Bola.net - Mantan presiden Barcelona, Joan Laporta yakin dewan direksi klub adalah alasan mundurnya Pep Guardiola, dan mengklaim pengangkatan Tito Vilanova sebagai pelatih baru adalah keputusan panik.
Bulan lalu, Guardiola mengumumkan ia bakal pergi dari bench Azulgrana di akhir musim nanti, dan menyebut kelelahan adalah alasan utamanya, namun Laporta mengisyaratkan alasan lain yakni kurangnya dukungan dari dewan direksi.
Lebih lanjut, politisi yang posisinya digantikan Sandro Rosell di tahun 2010 itu menyebut dewan direksi klub mencoba menyelamatkan muka mereka dengan menunjuk Vilanova, asisten Guardiola untuk menangani tim musim depan.
"Itu adalah keputusan panik setelah mereka tak berbuat lebih banyak untuk Guardiola," ucapnya pada Catalunya Radio.
"Barca tengah berada dalam siklus perubahan dan Guardiola tak berani melakukannya karena ia tak mendapatkan dukungan penuh dari dewan direksi. Saya kenal dengan dewan direksi selama bertahun-tahun dan mereka punya konsep berbeda tentang jadi apa klub seharusnya."
Laporta juga menambahkan jika Guardiola yang mempersembahkan 13 gelar sejak diangkat pada musim panas 2008, harusnya disambut dengan baik kapan pun ia kembali ke Camp Nou.
"Pep bisa kembali kapanpun ia mau, bahkan sebagai presiden, karena ia sudah layak mendapatkannya," pungkas Laporta. (gl/row)
Bulan lalu, Guardiola mengumumkan ia bakal pergi dari bench Azulgrana di akhir musim nanti, dan menyebut kelelahan adalah alasan utamanya, namun Laporta mengisyaratkan alasan lain yakni kurangnya dukungan dari dewan direksi.
Lebih lanjut, politisi yang posisinya digantikan Sandro Rosell di tahun 2010 itu menyebut dewan direksi klub mencoba menyelamatkan muka mereka dengan menunjuk Vilanova, asisten Guardiola untuk menangani tim musim depan.
"Itu adalah keputusan panik setelah mereka tak berbuat lebih banyak untuk Guardiola," ucapnya pada Catalunya Radio.
"Barca tengah berada dalam siklus perubahan dan Guardiola tak berani melakukannya karena ia tak mendapatkan dukungan penuh dari dewan direksi. Saya kenal dengan dewan direksi selama bertahun-tahun dan mereka punya konsep berbeda tentang jadi apa klub seharusnya."
Laporta juga menambahkan jika Guardiola yang mempersembahkan 13 gelar sejak diangkat pada musim panas 2008, harusnya disambut dengan baik kapan pun ia kembali ke Camp Nou.
"Pep bisa kembali kapanpun ia mau, bahkan sebagai presiden, karena ia sudah layak mendapatkannya," pungkas Laporta. (gl/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cedera, Dani Alves Naik Meja Bedah
Liga Spanyol 16 Mei 2012, 22:30
-
David Villa Ditunggu Hingga 27 Mei
Piala Eropa 16 Mei 2012, 22:00
-
Jose Angel Siap Tinggalkan Roma Demi Barcelona
Liga Italia 16 Mei 2012, 18:03
-
Laporta: Angkat Vilanova, Bukti Barca Panik
Liga Spanyol 16 Mei 2012, 16:51
-
Video: 72 Gol Lionel Messi Musim 2011-2012
Open Play 16 Mei 2012, 14:32
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00




















KOMENTAR