Di Balik Performa Apik Rashford di Barca, Media Spanyol Justru Khawatir: Jangan Sampai Kembali ke 'Setelan Pabrik'!

Bola.net - Media Spanyol tengah menyoroti tajam masa depan Marcus Rashford di Barcelona. Menurut laporan mereka, sang penyerang memang telah menemukan kembali sentuhan terbaiknya, tetapi satu rintangan besar masih menghadang.
Meskipun Rashford tampil memukau di Liga Champions dan menunjukkan momen-momen magis, nasibnya di Camp Nou masih belum pasti. Statusnya yang hanya pinjaman tanpa kewajiban pembelian membuat segalanya menjadi rumit.
Salah satu media ternama Spanyol, Estadio Deportivo, secara khusus mengupas tuntas apa yang mereka sebut sebagai "musuh terbesar" dalam karier Rashford. Musuh inilah yang menjadi satu-satunya penghalang antara dirinya dan transfer permanen impiannya.
Karenanya, perjalanan Rashford di Catalan kini menjadi sebuah pertaruhan besar. Ia tidak hanya harus meyakinkan Barcelona dengan gol-golnya, tetapi juga harus menaklukkan iblis dalam dirinya yang telah lama menghantui.
Lingkungan Sempurna untuk Terlahir Kembali
Menurut pandangan media Spanyol, kepindahan ke Barcelona adalah sebuah berkah bagi Rashford. Mereka melihatnya sebagai lingkungan yang sempurna bagi sang pemain untuk meluncurkan kembali kariernya yang sempat meredup di Old Trafford.
Laporan Estadio Deportivo menyebut bahwa Rashford telah menunjukkan dampak instan yang luar biasa. Komitmen serta koneksi yang ia bangun dengan pelatih Hansi Flick disebut telah menjadikannya salah satu daya tarik terbesar di tim musim ini.
"Di Barca, Rashford telah menemukan lingkungan yang sempurna untuk meluncurkan kembali kariernya," tulis media tersebut.
"Dampak instannya, komitmennya, dan koneksinya dengan Flick telah menjadikannya salah satu daya tarik terbesar musim ini," lanjut laporan itu.
Harga Mati yang 'Tak Terhindarkan'
Di balik semua pujian itu, media Spanyol juga menggarisbawahi faktor penentu nasib Rashford. Mereka secara gamblang menyebut bahwa konsistensi performa akan menjadi kunci utama bagi Barcelona untuk mengambil keputusan.
Klub asal Catalan itu dikenal sebagai negosiator yang alot, dan mereka tidak akan ragu untuk mundur jika performa Rashford menurun. Mahar 30 juta euro yang ditetapkan hanya akan ditebus jika sang pemain terus tampil di level tertinggi secara berkelanjutan.
Dalam laporannya, Estadio Deportivo menuliskan sebuah kalimat bersyarat yang sangat jelas. "Jika dia mempertahankan level performa ini, membayar 30 juta euro bisa berhenti menjadi pilihan dan menjadi sebuah keputusan yang tak terhindarkan," tegas laporan media Spanyol tersebut.
Satu Musuh Terbesar Bernama Inkonsistensi
Inilah inti dari analisis media Spanyol mengenai Rashford. Mereka mengidentifikasi bahwa "musuh terbesar" yang harus ditaklukkan oleh sang penyerang adalah masalah inkonsistensi yang telah melegenda.
Masalah ini bukanlah hal baru, karena hal serupa juga yang membuatnya frustrasi di Manchester United. Ia kerap kali menampilkan performa kelas dunia dalam satu musim, hanya untuk kemudian tampil mengecewakan di musim berikutnya.
Media Spanyol melihat adanya pola psikologis pada diri Rashford. Ia seolah termotivasi untuk membungkam para kritikus, tetapi akan kembali bersantai setelah berhasil melakukannya.
Siklus inilah yang dianggap tidak sehat dan menguras mentalnya selama di Inggris. Kini, ia harus membuktikan bahwa ia bisa keluar dari lingkaran setan tersebut jika ingin bertahan lama di level elite.
Pertaruhan Terakhir dalam Kariernya
Media di Spanyol juga tidak segan-segan melabeli masa peminjaman ini sebagai "kesempatan terakhir" bagi Rashford. Kegagalan di Barcelona bisa berarti kariernya akan menukik tajam ke bawah.
Kepindahannya ke klub sekaliber Barcelona setelah musim yang buruk bersama Man United (yang finis di peringkat 15) sudah dianggap sebagai sebuah pencapaian puncak. Kini, tantangan terbesarnya adalah untuk tetap berada di puncak tersebut.
Barcelona disebut tidak akan punya waktu untuk mentolerir segala drama dan penurunan performa jika ia kembali ke kebiasaan lamanya. Terutama setelah ia berhasil mengamankan transfer permanen yang menjadi tujuannya.
Oleh karena itu, ini bukan lagi hanya tentang membuktikan diri kepada orang lain. Ini adalah pertarungan Rashford melawan dirinya sendiri untuk menentukan arah sisa kariernya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Real Madrid Terpukau Bakat Lamine Yamal, Bintang Muda Barcelona
Liga Spanyol 13 Oktober 2025, 22:00
-
5 Klub yang Bisa Jadi Tujuan Robert Lewandowski Setelah Tinggalkan Barcelona
Editorial 13 Oktober 2025, 16:00
-
Rashford Sukses Bikin Barcelona Kepincut, Harga Transfer Jadi Kunci Utama
Liga Spanyol 13 Oktober 2025, 14:02
-
Dari Sensasi Remaja ke Cedera Berulang, Ansu Fati Adalah Pelajaran untuk Barcelona
Liga Spanyol 13 Oktober 2025, 11:47
LATEST UPDATE
-
Begini Cara Luis Enrique Goda Dro Fernandez Tinggalkan Barcelona
Liga Eropa Lain 26 Januari 2026, 20:27
-
6 Poin dari City dan Arsenal: Stop Ragukan Michael Carrick!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 19:17
-
No Palmer No Problem: Chelsea Masih Punya Duo Brasil!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:47
-
David Beckham Ejek Anaknya Usai Man United Tumbangkan Arsenal 3-2 di Emirates
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:45
-
Mikel Arteta Singgung Mental Arsenal Usai Kekalahan dari Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 18:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


















KOMENTAR