Meski sempat mengalami deadlock pada babak pertama, Barca tetap sukses menghajar Villarreal pada babak kedua. Brace Neymar dan penalti Luis Suarez membawa Barca memenangi laga ini dengan skor 3-0.
Kedua tim memiliki gaya permainan yang hampir sama. Baik Barca maupun Villarreal sama-sama rakus dalam hal penguasaan bola da bisa menyerang dengan sangat cepat.
Meski demikian, tempo pada awal laga cenderung lambat. Seiring waktu, Villarreal mulai beralih menunjukkan permainan defensif yang rapi. Setiap kali Barca mencoba menyerang, Villarreal segera merapatkan barisan di lini belakang.
Namun Barcelona memang kelewat dominan dalam laga ini. Meski Villarreal terkesan menutup pintu, namun Barca terus menggedor. Dani Alves dan Jeremy Mathieu sama-sama mendapatkan peluang emas. Namun peluang dua bek Barca itu bisa dihentikan oleh lini pertahanan lawan.
Tim tamu juga bukannya tanpa peluang. Pada akhir babak pertama. Denis Suarez mendapatkan peluang emas, namun eksekusinya bisa dihentikan oleh Claudio Bravo. Babak pertama pun diakhiri tanpa gol.
Pada babak kedua, Barca meningkatkan intensitas serangan mereka. Dani Alves sempat memaksa Areola melakukan penyelamatan brilian saat babak kedua baru berjalan tiga menit.
Barca akhirnya bisa membuka skor pada menit ke-60 lewat kaki Neymar. Bruno Soriano melakukan kesalahan fatal di lini pertahanan Villarreal. Ia memberikan bola kepada Sergio Busquets yang langsung mengalirkannya kepada . Tanpa kesalahan, Neymar sukses menaklukan Areola dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Barca semakin bersemangat mengejar gol tambahan dan terus menyerang Villarreal. Andres Iniesta nyaris menggandakan keunggulan Barca pada menit ke-64, namun Areola masih cukup sigap mengawal gawangnya.
Barca akhirnya bisa menambah gol pada menit ke-70 lewat titik putih. Munir El Haddadi dilanggar di kotak terlarang oleh Jaume dan wasit menunjuk titik putih. Tanpa kesalahan, Luis Suarez sukses mengkonversi penalti itu menjadi gol.
Barca akhirnya menutup pertandingan dengan gol luar biasa Neymar pada menit ke-85. Menerima bola di kotak penalti, Neymar mengangkat bola dengan rainbow flick ke kanan. Trik itu mengelabui bek lawan dan Neymar lalu melepas tembakan sebelum bola menyentuh tanah. 3-0 untuk Barca.
Skor itu bertahan sampai laga usai. Dengan kemenangan ini, Barca untuk sementara menguasai klasemen dengan 27 poin. Sementara itu, Villarreal menempati posisi lima dengan 20 poin.
Statistik Barcelona vs Villarreal
Penguasaan bola: 64% - 36%
Shot (on goal): 20 (9) - 5 (2)
Pelanggaran: 12 - 19
Offside: 2 - 3
Kartu kuning: 5 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain Barcelona: Bravo; Alves, Pique (Bartra, 82'), Mathieu, Alba; Sergi Roberto, Busquets, Iniesta; Munir (Sandro, 79'), Neymar, Suarez.
Susunan Pemain Villarreal: Areola; Mario, Bonera, Ruiz, Costa; Dos Santos, Pina (Bakambu, 66'), Bruno; Samu Castillejo (Samuel, 79'), Suarez, Soldado. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Sevilla vs Real Madrid: Skor 3-2
Liga Spanyol 9 November 2015, 04:35
-
Hasil Pertandingan Arsenal vs Tottenham: Skor 1-1
Liga Inggris 9 November 2015, 01:17
-
Hasil Pertandingan Liverpool vs Crystal Palace: Skor 1-2
Liga Inggris 9 November 2015, 00:57
-
Hasil Pertandingan Barcelona vs Villarreal: Skor 3-0
Liga Spanyol 9 November 2015, 00:01
-
Hasil Pertandingan Empoli vs Juventus: Skor 1-3
Liga Italia 8 November 2015, 23:01
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 00:14
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
Piala Dunia 10 Juli 2026, 22:19
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR