
Bola.net - Proyek Sosial LaLiga | Za'atari yang merupakan inisiatif berbasis sosial-pendidikan yang dikembangkan oleh LaLiga selama satu tahun kebelakang melalui Departemen Proyek Olahraga (Sports Project Department) dan LaLiga Foundation bersama dengan AFDP Global (Association Football Development Programme Global), telah resmi diluncurkan pada 16 Juli 2019.
Tujuan LaLiga mengembangkan proyek multi-disiplin ini yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup para pengungsi, khususnya anak-anak, di kamp Za’atari dengan menggunakan sepak bola sebagai sarana edukasi untuk menanamkan nilai-nilai luhur dan perilaku positif yang didapat dari olahraga ini.
Javier Tebas, Presiden LaLiga, Pangeran Ali Bin Al-Hussein, Pendiri AFDP Global, Aranzazu Bañon, Duta Besar Spanyol untuk Yordania, dan Fernando Sanz, Direktur Hubungan Kelembagaan Internasional LaLiga & Direktur Program LaLiga Ambassador dan LaLiga Legends, juga turut hadir dalam acara peluncuran program ini.
(c) LaLiga
Sebagai hasil dari kolaborasi dan komitmen yang kuat dari LaLiga Santander, LaLiga 1l2l3 dan klub-klub Liga Iberdrola, Proyek Sosial LaLiga | Za'atari ini berhasil menggelar kompetisi liga sepak bola, yang mana setiap klub akan bermain sebanyak satu kali melawan tim lain dengan pertandingan kandang/tandang yang ditentukan melalui pengundian.
Kompetisi ini akan dibagi menjadi dua kategori, yaitu Liga U-15 pria yang memiliki 20 tim, dan U-13 wanita dengan 16 tim. Semua tim yang terlibat akan dipasangkan dengan klub-klub LaLiga dan Liga Iberdola yang telah mendonasikan perlengkapan olahraga.
Para perwakilan dari setiap institusi juga menyampaikan apresiasinya terkait inisiatif ini.
Scroll terus ke bawah.
Apresiasi Terhadap Program Sosial LaLiga
Pangeran Ali Bin Al-Hussein, pendiri AFDP Global menyatakan: "Peresmian proyek sosial dan kompetisi liga ini merupakan momen penting bagi anak-anak muda di Za’atari, baik laki-laki maupun perempuan. Sepak bola memiliki kemampuan untuk membentuk karakter dan mengajarkan anak-anak tentang nilai-nilai kerja sama dan pentingnya memiliki rasa tanggung jawab. Proyek Sosial LaLiga | Za’atari ini akan memberikan kesempatan kepada ratusan anak muda yang ada di kamp pengungsian Za’atari untuk mengembangkan diri mereka. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada LaLiga, LaLiga Foundation, dan klub-klub Liga Iberdola karena telah bermitra dengan AFDP Global untuk mewujudkan inisiatif ini."
Javier Tebas, Presiden LaLiga, mengatakan: "Hari ini merupakan hari yang sangat istimewa bagi LaLiga. Setelah bekerja keras selama satu tahun, kami akhirnya dapat membagikan filosofi kompetisi LaLiga dan klub-klub kami ke lingkungan sekitar Za’atari. Proyek Sosial LaLiga | Za'atari ini tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga mendidik anak-anak tentang nilai-nilai sportivitas, fairplay, kerja sama tim, rasa hormat, dan toleransi. LaLiga akan terus bekerja keras untuk mengembangkan proyek ini."
Aranzazu Bañon, Duta Besar Spanyol untuk Yordania, menambahkan: "Hari ini adalah hari yang sangat istimewa bagi Kedutaan Besar Spanyol di Yordania dan kami ingin menyampaikan rasa terima kasih atas peluncuran program ini. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Pangeran Ali Bin Al-Hussein dan LaLiga atas komitmen dan kerja keras mereka, serta kepada para pelatih atas upaya tak kenal lelah yang mereka lakukan setiap hari. Kami bangga Proyek Sosial LaLiga | Za'atari ini telah terealisasi dan lebih dari 700 anak muda telah tergabung di dalamnya."
(c) LaLiga
(c) LaLiga
(c) LaLiga
Tujuan Proyek Sosial LaLiga
Tujuan Proyek Sosial LaLiga | Za'atari ini yaitu untuk menjadi sarana yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai seperti sportivitas, fairplay, kerjasama tim, rasa hormat, dan toleransi melalui sepakbola. Hal ini telah dibuktikan dalam beberapa sesi pelatihan yang dirancang oleh Departemen Proyek Olahraga LaLiga. Kegiatan ini terdiri dari beberapa sesi latihan yang disesuaikan dengan nilai-nilai inti sepak bola dan teknik-teknik lain yang digunakan untuk membantu peserta mengelola emosi dan meningkatkan kemampuan mereka untuk berkonsentrasi. Hal ini juga dapat berguna untuk mendorong kreativitas dan meningkatkan hubungan interpersonal antar para peserta.
(c) LaLiga
Sejak Proyek Sosial LaLiga | Za'atari pertama kali dijalankan sekitar satu tahun yang lalu, lebih dari 750 anak telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain itu, banyak anak muda yang juga mengambil latihan praktis yang membantu mereka untuk menjalankan dan mengelola dinamika kompetisi serta membantu menanamkan nilai-nilai inti sepak bola di antara penghuni kamp pengungsian Za'atari.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Temui Manajemen Barcelona, Malcom Minta Dijual
Liga Inggris 17 Juli 2019, 21:30
-
Real Madrid Tetapkan Harga Jual Isco
Liga Spanyol 17 Juli 2019, 21:00
-
PSG Ogah Beri Diskon untuk Transfer Neymar
Liga Spanyol 17 Juli 2019, 16:20
-
3 Transfer Kontroversial yang Menyeret Barcelona
Editorial 17 Juli 2019, 15:03
-
5 Tim Eropa dengan Lini Tengah Terbaik
Editorial 17 Juli 2019, 13:55
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR