
Bola.net - Lamine Yamal dan sejumlah rekan setimnya merayakan kesuksesan Barcelona juara Piala Super Spanyol 2026 usai membungkam Real Madrid dengan cara unik, yakni berjoget di ruang ganti Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Barcelona sukses mengangkat trofi Piala Super Spanyol 2026 setelah menaklukkan sang rival abadi dengan skor tipis 3-2. Partai El Clasico ini berjalan sengit sejak menit awal, dipenuhi jual beli serangan, gol cepat, hingga drama di penghujung laga.
Kemenangan tersebut disambut euforia besar oleh para pemain Blaugrana. Di ruang ganti, skuad Barcelona merayakan keberhasilan mereka dengan penuh suka cita.
Tarian kemenangan dipimpin oleh para pemain muda seperti Lamine Yamal, Roony Bardghji, Alejandro Balde, dan Marc Casado, mencerminkan atmosfer solid dan kepercayaan diri tinggi di dalam tim asuhan Hansi Flick.
View this post on Instagram
Duel Ketat Sejak Babak Pertama

Barcelona membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-36. Raphinha menjadi pencetak gol setelah memaksimalkan umpan cerdas dari Fermin Lopez. Gol ini memberi Barcelona kontrol permainan dan meningkatkan intensitas tekanan ke lini belakang Real Madrid.
Namun, Real Madrid tak tinggal diam. Los Blancos berhasil menyamakan kedudukan di masa injury time babak pertama, tepatnya menit ke-45+2, melalui Vinicius Junior. Gol tersebut lahir dari skema serangan cepat yang melibatkan Gonzalo Garcia, membuat skor kembali imbang.
Drama belum berakhir. Hanya dua menit berselang, Barcelona kembali unggul. Robert Lewandowski menunjukkan kelasnya sebagai striker elite dengan penyelesaian tenang usai menerima terobosan akurat dari Pedri. Bola melambung melewati kiper dan bersarang ke gawang lewat sentuhan tiang.
Namun Real Madrid kembali membalas. Di menit ke-45+6, Gonzalo Garcia mencatatkan namanya di papan skor untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sekaligus menutup babak pertama dengan tensi tinggi.
Raphinha Jadi Pembeda, Barcelona Bertahan dengan 10 Pemain

Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin terbuka. Kedua tim saling menekan demi gol penentu. Barcelona akhirnya menemukan momen krusial di menit ke-73. Raphinha kembali mencetak gol, melengkapi brace-nya sekaligus membawa Barcelona unggul 3-2.
Tekanan besar datang di masa tambahan waktu setelah Frenkie de Jong diganjar kartu merah pada menit ke-91. Bermain dengan sepuluh pemain, Barcelona dipaksa bertahan total menghadapi gempuran Real Madrid.
Meski demikian, disiplin pertahanan Barcelona mampu meredam semua upaya lawan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan dan memastikan Barcelona keluar sebagai juara.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Trofi Juara yang Terasa Indah buat Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:49
-
Raphinha, Pembeda di Panggung Besar
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:41
-
Sedikit Rasa Pahit dari Kemenangan Manis Barcelona
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 20:30
-
Barcelona: Laga yang Dilewatkan Frenkie de Jong usai Kartu Merah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 19:16
LATEST UPDATE
-
Data Bicara: Real Madrid Tak Terkalahkan Saat Ferland Mendy Bermain
Liga Champions 15 April 2026, 22:33
-
Profil Timnas Jerman di Piala Dunia 2026: Mencari Bintang ke-5
Piala Dunia 15 April 2026, 22:22
-
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia 16 April 2026
Tim Nasional 15 April 2026, 21:39
LATEST EDITORIAL
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39

























KOMENTAR