Perbandingan 4 Musim Pertama di Barcelona: Lamine Yamal Sudah Melampaui Messi?

Perbandingan 4 Musim Pertama di Barcelona: Lamine Yamal Sudah Melampaui Messi?
Pemain Barcelona Lamine Yamal mengajukan klaim penalti pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Barcelona vs Mallorca di Barcelona, Spanyol, Sabtu, 7 Februari 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Perbandingan antara Lamine Yamal dan Lionel Messi di Barcelona terus menjadi bahan pembicaraan. Meski masih sangat muda, performa Yamal sudah memancing diskusi mengenai awal kariernya di klub Catalan tersebut.

Di Barcelona, Lionel Messi berkembang menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Akan tetapi, angka produktivitas Lamine Yamal dalam empat musim pertamanya ternyata lebih tinggi dibandingkan fase awal Messi.

Fakta ini tidak otomatis menempatkan Yamal sejajar dengan Messi. Namun, awal karier pemain berusia 18 tahun itu menghadirkan statistik yang sangat menonjol.

1 dari 4 halaman

Produktivitas Yamal Melebihi Messi

Pemain Argentina, Lionel Messi, mengontrol bola dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Paraguay, Kamis, 14 November 2024. (c) AP Photo/Jorge Saenz

Pemain Argentina, Lionel Messi, mengontrol bola dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Paraguay, Kamis, 14 November 2024. (c) AP Photo/Jorge Saenz

Statistik menunjukkan Lamine Yamal telah melampaui catatan Lionel Messi dalam empat musim pertama di Barcelona. Perbandingan ini dilihat dari jumlah gol serta assist sejak debut masing-masing pemain.

Yamal sudah mengoleksi 43 gol sejak menembus tim utama. Angka itu melewati 42 gol yang dibuat Messi antara tahun 2004 hingga 2007.

Kontribusi assist Yamal juga lebih tinggi dalam periode yang sama. Ia mencatatkan 48 assist, sementara Messi hanya menghasilkan 24 assist pada empat musim awalnya.

Catatan tersebut semakin menonjol setelah Yamal mencetak hat-trick bersejarah ke gawang Villarreal. Itu menjadi hat-trick pertama dalam karier profesionalnya.

2 dari 4 halaman

Konteks Debut yang Berbeda

Ekspresi Lamine Yamal usai membobol gawang Villarreal, Sabtu (28/2/2026) (c) AP Photo/Joan Monfort

Ekspresi Lamine Yamal usai membobol gawang Villarreal, Sabtu (28/2/2026) (c) AP Photo/Joan Monfort

Perbandingan angka tidak bisa dilepaskan dari konteks perkembangan masing-masing pemain. Yamal menjalani debut di Barcelona saat baru berusia 15 tahun.

Messi menjalani debut tim utama hampir dua tahun lebih tua dari usia Yamal. Perbedaan usia itu memberikan ruang perkembangan yang berbeda pada fase awal karier mereka.

Situasi tim juga tidak sepenuhnya sama pada masa tersebut. Messi berkembang dengan dukungan pemain besar seperti Ronaldinho.

Yamal justru langsung memikul tanggung jawab besar dalam lini serang Barcelona. Peran itu baru sedikit terbantu setelah hadirnya Robert Lewandowski dan Raphinha.

3 dari 4 halaman

Liga Champions dan Trofi Awal Karier

Lionel Messi saat membela Barcelona dalam pertandingan La Liga melawan Valladolid di Camp Nou, Selasa (29/10/2019). (c) AP Photo/Joan Monfort

Lionel Messi saat membela Barcelona dalam pertandingan La Liga melawan Valladolid di Camp Nou, Selasa (29/10/2019). (c) AP Photo/Joan Monfort

Catatan di Liga Champions menunjukkan kemiripan antara keduanya. Dalam empat musim pertama, Yamal dan Messi sama-sama mencetak delapan gol di kompetisi elite Eropa tersebut.

Akan tetapi, Yamal tampil lebih efektif pada fase gugur. Ia mencatat tiga gol dan dua assist, sedangkan Messi menghasilkan dua gol pada periode yang sama.

Dari sisi trofi, Yamal juga memiliki awal yang kuat di Barcelona. Ia sudah mengoleksi dua gelar La Liga, dua Supercopa de Espana, dan satu Copa del Rey.

Jika mampu menambah trofi musim ini, koleksi awal Yamal akan melampaui capaian Messi dalam periode yang sama. Namun, perjalanan menuju konsistensi 17 tahun seperti Messi masih sangat panjang.

Sumber: Barca Universal

4 dari 4 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL