
Bola.net - Barcelona berpeluang memulai musim 2026/2027 tanpa tambahan striker anyar setelah upaya merekrut Julian Alvarez belum membuahkan hasil. Kondisi tersebut membuat Hansi Flick perlu memaksimalkan pemain yang sudah tersedia di dalam skuad.
Atletico Madrid masih belum membuka peluang negosiasi untuk melepas Julian Alvarez meski Barcelona menjadikannya target utama. Sementara itu, opsi lain, Eli Junior Kroupi, tidak lagi memungkinkan setelah mengalami cedera.
Situasi tersebut membuat Barcelona semakin dekat dengan keputusan mempertahankan komposisi penyerang yang ada. Meski demikian, Flick masih memiliki beberapa skema yang dapat diterapkan sesuai karakter lawan.
Ada setidaknya tiga alternatif yang layak dipertimbangkan sepanjang musim nanti. Masing-masing menawarkan keunggulan berbeda dari sisi produktivitas gol, tekanan kepada lawan, hingga kreativitas dalam membangun serangan.
Ferran Torres Jadi Opsi Utama

Ferran Torres menjadi kandidat paling alami untuk mengisi posisi penyerang tengah. Ia sudah memahami peran tersebut karena beberapa kali tampil sebagai nomor sembilan bersama Barcelona.
Keunggulan Ferran terletak pada pergerakan tanpa bola yang mampu membuka ruang di antara bek tengah lawan. Selain itu, nalurinya di dalam kotak penalti terus berkembang selama bekerja bersama Flick.
Trio Anthony Gordon atau Raphinha, Ferran Torres, dan Lamine Yamal dinilai mampu menghadirkan keseimbangan di lini depan. Ferran dapat fokus mencari ruang di area berbahaya, sementara dua pemain sayap memperlebar permainan.
Akan tetapi, Ferran belum selalu menghadirkan kekuatan fisik seperti striker elite pada umumnya. Barcelona juga berpotensi kesulitan saat menghadapi tim yang bertahan sangat rapat di area pertahanan.
Anthony Gordon Tawarkan Kecepatan

Anthony Gordon menjadi alternatif menarik meski posisi aslinya adalah pemain sayap. Pengalamannya bermain sebagai penyerang tengah memberi Flick pilihan berbeda saat membutuhkan intensitas tinggi.
Karakter Gordon mengandalkan kecepatan, pergerakan langsung, dan tekanan agresif kepada lini belakang lawan. Oleh karena itu, skema ini berpotensi sangat efektif ketika menghadapi lawan yang memainkan garis pertahanan tinggi.
Kombinasi Raphinha, Gordon, dan Lamine Yamal dapat menjadi senjata berbahaya dalam situasi transisi. Gordon juga mampu membuka ruang bagi Dani Olmo, Pedri, maupun Fermin Lopez melalui pergerakannya.
Namun, efektivitas skema tersebut berkurang ketika menghadapi lawan yang bermain sangat bertahan. Gordon bukan tipikal penyerang yang terus berada di kotak penalti untuk memaksimalkan umpan silang maupun duel udara.
Dani Olmo Sebagai False Nine

Pilihan paling berbeda adalah memainkan Dani Olmo sebagai false nine. Flick pernah menguji peran tersebut dan hasilnya cukup menjanjikan karena Olmo mampu turun ke lini tengah untuk membantu sirkulasi bola.
Pada salah satu pertandingan musim lalu, Olmo menciptakan empat peluang dan menyumbang satu assist saat bermain di posisi tersebut. Kecerdasannya membaca ruang membuat serangan Barcelona lebih sulit ditebak.
Skema yang melibatkan Gordon, Olmo, dan Lamine Yamal juga memberi kualitas teknik tinggi di lini depan. Pedri serta Fermin Lopez dapat memanfaatkan ruang yang tercipta berkat mobilitas Olmo.
Akan tetapi, pendekatan tersebut membuat Barcelona tidak memiliki penyerang murni di dalam kotak penalti. Oleh karena itu, Ferran Torres masih menjadi opsi paling seimbang, sementara Gordon dan Olmo dapat menjadi variasi sesuai kebutuhan pertandingan.
Sumber: Barca Universal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Terancam Krisis Striker jika Ferran Torres Pergi
Liga Spanyol 2 Agustus 2026, 22:24
-
Barcelona Punya 3 Opsi Skema Serangan jika Gagal Datangkan Striker Anyar
Liga Spanyol 2 Agustus 2026, 21:10
-
Marcus Rashford Tulis Surat Perpisahan untuk Barcelona
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 21:25
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Juventus vs Atalanta: Gleison Bremer
Liga Italia 21 September 2026, 01:26
-
Hasil Juventus vs Atalanta: Conceicao Buka Jalan, Bremer Kunci Kemenangan
Liga Italia 21 September 2026, 00:53
-
Man of the Match Fulham vs Man Utd: Matheus Cunha
Liga Inggris 21 September 2026, 00:39
-
Hasil Fulham vs Man Utd: Setan Merah Selamat dari Kekalahan di Craven Cottage
Liga Inggris 21 September 2026, 00:22
-
Link Streaming Milan vs Lecce di Serie A, 21 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Atletico Madrid vs Real Madrid: Giuliano Simeone
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:32
-
Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Dean Huijsen Diusir, Los Blancos Tumbang di Derby
Liga Spanyol 20 September 2026, 23:16
-
Man of the Match Man City vs Sunderland: Antoine Semenyo
Liga Spanyol 20 September 2026, 22:26
-
Man of the Match Bournemouth vs Liverpool: Alexander Isak
Liga Inggris 20 September 2026, 22:14
-
Hasil Man City vs Sunderland: Brobbey Hattrick, The Citizens Tetap Keluar sebagai Pemenang
Liga Inggris 20 September 2026, 21:59
-
Hasil Bournemouth vs Liverpool: Gol Isak Bawa The Reds Menang Tipis
Liga Inggris 20 September 2026, 21:53
-
Link Streaming Juventus vs Atalanta di Serie A, 20 September 2026
Liga Italia 20 September 2026, 21:45
-
Link Streaming Fulham vs Man Utd di Premier League, 20 September 2026
Liga Inggris 20 September 2026, 21:15
-
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid di La Liga, 20 September 2026
Liga Spanyol 20 September 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR