
Bola.net - Marcus Rashford harus menerima hukuman disipliner dari pelatih Barcelona, Hansi Flick. Penyerang asal Inggris itu dicoret dari daftar starter karena datang terlambat untuk pertemuan tim.
Hukuman ini ironisnya datang hanya beberapa hari setelah ia tampil gemilang. Rashford sebelumnya sukses mencetak dua gol kemenangan Barcelona atas Newcastle di ajang Liga Champions.
Namun, insiden indisipliner ini ternyata bukanlah yang pertama kali terjadi dalam karier Rashford. Ini adalah sebuah pengulangan dari kesalahan fatal yang pernah ia lakukan saat masih berseragam Manchester United.
Sikap tegas yang ditunjukkan Flick seolah menjadi deja vu. Ini membuktikan bahwa tidak ada toleransi untuk keterlambatan, sebuah pelajaran yang juga pernah Rashford dapatkan dari Erik ten Hag.
Ketegasan Hansi Flick di Barcelona
Marcus Rashford sejatinya diproyeksikan untuk tampil sejak menit awal dalam laga La Liga melawan Getafe. Namun, Hansi Flick tanpa ragu langsung mencoret namanya dari sebelas pertama.
Menurut laporan media Spanyol, Mundo Deportivo, Rashford terlambat hadir dalam sesi briefing pagi tim. Flick pun tidak berpikir dua kali untuk menjatuhkan sanksi tegas sebagai bentuk penegakan aturan.
Hukuman ini sekaligus menunjukkan bahwa Flick menerapkan standar disiplin yang sama untuk semua pemain. Sebelumnya, nama-nama seperti Jules Kounde, Inaki Pena, dan Raphinha juga pernah mendapat sanksi serupa karena melanggar aturan yang sama.
Akibatnya, posisi Rashford di lini depan harus digantikan oleh Ferran Torres. Penyerang pinjaman dari Manchester United itu pun terpaksa memulai pertandingan penting tersebut dari bangku cadangan.
Mengulang Kisah Lama di Manchester United
Insiden keterlambatan ini seolah membawa ingatan kembali ke masa lalu Rashford. Ia pernah mengalami situasi yang nyaris identik saat masih membela panji Manchester United.
Pada musim 2022/23, manajer Erik ten Hag juga pernah dengan tega mencoretnya dari tim utama. Hukuman itu diberikan menjelang pertandingan melawan Wolves karena Rashford ketiduran dan melewatkan pertemuan tim.
Menariknya, dalam insiden tersebut, Rashford berhasil menebus kesalahannya dengan tuntas. Ia masuk sebagai pemain pengganti dan langsung mencetak gol tunggal kemenangan untuk Setan Merah.
Saat itu, Erik ten Hag dengan tegas menyebut insiden tersebut sebagai 'masalah disiplin internal'. Ia baru memainkan Rashford di babak kedua setelah memberikan pelajaran berharga kepada sang pemain.
Pengakuan dan Pelajaran Masa Lalu
Setelah insiden di Manchester United beberapa tahun lalu, Rashford tidak mencari kambing hitam. Ia secara terbuka dan jantan mengakui kesalahannya di hadapan media.
Ia menerima keputusan manajer dengan lapang dada dan mengaku kecewa pada dirinya sendiri. Baginya, yang terpenting saat itu adalah tim tetap berhasil meraih kemenangan meski tanpa dirinya sebagai starter.
“Ya, jelas, ini adalah aturan tim dan saya pikir ini adalah kesalahan yang bisa terjadi. Saya jelas kecewa tidak bermain, tetapi saya mengerti keputusannya," aku Rashford saat itu kepada TNT Sports.
“Saya senang kami berhasil memenangkan pertandingan. Saya pikir kami bisa melupakan ini dan melangkah maju," pungkasnya.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai alasannya terlambat, Rashford saat itu hanya memberikan jawaban singkat. Ia mengaku ketiduran, sebuah kesalahan manusiawi yang bisa menimpa siapa saja, namun tetap tidak bisa ditoleransi di level profesional.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Ingin Pangkas Harga Transfer Marcus Rashford, Manchester United Siap Berperang
Liga Inggris 22 September 2025, 23:59
-
Mengapa Ballon dOr 2025 Bisa Menjadi Milik Lamine Yamal
Liga Champions 22 September 2025, 17:55
-
Penampilan Dominan Ferran Torres dan Dani Olmo di Balik Kemenangan Barcelona
Liga Spanyol 22 September 2025, 15:15
LATEST UPDATE
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
-
Aston Villa Boyong Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri: Transfer Ganda Pasukan Unai Emery
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR