
Bola.net - Barcelona mendapat pukulan telak menjelang laga kontra Valencia. Bintang belia mereka, Lamine Yamal, dipastikan tak bisa tampil setelah mengalami cedera saat memperkuat Timnas Spanyol. Kondisi ini membuat pelatih Blaugrana, Hansi Flick, tak mampu menahan rasa frustrasinya.
Dalam sesi konferensi pers, Sabtu (13/9/2025), Flick menyalahkan keputusan timnas Spanyol yang tetap menurunkan Yamal walau sang pemain sudah mengeluhkan rasa sakit. Menurutnya, langkah tersebut merugikan Barcelona di awal musim yang masih panjang.
“Lamine jelas sudah tidak fit, dia bahkan tidak bisa berlatih. Namun tetap dimainkan dengan bantuan obat pereda nyeri. Itu keputusan yang keliru,” ujar Flick dengan nada tajam.
Kerugian Besar bagi Barcelona
Lewat pernyataan resmi, Barcelona memastikan Yamal mengalami cedera di area selangkangan dan harus menepi tanpa kepastian kapan bisa kembali. Hilangnya pemain berusia 18 tahun itu tentu jadi kehilangan besar, mengingat kontribusinya sangat penting dalam pola serangan tim.
Yamal dipastikan absen melawan Valencia, Minggu (14/9). Bukan hanya itu, ia juga diragukan bisa tampil di partai pembuka Liga Champions melawan Newcastle United tengah pekan depan.
Flick pun menyoroti cara Spanyol memperlakukan pemain muda. “Mereka selalu dalam posisi unggul tiga gol, tapi Yamal tetap dibiarkan bermain hingga menit 73 sampai 79. Itu sungguh tidak masuk akal,” tegas pelatih asal Jerman tersebut.
Sorotan pada Pengelolaan Pemain Muda
Flick menilai persoalan ini bukan soal kualitas Timnas Spanyol, melainkan menyangkut tanggung jawab menjaga aset masa depan. Ia khawatir, keputusan sembrono justru bisa menghambat perkembangan pemain sekelas Yamal.
“Spanyol punya segudang talenta. Namun melindungi kesehatan pemain muda sama pentingnya dengan mengejar hasil akhir,” jelas Flick.
Saat ditanya soal komunikasi dengan pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, Flick memberi sindiran halus. “Kami sempat berkirim pesan, tapi masalah bahasa cukup mengganggu. Saya pernah menangani tim nasional, jadi tahu tantangannya. Tapi komunikasi seharusnya bisa lebih baik,” ungkapnya.
Tantangan Berat untuk Barcelona
Barcelona saat ini mengoleksi tujuh poin dari tiga laga awal La Liga 2025/2026 dan menempati peringkat keempat klasemen sementara. Hilangnya Yamal memaksa Flick memikirkan alternatif baru untuk menjaga ketajaman lini depan.
Duel di Mestalla pun akan menjadi ujian besar bagi Flick. Ia harus menunjukkan kemampuan meracik taktik meski kehilangan salah satu pemain mudanya yang tengah bersinar di awal musim ini.
Sumber: Sport
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansi Flick Murka, Barcelona Kehilangan Lamine Yamal Usai Cedera di Timnas Spanyol
Liga Spanyol 14 September 2025, 21:52
-
Jadwal Live LaLiga 2025/2026 Pekan Keempat, Hanya di Vidio
Liga Spanyol 12 September 2025, 16:58
-
Prediksi Barcelona vs Valencia 15 September 2025
Liga Spanyol 12 September 2025, 16:00
-
Renovasi Camp Nou Molor, Barcelona Rugi Puluhan Juta Euro!
Liga Champions 12 September 2025, 15:14
LATEST UPDATE
-
Manchester City vs Chelsea: Siapa Unggul di Catatan Head to Head?
Liga Inggris 3 Januari 2026, 16:05
-
Nonton Live Streaming Borneo FC vs PSM Makassar Hari Ini di BRI Super League
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 16:01
-
John Herdman Unggul dari Shin Tae-yong dan Kluivert dalam Rataan Kemenangan
Tim Nasional 3 Januari 2026, 15:57
-
Mengapa Chelsea Pertimbangkan Liam Rosenior sebagai Pelatih Baru
Liga Inggris 3 Januari 2026, 15:35
-
Breaking News! John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Timnas Indonesia
Tim Nasional 3 Januari 2026, 15:24
-
Daftar Pemain Voli Putra Medan Falcons Tirta Bhagasasi di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 14:58
-
Reaksi Manajer Premier League atas Kepergian Mendadak Enzo Maresca dari Chelsea
Liga Inggris 3 Januari 2026, 14:17
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43























KOMENTAR