
Bola.net - Mega transfer Gareth Bale dari Tottenham ke Real Madrid akhirnya diresmikan pada detik-detik terakhir bursa transfer musim panas ini. Banyak pendapat pro dan kontra mengemuka tentang perpindahan pemain asal Wales yang disinyalir melibatkan uang sebesar 100 juta Euro ini.
Salah satu nada skeptis datang dari eks penggawa Spurs dan juga Madrid, Rafael van der Vaart. Berkebalikan dengan Bale, gelandang Timnas Belanda ini menghabiskan dua musim di Santiago Bernabeu terlebih dahulu sebelum akhirnya hengkang ke White Hart Lane.
Vaart yang sempat bermain bersama Bale di Spurs pada periode 2010-2012 ini menilai bahwa harga yang dibayarkan Madrid tak sebanding dengan kemampuan sang winger.
"Seratus juta Euro mungkin terlalu mahal," ungkap van der Vaart kepada NOS.
"Tanyakan kepada diri anda sendiri apakah seorang pemain layak dihargai mahal. Saya pernah bermain bersama Bale, saat itu saya tidak membayangkan bahwa suatu saat nanti dia akan berharga seratus juta Euro."
Pemain yang saat ini merumput bersama Hamburg SV ini juga memuji perkembangan Bale serta memberikan peringatan bahwa kehidupan di Madrid akan sangat berbeda dengan yang dijalaninya di London.
"Dia berkembang dengan sangat baik, tapi tentu harus membuktikan kapabilitasnya bersama Real."
"Saya tahu bahwa Bale adalah sosok yang baik dan menyenangkan, kehidupan di Inggris cocok untuknya. Bermain di klub seperti Real tentu berbeda, banyak tekanan di sana-sini. Setiap pemain yang baru tiba akan terkejut menghadapinya," beber pemain 30 tahun tersebut.
Lebih lanjut, Vaart secara tersirat memberikan motivasi kepada Bale untuk bisa mengejar level dua pemain terbaik dunia saat ini, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
"Anda tak bisa membandingkan Bale dengan Ronaldo atau Messi, mereka berada di level yang berbeda."
"Mereka telah mencetak begitu banyak gol dalam beberapa musim terakhir dan juga memenangkan begitu banyak penghargaan, tentu tidak adil membandingkan Bale dengan mereka," tutup van der Vaart. [initial]
Salah satu nada skeptis datang dari eks penggawa Spurs dan juga Madrid, Rafael van der Vaart. Berkebalikan dengan Bale, gelandang Timnas Belanda ini menghabiskan dua musim di Santiago Bernabeu terlebih dahulu sebelum akhirnya hengkang ke White Hart Lane.
Vaart yang sempat bermain bersama Bale di Spurs pada periode 2010-2012 ini menilai bahwa harga yang dibayarkan Madrid tak sebanding dengan kemampuan sang winger.
"Seratus juta Euro mungkin terlalu mahal," ungkap van der Vaart kepada NOS.
"Tanyakan kepada diri anda sendiri apakah seorang pemain layak dihargai mahal. Saya pernah bermain bersama Bale, saat itu saya tidak membayangkan bahwa suatu saat nanti dia akan berharga seratus juta Euro."
Pemain yang saat ini merumput bersama Hamburg SV ini juga memuji perkembangan Bale serta memberikan peringatan bahwa kehidupan di Madrid akan sangat berbeda dengan yang dijalaninya di London.
"Dia berkembang dengan sangat baik, tapi tentu harus membuktikan kapabilitasnya bersama Real."
"Saya tahu bahwa Bale adalah sosok yang baik dan menyenangkan, kehidupan di Inggris cocok untuknya. Bermain di klub seperti Real tentu berbeda, banyak tekanan di sana-sini. Setiap pemain yang baru tiba akan terkejut menghadapinya," beber pemain 30 tahun tersebut.
Lebih lanjut, Vaart secara tersirat memberikan motivasi kepada Bale untuk bisa mengejar level dua pemain terbaik dunia saat ini, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
"Anda tak bisa membandingkan Bale dengan Ronaldo atau Messi, mereka berada di level yang berbeda."
"Mereka telah mencetak begitu banyak gol dalam beberapa musim terakhir dan juga memenangkan begitu banyak penghargaan, tentu tidak adil membandingkan Bale dengan mereka," tutup van der Vaart. [initial]
(nos/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ramos: Saya Takkan Lepas Ozil ke Arsenal
Liga Spanyol 3 September 2013, 23:30
-
Liga Spanyol 3 September 2013, 23:06

-
Arbeloa Kecewa Madrid Lepas Ozil
Liga Champions 3 September 2013, 22:02
-
Liga Spanyol 3 September 2013, 21:36

-
Khedira Ungkap Tawaran United Untuk Dirinya
Liga Champions 3 September 2013, 21:14
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR