Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda

Alasan Sebenarnya Declan Rice Diganti Saat Jeda
Pemain Inggris Declan Rice, kiri, dan pemain Norwegia Patrick Berg berebut bola dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia vs Inggris di Miami Gardens, Florida, Sabtu, 11 Juli 2026 (c) AP Photo/Chris Carlson

Bola.net - Declan Rice menjadi salah satu bahan pembicaraan setelah Inggris menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1 pada perempat final Piala Dunia 2026. Gelandang Arsenal itu ditarik saat jeda pertandingan meski tampil sebagai starter.

Keputusan tersebut memunculkan banyak pertanyaan karena Rice tidak mengalami cedera ketika meninggalkan lapangan. Padahal, pemain berusia 27 tahun itu merupakan pilar utama lini tengah The Three Lions.

Pelatih Thomas Tuchel kemudian memberikan penjelasan terkait pergantian tersebut. Menurutnya, keputusan itu bukan semata dipengaruhi kondisi fisik Rice, melainkan bagian dari strategi yang telah disiapkan sejak babak pertama.

Inggris akhirnya membalikkan keadaan melalui dua gol Jude Bellingham dan memastikan tiket ke semifinal. Pergantian pemain yang dilakukan Tuchel terbukti mampu meningkatkan intensitas serangan timnya.

1 dari 3 halaman

Pergantian Taktis untuk Membongkar Pertahanan Norwegia

Tuchel mengakui cuaca panas dan kelembapan tinggi di Miami membuat sejumlah pemain kesulitan menjaga intensitas permainan. Ezri Konsa bahkan mengalami kram pada otot hamstring selama pertandingan berlangsung.

Pelatih asal Jerman itu telah merancang perubahan lebih ofensif ketika Inggris tertinggal 0-1. Walaupun timnya sempat menyamakan skor menjelang turun minum, ia tetap menjalankan rencana tersebut.

"Kami mempersulit keadaan sendiri, ada beberapa pemain yang kesulitan menghadapi panas. Ezri Konsa salah satunya, mengalami kram hamstring, dan bersama Declan kami memutuskan bermain lebih ofensif pada babak kedua," ujar Tuchel.

Ia melanjutkan, "Itu adalah perubahan yang lebih menyerang. Saya membuat keputusan saat tertinggal 0-1 dan tidak ingin mengubahnya. Bahkan setelah gol penyeimbang, saya merasa itu sinyal yang tepat bagi tim untuk mengambil posisi lebih tinggi dan membangun koneksi lebih baik ketika Norwegia bertahan sangat dalam."

2 dari 3 halaman

Kondisi Rice Sudah Dipantau Sebelum Laga

Selain faktor taktik, Tuchel juga mempertimbangkan kondisi kebugaran Declan Rice. Sang gelandang sebelumnya sempat terserang penyakit dan melewatkan dua sesi latihan menjelang pertandingan.

Tuchel mengungkapkan Rice lebih banyak beristirahat di tempat tidur selama tiga hari terakhir. Oleh karena itu, staf pelatih telah memperkirakan ia tidak akan mampu bermain selama 90 menit penuh.

"Saya tahu Declan mengalami kesulitan setelah tiga hari terakhir, sebagian besar waktunya dihabiskan di tempat tidur. Saya tahu dia tidak akan mampu bertahan selama 90 menit, apalagi ada kemungkinan pertandingan berlangsung hingga 120 menit."

Ia menambahkan bahwa pergantian saat turun minum dilakukan agar Inggris tidak perlu menghabiskan jatah pergantian pemain pada fase akhir laga jika kondisi Rice semakin menurun.

3 dari 3 halaman

Inggris Fokus Pemulihan Jelang Semifinal

Keberhasilan mengalahkan Norwegia membawa Inggris melangkah ke semifinal untuk menghadapi Argentina yang diperkuat Lionel Messi. Tim asuhan Tuchel dijadwalkan kembali ke Kansas City guna memulai persiapan pertandingan berikutnya.

Tuchel memastikan intensitas latihan akan dikurangi dalam beberapa hari ke depan. Langkah itu dilakukan agar Rice dan rekan-rekannya dapat memulihkan kondisi setelah menguras tenaga di bawah cuaca ekstrem Florida.

"Mereka memang harus beristirahat. Intensitas latihan kami akan menurun sekarang. Beberapa hari ke depan sangat penting, dan kemenangan ini akan sangat membantu. Kami memiliki fasilitas pemulihan yang sangat baik untuk mempersiapkan tim seoptimal mungkin," tutup Tuchel.

Sumber: GOAL


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL