Lahm coba menggambarkan bahwa ajang pemilihan Ballon d'Or saat ini telah berubah menjadi kontes popularitas, di mana mereka yang lebih serin disorot oleh media-lah yang bakal menjadi pemenang.
"Apa yang terjadi jika pemenang Ballon d'Or ditentukan berdasarkan follower yang Anda punya di Facebook? Saya kira hasilnya akan sama saja. Saya yakin bahwa pemilihan yang ada saat ini tidak terlalu mempertimbangkan aspek teknis," tutur Lahm di Goal International.
"Saya sendiri sudah memilih sebanyak lima kali dan saya tahu prosedurnya. Kadang ada orang yang memilih jalan termudah dengan menulis nama pemain yang sering muncul di media sosial di televisi, atau sering disorot di atas lapangan.
"Dengan kata lain, hanya mereka yang lebih banyak mencetak gol yang bisa memenangkan Ballon d'Or. Menurut saya, tidak ada yang namanya pemain terbaik dunia. Namun jika kita harus memilih striker terbaik di 2015, maka selamat pada Lionel Messi." [initial]
(gl/rer)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Enrique Sebut Vermaelen Bek Papan Atas
Liga Spanyol 14 Januari 2016, 22:05
-
Detail Sepatu Platinum Lionel Messi
Open Play 14 Januari 2016, 15:34
-
Inilah Modal Messi Menangkan Ballon d'Or 2015
Liga Champions 14 Januari 2016, 14:31
-
Agen Sane Update Kabar Soal Transfer Kliennya
Liga Spanyol 14 Januari 2016, 14:31
-
Liga Inggris 14 Januari 2016, 14:21

LATEST UPDATE
-
AC Milan Rugi Besar: Belanja Rp10 Triliun dan Gagal ke Liga Champions
Liga Italia 27 Mei 2026, 01:19
-
Bek Ini Siap Tinggalkan Real Madrid setelah Minim Menit Bermain
Liga Spanyol 27 Mei 2026, 00:46
-
Bruno Fernandes Gak Kemana-mana! Tetap di MU Musim Depan!
Liga Inggris 26 Mei 2026, 22:07
-
Belum Menyerah, Barcelona Nego MU Sekali Lagi untuk Marcus Rashford
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR