
Bola.net - Kabar lega menghampiri kubu Joan Laporta. Hakim resmi menolak tuduhan pencucian uang terhadap sang Presiden Barcelona.
Putusan ini keluar di tengah panasnya persaingan pemilihan. Laporta sedang membidik masa jabatan keempatnya di Camp Nou.
Serangan hukum ini datang dari seorang anggota klub. Gugatan tersebut dilayangkan tepat sepekan yang lalu.
Lawan politiknya, Victor Font, langsung angkat bicara. Ia membantah terlibat dan meminta laporan itu dicabut.
Laporta sendiri tidak tinggal diam menghadapi serangan ini. Ia menyebut tuduhan tersebut sebagai tindakan pengecut dan mencurigakan.
Alasan Teknis di Balik Penolakan Hakim
Hakim Santiago Pedraz menjadi sosok yang memutus perkara. Ia menolak dakwaan karena masalah yurisdiksi wilayah.
Kasus ini menyeret nama dewan direksi senior lainnya. Tuduhan tersebut berkaitan dengan dugaan bisnis di Siprus dan Dubai.
Pengadilan nasional hanya menangani kasus pencucian uang luar negeri. Namun, aktivitas bisnis tersebut juga terjadi di wilayah Catalonia.
Karena alasan lokasi itulah, gugatan ini dinyatakan gugur. Hakim menganggap kasus ini bukan wewenang pengadilan pusat.
Lima Kesepakatan Besar yang Digugat
Gugatan dari anggota bernama Isidro Navarro ini mencakup lima poin. Ia menyoroti kebijakan finansial besar era kepemimpinan Laporta.
Salah satu yang dipermasalahkan adalah komisi kontrak Nike. Nilainya mencapai angka fantastis, yakni 50 juta euro.
Penyewaan kursi VIP selama 30 tahun juga masuk daftar. Begitu pula dengan kontrak telekomunikasi Camp Nou dengan pihak NEVG.
Penjualan aset digital Barca Vision turut menjadi sorotan utama. Navarro juga mempertanyakan proyek pembangunan stadion kepada perusahaan Limak.
Rentetan kesepakatan bernilai jumbo ini dianggap sangat mencurigakan.
Kelanjutan Drama Hukum di Barcelona
Kasus ini ternyata belum benar-benar berakhir sepenuhnya. Penggugat masih punya celah hukum untuk terus menyerang.
Laporan tersebut bisa diajukan kembali ke pengadilan regional. Fokusnya akan bergeser ke pengadilan lokal di kota Barcelona.
Navarro kabarnya sedang menimbang langkah hukum selanjutnya. Ia belum memutuskan apakah akan membawa kasus ini ke pengadilan daerah.
Situasi ini diprediksi bakal terus menggoyang stabilitas internal. Kampanye pemilihan Presiden Barcelona dipastikan semakin memanas hingga akhir.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Semifinal Copa del Rey Pekan Ini, 4-5 Maret 2026
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 20:54
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR