Bola.net - - Ernesto Valverde menjelaskan alasan Barcelona yang lebih sering bermain pragmatis dewasa ini. Menurutnya, kemenangan adalah yang terpenting. Barca tidak harus bermain cantik asalkan bisa mengunci kemenangan.
Barcelona-nya Valverde dikenal sebagai salah satu versi Barcelona yang berbeda. Mereka tidak selalu mengandalkan bola-bola pendek alias tiki-taka yang jadi identitas Barca. Sebaliknya, Barca yang sekarang tidak segan memainkan bola-bola panjang.
Contoh yang paling jelas dan yang paling baru adalah ketika Barca mengalahkan Liverpool 3-0 di leg pertama semifinal Liga Champions pekan lalu. Bermain di Camp Nou, Barca menyuguhkan permainan pragmatis yang cenderung defensif.
Mereka membiarkan Liverpool menguasai bola, dan membalasnya melalui serangan balik. Barca mau melakukan penyesuaian taktik demi menghadapi lawan tertentu.
Mengapa demikian? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Perlu Mengontrol
Ya, mendominasi penguasaan bola dan memainkan bola-bola pendek merupakan kemampuan khusus Barca, tetapi Valverde merasa itu tidak berguna jika Barca tidak bisa menyerang. Sepak bola terbaik adalah sepak bola menyerang, Barca yang sekarang lebih agresif.
"Bakal jadi kesalahan besar jika berpikir kami hanya perlu mengontrol pertandingan. Kontrol tidak berguna jika anda tidak bisa menyerang, dan karena itulah terkadang kami harus mengubah gaya bermain kami," kata Valverde di Goal internasional.
"Ada pemain-pemain berbeda dalam tim yang sekarang, dan mungkin tim kami telah semakin dewasa dalam cara bermain. Jadi, alih-alih terus mengumpan-umpan bola, terkadang kami harus mengalirkan bola ke depan dengan lebih cepat."
Tidak Tertekan
Perkataan Valverde itu mengindikasikan bahwa Barca bakal mengubah gaya bermain mereka ketika bermain di Anfield, Rabu (8/5) dini hari WIB nanti. Dia menyadari Liverpool merupakan tim berbahaya di kandang mereka, Barca tidak boleh lengah hanya karena unggul 3-0.
"Kami harus mengabaikan leg pertama, bakal jadi kesalahan besar jika berpikir hasil itu akan membantu kami. Kami bermain di Anfield di hadapan suporter masif mereka, itu akan sulit karena hasrat dan atmosfer yang mereka ciptakan."
"Kami sudah pernah bermain di stadion-stadion besar seperti San Siro dan Old Trafford, dan melakukannya dengan baik musim ini. Saya kira kami mampu mengatasi tekanan itu," tutup Valverde.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jamu Barca, Liverpool Tak Akan Kalap
Liga Champions 7 Mei 2019, 21:50
-
Robertson Dukung Brewster untuk Bersinar
Liga Champions 7 Mei 2019, 21:28
-
Tinggalkan MU, Ini Klub Yang Ingin Diperkuat Juan Mata
Liga Inggris 7 Mei 2019, 20:40
-
Matthijs De Ligt Menolak Pindah ke Manchester United
Liga Inggris 7 Mei 2019, 19:20
-
Klaim Alba: Level Messi Jauh di Atas Pemain Lain
Liga Spanyol 7 Mei 2019, 18:21
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR