barcelona berpotensi semakin lebar.

Setelah pertandingan, Arbeloa menyoroti dua kejadian penting yang menurutnya merugikan tim. Ia menyinggung klaim penalti di babak pertama serta pelanggaran terhadap Ferland Mendy sebelum gol penyeimbang tercipta. Pelatih tersebut menilai timnya kehilangan poin bukan semata karena faktor permainan.

Arbeloa menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi pers di Stadion La Cartuja. Ia menilai wasit tidak konsisten dalam menilai kontak fisik selama pertandingan berlangsung.

1 dari 3 halaman

Kritik Pedas Terhadap Wasit

Starting XI Real Madrid saat melawan Real Betis di lanjutan La Liga, 25 April 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Starting XI Real Madrid saat melawan Real Betis di lanjutan La Liga, 25 April 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Arbeloa menyoroti pelanggaran Antony terhadap Ferland Mendy dalam proses gol penyeimbang. Menurutnya, Mendy sudah berada di posisi yang tepat sebelum mengalami dorongan yang membuatnya kehilangan keseimbangan.

Ia menjelaskan bahwa gangguan kecil bisa berdampak besar dalam situasi duel fisik. Arbeloa juga menilai pihak yang mengambil keputusan di lapangan belum sepenuhnya memahami kondisi tersebut.

"Bagi saya, itu sangat jelas. Tidak butuh banyak hal dalam situasi seperti ini, di mana Anda menggunakan tubuh, hanya sedikit ketidakseimbangan dan Anda jatuh," ujar Alvaro Arbeloa dengan nada kecewa.

"Namun untuk itu, Anda perlu memahami sepak bola, yang saya yakini menjadi masalah karena banyak orang, terutama mereka yang harus memutuskan situasi seperti ini, tidak tahu atau tidak memahaminya," lanjut sang pelatih.

2 dari 3 halaman

Handball yang Diabaikan Wasit

Selain insiden tersebut, Arbeloa juga menyoroti dugaan handball oleh Ricardo pada babak pertama. Ia menilai kejadian itu layak menghasilkan penalti bagi Madrid.

Menurutnya, posisi tangan pemain lawan terlihat terbuka saat menghalau tembakan Brahim Diaz. Ia mempertanyakan keputusan wasit yang tidak memberikan pelanggaran dalam situasi tersebut.

"Saya rasa saya sudah mengatakannya. Penalti yang sangat jelas, dengan tangan terbuka, bahkan tidak dekat dengan tubuh, pada tembakan Brahim," tegas Arbeloa di depan awak media.

"Ini adalah permainan yang sangat jelas, sama seperti yang terakhir. Mendy telah memenangkan posisi, dan segera setelah Anda memegang atau sedikit menyentuh lengannya... Bagi saya, ini adalah sesuatu yang sangat mendasar di dunia sepak bola," tambah pria asal Spanyol itu.

3 dari 3 halaman

Kekecewaan Akibat Gol Menit Akhir

Arbeloa mengakui timnya kembali kebobolan di menit akhir, seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Namun, ia menilai hasil ini tidak sepenuhnya disebabkan oleh kesalahan taktik para pemain.

Ia tetap mengapresiasi upaya tim yang mampu menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan. Menurutnya, performa Madrid sebenarnya cukup untuk mengamankan kemenangan.

"Jelas bahwa kami menderita kekecewaan lain di menit-menit akhir, seperti yang telah terjadi pada kami berkali-kali sebelumnya, dan ini adalah hasil yang menurut saya tidak pantas kami dapatkan karena kami memiliki peluang," pungkasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL