Bola.net - Diego Costa dihadapkan pada garis nasib yang buruk sejak kembali ke Atletico Madrid pada 2017 lalu. Sebab, pemain 32 tahun itu terlalu sering berkutat dengan cedera dan sulit mencapai level terbaiknya.
Diego Costa mengantar Atletico Madrid juara La Liga musim 2013/2014 yang lalu. Hanya saja, setelah musim gemilang itu, sang penyerang memilih meninggalkan Atletico.
Pemain kelahiran Brasil mencari tantangan baru dengan pindah ke Inggris. Diego Costa dibeli Chelsea dengan harga 40 juta euro. Diego Costa bermain untuk Chelsea selama tiga musim.
Diego Costa kembali ke Atletico pada 2017 lalu. Harga yang harus dibayar Atletico sangat mahal, 66 juta euro. Harga yang itu terasa sangat mahal jika melihat peran minor Diego Costa.
Cedera, Cedera, dan Cedera
Diego Simeone menyambut Diego Costa dengan tangan terbuka. Dia ingin mengulang musim gemilang pada 2013/2014. Akan tetapi, harapan itu menguap begitu saja karena performa Diego Costa tak stabil.
Penyerang timnas Spanyol lebih sering mengalami cedera absen bermain. Jumlah gol yang dicetak Diego Costa pun sangat minim. Pada tiga musim pertamanya di La Liga, dia hanya mencetak 10 gol saja.
Jumlah itu kalah jauh dibanding gol Diego Costa pada musim 2013/2014, 27 gol.
Dikutip dari Diario AS, dalam tiga tahun terakhir, Diego Costa telah mengalami 15 kali cedera. Diego Costa baru saja mengalami masalah pada trombosis vena dalam atau pembekuan darah di kaki kanannya.
Diego Costa sebenarnya tampil cukup bagus pada musim 2020/2021 ini. Dari 187 menit yang didapat, Diego Costa mencetak satu gol. Dia mampu bersaing dengan Joao Felix dan Luis Suarez.
Tanpa Diego Costa, Bagaimana Atletico?
Diego Costa awalnya menjadi pemain yang penting bagi lini depan Atletico Madrid. Pemain yang pernah membela Celta Vigo itu dipercaya untuk membimbing Joao Felix sebagai aset masa depan Atletico.
Namun, kehilangan Diego Costa tak akan membuat Atletico limbung. Pasalnya, Atletico kini punya Luis Suarez yang bisa menjadi pembimbing Joao Felix di lini depan.
Secara teknis, Diego Simeone juga punya banyak opsi untuk menutup absennya Diego Costa. Selain Luis Suarez, masih ada Angel Correa yang bisa diandalkan untuk menggempur pertahanan lawan.
Sumber: Diario AS
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Maradona Hingga Messi, Ini Pesepak Bola Mungil yang Meraih Kesuksesan di Barcelona
Liga Spanyol 27 November 2020, 16:49
-
Data dan Fakta La Liga: Barcelona vs Osasuna
Liga Spanyol 27 November 2020, 16:02
-
Prediksi Barcelona vs Osasuna 29 November 2020
Liga Spanyol 27 November 2020, 16:01
-
Diego Costa dan Cerita Pilu di Atletico Madrid: 3 Tahun, 15 Kali Cedera
Liga Spanyol 27 November 2020, 15:20
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR