
Bola.net - Lionel Messi punya alasan kuat untuk terus bermain di Barcelona, di Spanyol, daripada pulang ke Argentina. Atmosfer sepak bola di dua negara ini berbeda jauh.
Meski lahir di Rosario, Argentina, 32 tahun lalu, Messi menghabiskan sebagian besar hidupnya di Spanyol. Dia mendarat di Barcelona pada tahun 2001, artinya sudah 18 tahun dia habiskan di kota Catalan tersebut.
Selama itu Messi sudah mempersembahkan puluhan trofi untuk Barcelona, dia layak dianggap sebagai legenda klub. Sayangnya, perlakuan berbeda dia terima saat membela Timnas Argentina.
Messi tidak pernah dianggap sebagai legenda Argentina karena belum pernah mempersembahkan trofi di level senior. Bagaimana pendapat Messi? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Masih Mencoba
Messi punya mimpi kembali ke klub lamanya, Newell's Old Boys di Argentina. Namun, dia mengaku harapan itu mungkin tidak akan terwujud mengingat betapa panasnya iklim sepak bola Argentina.
Messi sudah mencoba dan masih terus mencoba. Dia sudah beberapa kali membawa Timnas Argentina mencapai final turnamen mayor, tapi belum ada yang berakhir dengan trofi.
Kini, mendekati usia pensiun, kesempatan terakhir Messi mungkin terletak pada Piala Dunia 2022 mendatang. Hanya trofi yang bisa menenangkan penggila bola Argentina.
Ya, sepak bola di Argentina benar-benar gila. Situasi panas itu membara di level klub, yang kemudian menular ke timnas.
Beda Jauh
Kapten Barcelona ini menjelaskan dengan gamblang tentang perbedaan sepak bola Spanyol dan sepak bola Argentina. Di Argentina, kekacauan karena sepak bola sudah biasa terjadi.
"Jika Anda kalah di Spanyol, tidak ada yang terjadi. Namun, di Argentina, Anda tidak bisa meninggalkan rumah Anda setelah kalah, itu benar-benar gila," tutur Messi kepada Marca.
"Itu terjadi di sepak bola dan hal umum lainnya, kegilaan sehari-hari mencari cara merasuki sepak bola. Kita bisa melihatnya pada tim-tim nasional Amerika Selatan."
"Mereka [fans fanatik] tidak akan membiarkan Anda tidur. Mereka melemparkan apa pun ke arah Anda di hotel," pungkasnya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- Mencetak Gol Ternyata Tidak Terlalu Penting Bagi Lionel Messi, Mengapa?
- Hasil dan Klasemen La Liga: Granada Gusur Barcelona di Puncak Klasemen
- Messi Tak Bisa Pulang ke Newell's Old Boy karena Satu Hal, Apa Itu?
- Takefusa Kubo Sebenarnya Idolakan Messi dan Penggemar Berat Barcelona
- Bagi Lionel Messi, Ronaldo Adalah Striker Terbaik Sepanjang Masa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Siapkan Dua Pemain untuk Transfer Lautaro Martinez
Liga Spanyol 28 Oktober 2019, 18:40
-
Data dan Fakta La Liga: Barcelona vs Real Valladolid
Liga Spanyol 28 Oktober 2019, 16:32
-
Prediksi Barcelona vs Real Valladolid 30 Oktober 2019
Liga Spanyol 28 Oktober 2019, 16:31
-
Selain Lautaro Martinez, Barcelona Juga Bidik Stefano Sensi
Liga Spanyol 28 Oktober 2019, 14:59
-
Bangun Lalu Juara, Barcelona Menjemput Mimpi di Liga Champions
Liga Spanyol 28 Oktober 2019, 14:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
-
Bojan Hodak Singgung Gol Persita yang Dianulir saat Persib Menang Tipis 1-0 di GBLA
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 10:45
-
Barcelona 3-0 Levante, Respon yang Sempurna dari Blaugrana!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:21
-
Misi Penyelamatan Finansial Blaugrana, Dua Nama Besar Masuk Daftar Jual Musim Panas 2026
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:20
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR