
Bola.net - Hansi Flick kini memasuki musim ketiganya sebagai pelatih Barcelona. Periode tersebut menjadi tonggak baru dalam kariernya karena sebelumnya ia belum pernah bertahan selama ini di klub atau tim nasional level elite.
Sebelum datang ke Catalonia, dua pekerjaan terbesar Flick adalah menangani Bayern Munchen dan Timnas Jerman. Kedua periode tersebut berakhir sebelum memasuki tiga musim penuh, sedangkan kebersamaannya dengan Barcelona kini telah melewati batas tersebut.
Pencapaian itu semakin berarti karena Barcelona mengawali musim 2026/27 dengan catatan sempurna. Tim asuhan Flick memenangi seluruh pertandingan yang sudah dimainkan dan menunjukkan produktivitas tinggi di lini depan.
2 Musim Bersama Bayern Munchen
Flick mulai menangani Bayern Munchen pada November 2019 setelah Niko Kovac diberhentikan. Awalnya hanya berstatus sebagai pelatih sementara, Flick kemudian membawa Bayern meraih Bundesliga, DFB-Pokal dan Liga Champions pada musim pertamanya.
Musim berikutnya juga menghasilkan sejumlah gelar. Bayern kembali menjadi juara Bundesliga, lalu memenangkan Piala Super Jerman, Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub.
Namun, Flick memilih meninggalkan Bayern pada musim panas 2021 meski masih memiliki kontrak hingga 2023. Masa baktinya di Munich pun hanya berlangsung kurang dari dua musim penuh.
2 Tahun Bersama Timnas Jerman
Tidak lama setelah meninggalkan Bayern, Flick mendapat tugas baru bersama Timnas Jerman. Ia ditunjuk sebagai penerus Joachim Low dan resmi mulai bekerja pada September 2021.
Perjalanannya bersama Jerman juga tidak berlangsung hingga tiga tahun. Pada 10 September 2023, Flick diberhentikan setelah Jerman mengalami kekalahan telak dari Jepang.
Situasi tersebut membuat masa kerja Flick di Barcelona memiliki arti tersendiri. Setelah melewati dua tahun, ia kini sudah memasuki periode yang belum pernah dicapainya ketika menangani Bayern maupun Timnas Jerman.
Barcelona Jadi Proyek Elite Terpanjang Flick
Barcelona menunjuk Flick pada musim panas 2024 setelah sang pelatih sempat beberapa bulan tanpa pekerjaan. Hubungannya dengan Presiden Barcelona, Joan Laporta, menjadi salah satu faktor penting dalam proses penunjukan tersebut.
Flick kemudian cepat menyatu dengan skuad dan lingkungan klub. Dalam dua musim penuh dan delapan pertandingan pada musim ketiganya, ia telah membawa Barcelona meraih lima trofi.
Target berikutnya juga semakin jelas, yakni membawa kembali trofi Liga Champions ke Camp Nou. Barcelona belum mampu mencapai tujuan tersebut dalam dua musim pertama Flick sehingga musim ketiganya menjadi kesempatan untuk melangkah lebih jauh.
Satu-satunya periode Flick yang lebih panjang terjadi ketika ia menangani Hoffenheim selama lima musim pada awal 2000-an. Namun, Hoffenheim saat itu masih bermain di kasta ketiga Jerman, berbeda dari tekanan yang ia hadapi bersama Barcelona, Bayern Munchen dan Timnas Jerman.
Barcelona kini menjadi proyek terpanjang Flick di level elite. Dengan musim 2026/27 yang berjalan positif, ia telah mencapai tahap dalam karier kepelatihannya yang sebelumnya belum pernah dirasakan di klub sebesar Barcelona.
Sumber: Barca Universal
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manuver Deco untuk Bawa JJ Gabriel ke Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 23:26
-
Barcelona Resmi Amankan Talenta Portugal Berusia 16 Tahun, Dany Freire
Liga Spanyol 23 September 2026, 22:14
-
Rodri Langsung Jadi Pilar Barcelona, Real Madrid-pun Frustrasi
Liga Spanyol 23 September 2026, 21:15
-
Trio Penyerang Barcelona Unggul Jauh dari Real Madrid
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:43
-
Hansi Flick Capai Tonggak Baru dalam Kariernya Bersama Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 07:39
LATEST UPDATE
-
Jude Bellingham Segera Perpanjang Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:25
-
Ironi Pahit di Balik Komentar Ancelotti soal Endrick
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:16
-
Dean Huijsen Resmi Dijatuhi Skorsing Hanya Satu Laga
Liga Spanyol 24 September 2026, 06:10
-
Bernardo Silva dan Masalah Hierarki di Real Madrid
Liga Spanyol 24 September 2026, 05:39
-
Rahasia di Balik Performa Mengejutkan Carlos Espi
Liga Spanyol 24 September 2026, 05:34
-
Arah Baru Strategi Transfer Juventus Bersama Giovanni Carnevali: Lebih Banyak Pemain Italia
Liga Italia 24 September 2026, 00:22
-
Manuver Deco untuk Bawa JJ Gabriel ke Barcelona
Liga Spanyol 23 September 2026, 23:26
-
Bukan Pepesan Kosong, MU Mulai Jalin Komunikasi dengan Antonio Conte
Liga Inggris 23 September 2026, 22:28
-
Barcelona Resmi Amankan Talenta Portugal Berusia 16 Tahun, Dany Freire
Liga Spanyol 23 September 2026, 22:14
-
Diminati Juventus, Arsenal Menolak Lepas Noni Madueke
Liga Inggris 23 September 2026, 22:03
-
Sempat Tertunda, MU Segera Mulai Pembangunan 'New Trafford'
Liga Inggris 23 September 2026, 21:53
-
Gokil! Dapat Kontrak Baru, Declan Rice Jadi Pemain Termahal Kedua di Arsenal?
Liga Inggris 23 September 2026, 21:43
-
Michael Carrick Diminta Kembalikan Matheus Cunha ke Sayap Kiri: Dia Gak Cocok Jadi No 9!
Liga Inggris 23 September 2026, 21:32
-
Masih Ingat David Alaba? Dia Bakal Merumput di Serie A!
Liga Italia 23 September 2026, 21:22
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33























KOMENTAR