Bola.net - Pada hari Jumat (12/7), Antoine Griezmann resmi menjadi rekrutan keempat Barcelona pada bursa transfer musim panas ini. Lantas, bagaimana Ernesto Valverde selaku pelatih akan menerapkan formasinya dengan kehadiran pemain asal Prancis tersebut?
Griezmann didatangkan ke Camp Nou setelah Barcelona menebus klausul pembelian senilai 120 juta euro. Transfer ini sedikit bermasalah, sebab Atletico Madrid selaku mantan klub mengklaim bahwa klausul pembeliannya masih sebesar 200 juta euro.
Los Rojiblancos sendiri telah menyatakan akan mengambil jalur hukum untuk melayangkan tuntutan kepada kedua belah pihak. Tapi satu hal yang pasti, Griezmann saat ini masih berstatus sebagai pemain anyar Barcelona.
Dengan kehadiran pemain berumur 27 tahun itu, Valverde pun punya banyak opsi untuk sektor depannya. Belum lagi jika Barcelona benar memulangkan salah satu mantan pemainnya, Neymar, dari klub kaya raya Prancis bernama PSG itu.
Goal International memberikan gambaran soal formasi yang bisa digunakan oleh Barcelona dengan kehadiran Griezmann dan, mungkin, Neymar. Scroll ke bawah untuk menyimak analisisnya.
4-3-3 dengan Trio MSG
Di sepanjang musim 2018-2019 lalu, Valverde hampir tak pernah mengubah formasi andalannya yakni 4-3-3. Ia kerap menggunakan Lionel Messi, Luis Suarez, dan salah satu dari Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho di lini depan.
Dengan Griezmann, maka Dembele dan Coutinho bisa saja terdepak dari formasi inti Barcelona musim depan. Masalahnya, di mana kah mantan pemain mantan pemain Real Sociedad itu akan ditempatkan?
Di Atletico Madrid, Griezmann kerap ditempatkan di belakang striker konvensional seperti Alvaro Morata atau Diego Costa. Tapi yang perlu diingat, Griezmann sejatinya beroperasi di sektor sayap kiri berhubung dirinya dominan menggunakan kaki kiri.
Namun potensi Griezmann akan lebih baik jika ditempatkan di sisi kanan, yang tentunya bakalan membuatnya bisa melakukan tusukan ke kotak penalti lawan. Tapi posisi tersebut sudah pasti akan diisi oleh sang bintang Barcelona, Lionel Messi.
Sehingga, sejauh ini, posisi terbaik untuk Griezmann dalam formasi 4-3-3 milik Valverde adalah sektor kiri. Dengan keahliannya menggunakan kaki kiri, ia diharapkan bisa memanjakan Suarez dan Messi dengan umpan silang apik.

4-2-3-1 Bersama Neymar
Mari sedikit berandai-andai jika Barcelona berhasil mendatangkan Neymar pada bursa transfer musim panas ini. Tentunya, sang juara La Liga itu harus menghadapi Financial Fair Play jika tak mampu mengatur keuangannya dengan baik.
Tapi jika pemain asal Brasil tersebut datang, maka lini pertahanan lawan harus banyak-banyak berdoa. Bek manapun, harus bekerja ekstra keras untuk menahan pergerakan dari Luis Suarez, Neymar, Lionel Messi, dan juga Antoine Griezmann.
Neymar, Messi, dan Griezmann akan ditempatkan satu garis dan Suarez bisa ditempatkan sebagai striker tungga. Dan keberadaan Sergio Busquets serta Frenkie De Jong sebagai penopang di lini tengah diharapkan bisa membuat aliran bola dari lini belakang semakin lancar.

4-3-3 dengan Trio yang Berbeda
Kembali, Barcelona bisa menggunakan formasi favorit Valverde dengan tiga striker. Namun tentunya dengan susunan yang berbeda. Kali ini, mari berandai-andai jika Suarez berhalangan tampil karena cedera atau akumulasi kartu.
Untuk ini, Griezmann bisa ditempatkan sebagai penyerang utama dan disokong oleh Lionel Messi yang beroperasi di sektor kanan. Sementara itu, sisi kiri akan diserahkan kepada penyerang lainnya, yakni Ousmane Dembele.
Berbeda dengan Griezmann, Messi, atau bahkan Suarez yang sudah dimakan usia, Dembele bisa memberikan dimensi baru. Pemain asal Prancis tersebut bisa mengoyak pertahanan lawan dengan kecepatan miliknya dan mungkin akan membuat stamina bek terkuras untuk mengejarnya.

Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Muluskan Transfer Neymar, Barcelona Korbankan Clement Lenglet?
Liga Spanyol 13 Juli 2019, 23:35
-
Klausul Rilis Griezmann di Barcelona Lebih Tinggi Daripada Messi
Liga Spanyol 13 Juli 2019, 16:34
-
Pernah Tolak Barcelona, Kenapa Griezmann Sekarang Menerima?
Liga Spanyol 13 Juli 2019, 07:16
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR