Bola.net - - Ernesto Valverde menjelaskan alasannya menurunkan Lionel Messi pada kemenangan Barcelona 2-0 atas Deportivo Alaves pada laga lanjutan La Liga 2018/19, Rabu (24/4) dini hari WIB tadi. Menurutnya, Messi dibutuhkan untuk memastikan kemenangan Barcelona.
Barca yang sekarang begitu bergantung pada Lionel Messi. Valverde pernah beberapa kali sengaja mengistirahatkan Messi pada laga-laga yang seharusnya mudah, skuat Barca selalu tampil buruk tanpa Messi.
Hal yang sama terjadi pada pertandingan tersebut. Messi tidak bermain sejak awal dengan maksud memberinya waktu istirahat, tetapi pada akhirnya Valverde terpaksa menurunkan La Pulga di babak kedua meski Barca sudah unggul dua gol.
Mengapa Valverde mengambil keputusan itu? Baca pengakuan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Hasil Tidak Jelas
Sebenarnya Valverde bisa saja tidak memainkan Messi. Barca sudah unggul dua gol lewat gol Carles Alena di menit ke-54 dan gol Luis Suarez di menit ke-60. Messi baru bermain di menit ke-61.
Namun, ternyata keputusan memainkan Messi sudah dibuat pada jeda paruh waktu. Saat itu Barca tampil buruk di babak pertama dan bisa saja kebobolan beberapa gol lewat peluang-peluang berbahaya yang diciptakan Alaves.
"Gagasannya adalah bahwa dia [Messi] akan bermain karena hasil pertandingan tidak jelas ketika babak pertama berakhir tanpa gol," kata Valverde kepada Marca.
"Ada yang bilang ini soal sepatu emas, tetapi kami hanya fokus untuk menang. Sudah waktunya bagi dia untuk mendapatkan waktu istirahat dan baru bermain di babak kedua."
Tetap Terlibat
Lebih lanjut, Valverde mengaku keputusannya itu juga mempertimbangkan faktor psikologis pemain. Dia tidak mau menepikan pemain begitu saja dan tidak melibatkannya pada pertandingan, sebab hal itu bisa menumpulkan kemampuan mereka.
"Baik bagi pemain untuk tetap terlibat dan aktif. Anda tidak bisa mengabaikan mereka lalu hanya memainkan mereka untuk satu pertandingan."
Lalu, soal Carles Alena yang membuktikan kemampuannya dengan satu gol, Valverde menjawab: "Alena merupakan pemain yang memiliki kemampuan finishing dan menembak yang sangat bagus. Dia datang dalam posisi menyerang, dia mendikte permainan, dia menciptakan situasi di mana kami bisa menyulitkan lawan," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Kebut Transfer Malcom
Liga Italia 24 April 2019, 17:00
-
Barcelona Enggan Juara La Liga Tanpa Harus Bertanding
Liga Spanyol 24 April 2019, 15:02
-
Messi vs Ronaldo: Trofi, Rekor, Gol, Hattricks dan Statistik Lainnya
Liga Champions 24 April 2019, 13:00
-
Barca Lagi-Lagi Tampil Buruk Tanpa Lionel Messi, Begini Dalih Valverde
Liga Spanyol 24 April 2019, 10:00
-
Highlights La Liga: Deportivo Alaves 0-2 Barcelona
Open Play 24 April 2019, 09:14
LATEST UPDATE
-
Bahagianya Marc Marquez Akhirnya Latihan Pakai Ducati Panigale V2 Usai Cedera Bahu
Otomotif 9 Januari 2026, 11:23
-
Kok Bisa Benjamin Sesko Yakin Man Utd Bakal Keluar dari Zaman Kegelapan?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:47
-
Pelatih Baru Persebaya Bernardo Tavares Waspadai Malut United
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 10:46
-
Mikel Arteta Kembali Gagal Kalahkan Arne Slot
Liga Inggris 9 Januari 2026, 10:25
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 9 Januari 2026, 10:07
-
6 Pelajaran dari Arsenal vs Liverpool: Peluang Emas Terbuang di Emirates
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25





















KOMENTAR