
Bola.net - Barcelona mengawali musim baru La Liga dengan sempurna meski Lamine Yamal belum sepenuhnya kembali ke performa terbaiknya. Anthony Gordon menjadi salah satu pemain penting yang membantu membuat lini serang asuhan Hansi Flick lebih sulit ditebak.
Barcelona memenangkan tiga pertandingan pertama di La Liga dengan mencetak 12 gol dan hanya kebobolan dua kali. Yamal tetap menjadi salah satu senjata utama mereka, tetapi awal musimnya belum menunjukkan level fisik dan teknik terbaik.
Kondisi tersebut membuat perubahan dalam struktur serangan Barcelona menjadi semakin menarik. Kehadiran sejumlah pemain baru, terutama Gordon, memberi ancaman yang lebih kuat dari sisi kiri sehingga serangan tidak lagi terlalu berat ke sektor kanan.
Yamal bahkan mulai menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa terbaiknya ketika mencetak dua gol melawan Rayo Vallecano. Namun, Barcelona kini memiliki lebih banyak jalur menuju gawang dan tidak harus menunggu setiap serangan menentukan datang dari kaki pemain asal Spanyol tersebut.
Gordon Mengubah Wajah Sisi Kiri Barcelona

Struktur serangan Barcelona sebelumnya sering memberikan beban kreativitas yang besar kepada Yamal. Pemain timnas Spanyol itu biasanya ditempatkan melebar di sisi kanan untuk menerima bola, menghadapi bek lawan dalam situasi satu lawan satu, dan mencari celah ketika pertahanan lawan bermain rapat.
Di sisi kiri, Alejandro Balde lebih sering memberikan lebar permainan dari posisi bek sayap. Kondisi tersebut memungkinkan Raphinha bergerak lebih ke tengah untuk mendukung serangan dari area yang lebih dekat dengan gawang.
Musim ini, Raphinha semakin sering dimainkan sebagai penyerang tengah. Sementara itu, Gordon dan Karim Adeyemi diberi tugas untuk meregangkan pertahanan lawan dari sektor kiri.
Perubahan tersebut menciptakan dinamika yang berbeda dalam serangan Barcelona. Gordon menghadirkan pemain lain yang mampu membawa bola dengan cepat dan melewati lawan secara langsung, sehingga pertahanan tidak bisa hanya fokus kepada Yamal.
Kombinasi Gordon dan Espart Jadi Senjata Baru

Gordon juga mendapatkan dukungan dari Xavi Espart di belakangnya. Pemain yang secara alami berposisi sebagai gelandang itu dapat melakukan overlap di luar winger atau bergerak ke area tengah.
Pergerakan Espart memberikan Gordon kebebasan untuk menyerang ruang yang berbeda. Fleksibilitas tersebut beberapa kali menciptakan situasi dua lawan satu di sisi kiri Barcelona.
Dampaknya sudah terlihat dari produktivitas Barcelona pada awal musim. Lima dari 12 gol mereka di La Liga melibatkan rangkaian serangan yang menjadikan sisi kiri sebagai bagian penting dari proses terciptanya gol.
Saat menghadapi Elche, Gordon menarik pertahanan lawan melebar sebelum Espart menemukan Fermin Lopez di antara lini untuk mencetak gol. Pola serupa muncul ketika melawan Athletic Bilbao, saat Adeyemi menjaga posisi melebar dan pergerakan Espart membantu membuka ruang sebelum sebuah umpan silang berujung pada gol Fermin.
Ancaman dari Kiri Membuat Barcelona Lebih Variatif

Pola tersebut kembali terlihat ketika Barcelona menghadapi Rayo Vallecano. Espart bergerak ke tengah untuk bekerja sama dengan Pedri sebelum memberikan bola kepada Raphinha, sementara Gordon kemudian menyerang kotak penalti untuk menyambut pergerakan Dani Olmo dan memaksa terjadinya gol bunuh diri.
Gol lainnya tercipta setelah Gordon memenangkan duel satu lawan satu dan memberikan bola kepada Raphinha yang melakukan overlap. Rangkaian tersebut menunjukkan bahwa sisi kiri Barcelona kini mampu menghasilkan peluang melalui berbagai jenis pergerakan.
Kehadiran Gordon juga memberikan dampak kepada pemain-pemain di lini tengah. Ketika bek lawan harus memperhatikan ancaman dari kedua sisi, pemain seperti Fermin dan Pedri mendapatkan lebih banyak ruang untuk menerima bola di antara lini.
Kemampuan Gordon bermain dari sisi kiri maupun bergerak ke area tengah menambah lapisan baru dalam permainan Barcelona. Lini depan mereka kini dapat terus bertukar posisi sehingga lawan lebih sulit membaca arah serangan berikutnya.
Barcelona Belum Sepenuhnya Lepas dari Yamal

Meski demikian, masih terlalu dini untuk menyebut Barcelona sudah sepenuhnya menghilangkan ketergantungan kepada Yamal. Sampelnya baru mencakup tiga pertandingan La Liga, sementara lawan-lawan mereka sejauh ini cenderung berani bermain dengan garis pertahanan tinggi.
Elche, Athletic Bilbao, dan Rayo Vallecano memberikan Barcelona ruang untuk menyerang. Situasi tersebut sangat cocok dengan karakter lini depan Barcelona yang mengandalkan kecepatan dan mobilitas.
Ujian yang lebih berat akan datang ketika Barcelona menghadapi lawan yang memilih bertahan lebih dalam. Ruang di kedua sisi lapangan akan menjadi lebih terbatas dan kemampuan Yamal menciptakan peluang dari posisi diam kembali bisa sangat dibutuhkan.
Meski begitu, Flick sudah mulai membangun keseimbangan yang lebih sehat dalam serangan Barcelona. Yamal masih dapat menghadapi bek lawan secara langsung di kanan, tetapi kini lawan juga harus memperhitungkan ancaman agresif dari sisi kiri.
Gordon Bisa Membantu Yamal Tampil Lebih Efektif

Bagi Yamal, keberadaan Gordon justru bisa menjadi keuntungan besar. Ia tidak lagi harus menjadi pemain yang selalu menemukan solusi ketika Barcelona menghadapi pertahanan yang rapat.
Serangan Barcelona sekarang memiliki beberapa jalur untuk mencapai kotak penalti. Ancaman dari Gordon membuat lawan harus membagi perhatian, sehingga Yamal bisa mendapatkan ruang dan situasi satu lawan satu yang lebih menguntungkan.
Kondisi tersebut juga memungkinkan para gelandang Barcelona memainkan peran lebih besar dalam membongkar pertahanan lawan. Dengan pergerakan yang terus berubah antara Gordon, Raphinha, dan pemain lain, lini depan Barcelona memiliki lebih banyak opsi untuk menciptakan peluang.
Flick masih menghadapi banyak ujian taktik sepanjang musim, tetapi pengaruh Gordon di sisi kiri sudah memberikan sinyal positif. Barcelona mulai menjadi tim yang lebih sulit ditebak, sementara Yamal tidak lagi harus memikul seluruh beban kreativitas seorang diri.
Sumber: Sports Mole
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
-
Hadapi AC Milan, Juventus Nantikan Tuah Nick Woltemade
Liga Italia 6 September 2026, 13:41
-
Juventus Akui AC Milan Sekarang Makin Berbahaya Sejak Dilatih Ruben Amorim
Liga Italia 6 September 2026, 13:32
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51























KOMENTAR