
Bola.net - Kalimat itu akhirnya keluar dari mulut pesepak bola terbaik di dunia. Tentang bagaimana situasi sepak bola usai pandemi virus corona, Lionel Messi yakin situasinya tidak akan sama seperti sediakala.
Perkiraan tentang perubahan sepak bola memang sudah dilontarkan sejumlah legenda dan ahli sejak beberapa pekan terakhir. Mereka beramai-ramai bersepakat: wajah sepak bola bakal berbeda.
Perbedaan yang dimaksud pun tidak hanya satu, melainkan sederet perubahan besar. Mulai dari latihan dalam protokol ketat, pertandingan tanpa penonton, sampai juara tanpa selebrasi.
Hal-hal itu sudah disampaikan sejumlah ahli, tapi masih ada yang meragukannya. Kini Messi sendiri berkata seperti itu, yang sepertinya bakal sulit dibantah.
Apa kata sang kapten Barcelona? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kehilangan yang Dicintai
Bagi Messi, sepak bola tidak terlalu penting jika dibandingkan dengan penderitaan ribuan orang yang kehilangan terkasihnya. Virus corona begitu kejam, mereka yang kehilangan tidak bisa mengantar kepergian keluarga atau siapa pun yang dikasihi.
"Hampir semua orang masih ragu-ragu tentang bagaimana dunia setelah semua yang terjadi," buka Messi kepada El Pais via Marca.
"Terlepas dari karantina wilayah dan situasi yang mengejutkan ini, banyak orang yang benar-benar kesulitan karena situasi ini, seperti mereka yang kehilangan kelularga dan teman, dan bahkan tidak bisa mengucapkan selamat tinggal."
"Saya kira ada banyak sisi negatif dalam krisis ini, tapi tidak ada yang lebih buruk dari kehilangan seseorang yang sangat Anda cintai. Itu menimbulkan rasa frustrasi yang sangat besar dan bakal terasa tidak adil," imbuhnya.
Sepak Bola Tidak Akan Sama
Lebih lanjut, Messi pun bicara soal wajah sepak bola ketika kembali dilanjutkan nanti. Saat ini baru Bundesliga yang melanjutkan musim dan situasinya benar-benar berbeda. Karena itulah Messi tahu hal serupa bakal terjadi di La Liga dan liga-liga lainnya.
"Sepak bola, secara umum, tidak akan pernah sama. Tapi tidak hanya sepak bola, saya kira kehidupan pun tidak akan pernah sama," sambung Messi.
Barcelona masih harus memainkan 11 pertandingan sisa di La Liga, juga masih berjuang di 16 besar Liga Champions. Meski situasinya berbeda, Messi tahu bahwa kewajiban untuk menjuarai dua kompetisi itu tetap sama.
Sumber: El Pais, Marca
Baca ini juga ya!
- Lionel Messi, Satu-Satunya Daya Tarik Sepak Bola Tanpa Penonton
- Kejutan, Tottenham Siap Bayar Gaji Besar Philippe Coutinho
- Ogah Idolakan Messi-Ronaldo, Gelandang AC Milan Ini Punya Alasan Pribadi
- Starting XI Bintang La Liga yang Kontraknya Habis di Tahun 2021, Ada Messi dan Sergio Ramos
- Barcelona Diyakini Akan Buat Kesalahan Besar jika Lepas Nelson Semedo
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perbedaan Messi-Ronaldo di Mata Deco, Siapa Lebih Baik?
Liga Champions 31 Mei 2020, 23:00
-
Panik Pjanic: Gangguan PSG Bikin Barcelona Kesulitan
Liga Spanyol 31 Mei 2020, 22:00
-
Lionel Messi: Sepak Bola Tidak Akan Pernah Sama
Liga Spanyol 31 Mei 2020, 20:30
-
Lionel Messi, Satu-Satunya Daya Tarik Sepak Bola Tanpa Penonton
Liga Spanyol 31 Mei 2020, 20:00
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR