
Bola.net - Ilkay Gundogan bisa disebut sebagai rekrutan terbaik Barcelona untuk musim panas ini. Gundogan bakal menyambut tantangan baru usai membantu Manchester City meraih treble winners.
Situasi transfer Gundogan cukup menarik. Xavi memang menginginkan jasa gelandang Jerman itu, tapi Barcelona tidak bisa berbuat banyak dengan kendala finansial.
Untungnya, Gundogan sendiri tertarik pindah ke Barca. Dia mengabaikan tawaran-tawaran lain yang bernilai lebih besar dan memilih menerima pinangan Barca.
Kedatangan Gundogan jelas bakal mendongkrak kualitas lini tengah Barca. Namun, hingga kini belum jelas di mana posisi Gundogan bermain.
Perubahan posisi
Selama membela Man City, Gundogan memang mengalami sejumlah perubahan peran di lapangan. Awalnya dia ditugaskan dalam peran defensif, tapi beberapa tahun terakhir gaya main Gundogan jadi lebih ofensif.
"Rasanya aneh, sebab dari waktu ke waktu selalu ada perubahan [posisi], bahkan sejak dahulu," jawab Gundogan.
"Secara khusus, dalam dua tahun terakhir, saya lebih banyak menyerang, lebih banyak masuk ke kotak penalti, mencetak gol ... rasanya menyenangkan."
Juga suka dalam peran defensif
Beberapa tahun terakhir Gundogan memang lebih sering naik menyerang. Namun, sebenarnya dia pun tidak menutup kemungkinan untuk kembali bermain dalam peran defensif seperti sedia kala.
"Saya ingat dalam satu musim di Man City, ketika saya bermain sebagai gelandang bertahan, yaitu gelandang no. 6 seorang diri," sambung Gundogan.
"Dalam 15, 16, atau 17 laga terakhir saya bermain di posisi itu dan saya menikmatinya. Itu pengalaman luar biasa dan kami menjuarai liga dengan unggul satu poin atas Liverpool."
"Saya melewati masa-masa luar biasa dalam posisi bermain yang jauh berbeda,' imbuhnya.
Bisa keduanya
Pengalaman bermain di beberapa posisi di lini tengah membuat Gundogan yakin bahwa dia bisa membantu Barcelona musim depan. Dia akan memberikan yang terbaik, di mana pun Xavi menurunkannya.
"Saya kira ini soal interpretasi. Saya nyaman bermain dalam peran yang lebih ofensif atau lebih defensif," lanjut Gundogan.
"Ini lebih ke soal apa yang bisa Anda lakukan di posisi Anda dan apa yang dibutuhkan pelatih. Saya siap bermain di mana pun," tandasnya.
Sumber: Barcelona
Jangan lewatkan ya, Bolaneters!
- J.League World Challenge: Kala Tim Terbaik Jepang Menantang Raksasa Dunia
- Vissel Kobe vs Kawasaki Frontale: Sang Raja Uji Ketangguhan Sang Pemuncak Klasemen
- Update Bursa Transfer Resmi Serie A 2023/2024
- Mundur dari Persib Bandung, Luis Milla Janji Bakal Setia Jadi Bobotoh untuk Selamanya
- Wow! PSG Tetapkan Status Kylian Mbappe Dijual, Tak Diajak Tur Pramusim ke Jepang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
J.League World Challenge: Kala Tim Terbaik Jepang Menantang Raksasa Dunia
Asia 22 Juli 2023, 12:54
-
David Silva, sang Penyihir Itu bakal Segera Pensiun
Liga Spanyol 22 Juli 2023, 10:01
-
RB Leipzig Bantah Josko Gvardiol Segera Gabung Manchester City
Liga Inggris 21 Juli 2023, 19:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2026, 5-8 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 11:05
-
Inilah 16 Tim yang Bakal Bertarung di 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 10:52
-
Man of the Match Kolombia vs Ghana: Luis Diaz
Piala Dunia 4 Juli 2026, 10:41
-
Lionel Messi Sanjung Habis Cape Verde: Mereka Sungguh Luar Biasa!
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:40
-
Man of the Match Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:03
-
Tempat Menonton Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 07:15
-
Real Madrid Buat Klarifikasi: Kami Tidak Kejar Enzo Fernandez!
Liga Spanyol 4 Juli 2026, 07:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 06:30
-
Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:30
-
Man of the Match Australia vs Mesir: Mohamed Salah
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR