Jose Mourinho Pernah Kritik Troy Parrott, Kini Golnya Bikin Real Madrid Menelan Kekalahan

Jose Mourinho Pernah Kritik Troy Parrott, Kini Golnya Bikin Real Madrid Menelan Kekalahan
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho memberi isyarat dalam laga La Liga Spanyol antara Betis vs Madrid di Sevilla, Spanyol, Jumat, 4 September 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Jose Mourinho harus menerima kenyataan pahit pada laga keduanya bersama Real Madrid setelah timnya kalah dari Real Betis. Kekalahan tersebut terasa semakin menarik karena gol kemenangan Betis dicetak Troy Parrott, penyerang yang pernah mendapat teguran keras dari Mourinho saat keduanya berada di Tottenham Hotspur.

Parrott menjadi pemain yang membawa Betis menang tipis atas Madrid pada Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. Enam tahun setelah Mourinho secara terbuka mengkritik sikapnya, penyerang asal Republik Irlandia itu akhirnya memiliki kesempatan membalas lewat aksinya di atas lapangan.

Mourinho memang dikenal sebagai pelatih yang tidak ragu mengeluarkan pernyataan tajam dalam konferensi pers. Bahkan dalam dokumenter terbarunya, ia mengakui bahwa pilihan katanya terkadang bisa sangat agresif.

Namun, perjalanan panjang Mourinho selama lebih dari dua dekade juga membuat sejumlah pernyataannya kembali menghantuinya. Salah satunya adalah komentar mengenai Parrott yang kini terasa semakin relevan setelah sang penyerang menjadi penyebab kekalahan pertama Mourinho dalam periode keduanya di Madrid.

1 dari 4 halaman

Mourinho Pernah Kritik Keras Troy Parrott

Pemain Real Betis, Troy Parrott, merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Real Madrid, Sabtu (5/9/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Pemain Real Betis, Troy Parrott, merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Real Madrid, Sabtu (5/9/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Kisah tersebut bermula pada Maret 2020 ketika Mourinho menangani Tottenham. Saat itu, Spurs tidak memiliki penyerang senior yang benar-benar fit, sementara Parrott sedang tampil menonjol bersama tim U-23.

Pendukung Tottenham bahkan mulai meminta Mourinho memberikan kesempatan kepada Parrott. Sang penyerang ketika itu baru memiliki lima menit pengalaman di Premier League, tetapi sudah menjadi salah satu pemain muda yang paling ramai dibicarakan suporter.

“Saya rasa ini dunia di mana banyak orang bahkan tidak tahu apakah Troy berambut panjang atau pendek. Atau apakah dia pirang atau berambut gelap,” kata Mourinho.

“Mereka bahkan tidak tahu itu dan berbicara tentang: Troy, Troy, Troy, Troy, dia harus bermain. Ada seorang pria di belakang saya di bangku cadangan beberapa hari lalu: ‘Mainkan Troy, mainkan Troy.’ Saya rasa dia tidak mengenal Troy,” lanjutnya.

2 dari 4 halaman

Parrott Dianggap Masih Harus Belajar

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe (kiri), berebut bola dengan pemain Real Betis, Fran Garcia, dalam pertandingan Liga Spanyol, Sabtu (5/9/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Pemain Real Madrid, Kylian Mbappe (kiri), berebut bola dengan pemain Real Betis, Fran Garcia, dalam pertandingan Liga Spanyol, Sabtu (5/9/2026). (c) AP Photo/Jose Breton

Keengganan Mourinho memainkan Parrott saat itu bukan semata-mata karena kemampuan sang pemain. Pelatih asal Portugal tersebut justru mempertanyakan sikap Parrott ketika bermain bersama tim kelompok usia.

“Setiap kali dia bermain bersama anak-anak, dia bermain dengan mentalitas, ‘Saya seharusnya tidak berada di sini’ atau ‘Saya terlalu bagus untuk berada di sini’ atau ‘Bukan di sini saya ingin bermain.’ Ini adalah proses pendidikan yang akan datang,” ujar Mourinho.

“Saya tidak masalah mengatakannya karena saya tahu dia akan mengonfirmasinya. Troy tidak bisa pergi ke sana dengan rasa tidak puas dan meremehkan. Ini sebuah proses,” tegasnya.

Mourinho kemudian tetap memberikan kesempatan kepada Parrott untuk tampil menghadapi Norwich City di Piala FA pada bulan yang sama. Namun, penalti Parrott gagal dalam adu penalti yang berujung pada kekalahan memalukan Tottenham, dan ia tidak pernah lagi tampil di tim senior di bawah Mourinho.

3 dari 4 halaman

Parrott Bangkit dan Kini Hukum Mourinho

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe (tengah) dikawal pemain Real Betis Marc Bartra (kiri) dalam laga La Liga Spanyol antara Betis vs Madrid, 4 September 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe (tengah) dikawal pemain Real Betis Marc Bartra (kiri) dalam laga La Liga Spanyol antara Betis vs Madrid, 4 September 2026 (c) AP Photo/Jose Breton

Beberapa bulan setelah mendapat kritik terbuka tersebut, Parrott dipinjamkan ke Millwall. Ia bahkan mengakui bahwa komentar Mourinho menjadi sesuatu yang harus diterimanya dan dijadikan bahan untuk memperbaiki diri.

“Sejujurnya, dia adalah manajer yang sangat berpengalaman dan sudah melakukan hampir semuanya dalam sepak bola, jadi jika dia merasa itu benar maka pasti ada kebenaran di dalamnya dan saya harus menerimanya,” ucap Parrott.

“Saya berbicara dengan staf pelatih dan para pemain untuk mencari tahu apa yang perlu saya lakukan agar menjadi lebih baik. Karena, tentu saja, Mourinho pernah bekerja dengan beberapa penyerang terbaik yang pernah ada,” lanjutnya.

Parrott akhirnya tidak berhasil menembus skuad utama Tottenham. Setelah menghabiskan dua tahun di Belanda bersama AZ Alkmaar, ia kemudian pindah ke Real Betis dengan nilai transfer 16 juta euro pada musim panas ini.

Setelah gagal mencetak gol dalam dua pertandingan pertamanya bersama Betis, Parrott akhirnya membuka rekening golnya di hadapan pendukung baru. Gol tunggalnya memastikan kemenangan atas Madrid sekaligus membuat Mourinho menelan kekalahan pertama sejak kembali menangani Los Blancos.

Sumber: FotMob

4 dari 4 halaman

Klasemen La Liga


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL