
Bola.net - Ada satu momen memalukan yang akan selalu menjadi noda dalam karir panjang bintang sepak bola, Cristiano Ronaldo. Pada suatu waktu, ia mengantongi sebuah gol yang menjadi penentu kemenangan lawan.
Seperti yang diketahui, Ronaldo sudah menjalani karir di dunia sepak bola profesional selama 18 tahun. Perjalanan karirnya dimulai saat Sporting Lisbon menuliskan namanya dalam skuat inti di musim 2002/03.
Nama Ronaldo kian terdengar saat dirinya memutuskan bergabung dengan raksasa Inggris, Manchester United. Dalam kurun waktu enam musim, ia menyumbangkan total 118 gol dari 292 penampilannya di semua kompetisi.
Konsistensi Ronaldo dalam mencetak gol berlanjut saat dirinya memperkuat Real Madrid di tahun 2009, bahkan semakin menjadi-jadi. Pria asal Portugal itu mencetak 450 gol dalam 438 penampilan selama sembilan musim.
Dan meskipun usianya tidak lagi muda, Ronaldo tetap menjadi andalan bagi klub raksasa Italia, Juventus yang sudah diperkuat selama dua musim terakhir. Sekarang, Ronaldo sudah mengantongi 60 gol dair 83 penampilan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
633 gol, Satu Gol Bunuh Diri
Sebanyak 633 gol telah dibukukan Ronaldo semenjak masuk ke skuat inti Sporting Lisbon. Beberapa di antaranya tercipta dengan proses yang indah. Seperti golnya kala menghadapi Juventus di pentas Liga Champions tahun 2017 lalu.
Ronaldo membuat semua orang terpukau, hingga seluruh penonton di Allianz Stadium berdiri dan memberinya tepuk tangan. Ia menciptakan gol salto yang membuat barisan pertahanan Bianconeri terhenyak.
Entah sudah berapa tim yang bertekuk lutut lantaran dijebol oleh Ronaldo. Namun, ada satu gol yang sudah pasti terekam jelas dalam benak sang pemain serta penonton pertandingan tersebut. Pada suatu waktu, ia mencetak gol yang membuat lawan bersuka cita.
Kronologi Kejadian
Momen itu terjadi saat Ronaldo masih memperkuat Real Madrid, tepatnya di tahun 2013. Dalam laga lanjutan La Liga, Real Madrid bertemu dengan Granada di Estadio Nuevo Los Carmenes.
Granada mendapatkan kesempatan untuk mengeksekusi sepak pojok pada menit ke-22. Gabriel Torje yang menjadi eksekutornya menendang bola ke arah tiang dekat gawang Real Madrid.
Ronaldo turun untuk membantu pertahanan. Saat sepak pojok telah dieksekusi, bola menuju ke arahnya dan dia hendak memotong umpan tersebut agar tidak dijangkau pemain Granada yang memadati kotak penalti Madrid.
Nahas, bola sundulan Ronaldo justru meluncur ke gawang Real Madrid dan gagal diantisipasi sang kiper, Diego Lopez. Pada akhirnya, Granada berhasil mengungguli Real Madrid dengan skor 1-0 hingga pertandingan berakhir.
Ronaldo Pemain yang Egois? Pikir-pikir Lagi
Jelas, ini momen memalukan buat Ronaldo. Ini merupakan noda yang membuat fans Lionel Messi punya pegangan guna mengejek dan merendahkan pria berusia 35 tahun tersebut.
Namun ada sisi positif yang bisa dipetik dari 'noda' ini. Jika ada yang berpikir kalau Ronaldo pemain egois, mungkin ada baiknya untuk memikir ulang. Kejadian ini membuktikan bahwa Ronaldo siap membantu tim dalam situasi apapun, termasuk saat dirinya harus turun hingga ke pertahanan.
Lionel Messi mungkin belum pernah mencatatkan gol bunuh diri di sepanjang karirnya. Namun perlu diketahui bahwa pria asal Argentina itu jarang beroperasi di wilayah pertahanan sendiri, alih-alih membantu pertahanan.
(Berbagai sumber)
Baca Juga:
- Menghitung Harta Georgina Rodriguez: Si Cantik yang Mendadak Kaya karena Ronaldo
- Kebersamaan Cristiano Ronaldo dengan Juventus Musim Depan, Lanjut atau Putus?
- 5 Rekrutan Terbaik MU dari Liga Primeira Portugal, Bruno Fernandes di Peringkat Berapa?
- 4 Keunggulan Ronaldo Sehingga Lebih Hebat dari Messi
- Solskjaer Berniat Ulang Kesuksesan Trio Ronaldo-Rooney-Tevez di Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Tidak Tertarik Datangkan Mario Mandzukic
Liga Italia 14 Juli 2020, 21:40
-
Data dan Fakta Serie A: Sassuolo vs Juventus
Liga Italia 14 Juli 2020, 15:10
-
Prediksi Sassuolo vs Juventus 16 Juli 2020
Liga Italia 14 Juli 2020, 15:09
-
Ibarat Anggur, Cristiano Ronaldo Semakin Apik Seiring Bertambahnya Umur
Liga Italia 14 Juli 2020, 14:39
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR