
Bola.net - Barcelona akhirnya mendapatkan kepastian setelah otoritas perwasitan mengambil langkah tegas menyusul insiden kontroversial dalam laga melawan Girona di La Liga. Keputusan itu muncul setelah momen krusial yang memengaruhi langsung hasil pertandingan.
Laporan media Spanyol mengonfirmasi bahwa ofisial VAR, David Galvez Rascon, menerima hukuman paling berat di antara wasit pada pekan tersebut. Ia dijatuhi skorsing tanpa batas waktu karena dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya.
Keputusan ini diambil setelah evaluasi internal menemukan kesalahan serius pada proses pengambilan keputusan di ruang VAR. Insiden itu terjadi saat rangkaian serangan Girona yang berujung pada gol kedua mereka.
Insiden Kounde dan Gol Girona

Dalam proses menuju gol 2-1 Girona, terjadi benturan jelas antara Claudio Echeverri dan Jules Kounde. Bek asal Prancis itu terjatuh, tetapi permainan tetap dilanjutkan hingga bola masuk ke gawang.
Para pemain dan staf pelatih Barcelona langsung melayangkan protes karena merasa terjadi pelanggaran sebelum gol tercipta. Namun, wasit di lapangan tidak mendapat rekomendasi tinjauan ulang dari ruang VAR.
Komite Teknis Wasit, atau CTA, kemudian menilai aksi Echeverri terhadap Kounde sebagai tindakan ceroboh yang seharusnya berujung pelanggaran. Artinya, rangkaian serangan yang menghasilkan gol tersebut seharusnya dihentikan sejak awal.
Sanksi Tegas untuk Ofisial VAR

Berdasarkan hasil penilaian teknis, CTA memutuskan mencoret Galvez Rascon dari tugas kepemimpinan pertandingan akhir pekan ini. Akan tetapi, sanksi tidak berhenti pada satu laga saja.
Badan perwasitan menerapkan mekanisme internal yang dikenal sebagai “freeze”, yaitu penghentian penugasan hingga waktu yang belum ditentukan. Langkah ini menandakan kesalahan tersebut dipandang berdampak besar terhadap integritas pertandingan.
Evaluasi juga menekankan bahwa ruang VAR seharusnya memberi peringatan kepada wasit utama agar melakukan peninjauan ulang. Kelalaian tersebut dinilai sebagai faktor utama yang membuat keputusan keliru tetap bertahan.
Reaksi Klub dan Tokoh Barcelona

Sejumlah figur Barcelona tidak menahan kekecewaan setelah pertandingan berakhir. Mereka menilai pelanggaran terhadap Kounde terlalu jelas untuk diabaikan oleh perangkat pertandingan.
Pelatih Hansi Flick dan presiden klub Joan Laporta turut mengkritik kegagalan VAR dalam mengoreksi keputusan di lapangan. Menurut mereka, intervensi teknologi seharusnya menjadi alat untuk menjaga keadilan pertandingan, bukan sekadar formalitas.
Situasi ini kembali membuka diskusi mengenai konsistensi penggunaan VAR di kompetisi domestik Spanyol. Namun, kasus ini juga memperlihatkan bahwa kesalahan wasit kini dapat berujung konsekuensi serius bagi pihak yang bertugas.
Sumber: Barca Universal
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Siapkan Program Bertahap demi Segera Kembalikan Pedri ke Level Terbaiknya
Liga Spanyol 18 Februari 2026, 16:27
-
Kontroversi Girona vs Barcelona, Ofisial VAR Dijatuhi Hukuman Berat
Liga Spanyol 18 Februari 2026, 16:16
-
Rating Pemain Barcelona usai Kalah 1-2 di Markas Girona: Semua Lini di Bawah Standar
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:52
-
Barcelona Bertahan dengan Sangat Buruk
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:40
-
Kalah Menyakitkan, Barcelona Pantas Mendapatkannya
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:34
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR