
Bola.net - Marcus Rashford kembali mencuri perhatian di Barcelona, namun bukan atas alasan yang membanggakan. Penyerang pinjaman dari Manchester United tersebut harus puas duduk di bangku cadangan ketika timnya menghadapi Getafe akibat keterlambatan mengikuti rapat tim pada hari pertandingan.
Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah Rashford tampil cemerlang dengan menyumbang dua gol krusial dalam kemenangan atas Newcastle United di Liga Champions. Meskipun akhirnya berkontribusi dari bangku pengganti saat melawan Getafe, sikapnya dinilai merusak momentum positif yang baru saja terbangun.
Troy Deeney, mantan penyerang Watford, bahkan melontarkan kritik pedas dengan menyebut perilaku Rashford sebagai bentuk "self-sabotage" yang berpotensi merugikan masa depan kariernya.
Sanksi Disiplin dari Hansi Flick
Penampilan gemilang Rashford yang mencetak brace melawan Newcastle tidak cukup untuk menyelamatkannya dari konsekuensi pelanggaran disiplin. Hansi Flick dengan tegas menempatkannya di luar skuad utama saat Barcelona meraih kemenangan 3-0 atas Getafe di La Liga.
Kendati masuk sebagai substitute dan menunjukkan performa yang memuaskan, pelatih asal Jerman itu tetap konsisten menerapkan standar kedisiplinan yang sama untuk seluruh pemain.
Flick sebelumnya juga pernah memberikan sanksi serupa kepada Raphinha dan Jules Kounde atas pelanggaran yang tidak jauh berbeda.
Riwayat serupa pernah menimpa Rashford saat masih berseragam Manchester United. Pada Desember 2022, ia juga harus rela dicadangkan dalam pertandingan melawan Wolves karena masalah keterlambatan yang identik.
Sorotan Keras dari Troy Deeney

Deeney mengkritisi pola perilaku Rashford yang cenderung mengulangi kesalahan serupa meski telah berkali-kali mendapat peringatan. "Sebelumnya saya banyak memujinya. Namun ketika seseorang terus menunjukkan karakter aslinya, Anda mulai percaya itulah sosok sebenarnya," tegas Deeney kepada talkSPORT.
"Dia selalu melakukan hal ini, mencapai puncak performa lalu merusak segalanya sendiri. Pola seperti itu terus berulang," lanjutnya. Menurut Deeney, Rashford seharusnya sudah memahami aturan main dan dampak dari tindakannya selama berkarier di Barcelona.
Kritik tersebut datang di saat yang kurang tepat mengingat Barcelona tengah membutuhkan konsistensi penuh dari setiap anggota skuad untuk menghadapi rangkaian pertandingan yang padat. Masalah kedisiplinan seperti ini dinilai dapat menghambat progres karier sang striker ke depannya.
Ujian di Tengah Jadwal Ketat
Barcelona akan mengarungi empat laga dalam rentang 11 hari ke depan, termasuk duel berat di Liga Champions melawan Paris Saint-Germain. Rashford berpeluang memperbaiki citra dirinya melalui kontribusi positif di atas lapangan hijau.
Perjalanan dimulai dengan kunjungan ke markas Real Oviedo pada Kamis, dilanjutkan dengan menjamu Real Sociedad di akhir pekan. PSG akan bertandang ke Camp Nou tanggal 1 Oktober, kemudian disusul pertandingan kontra Sevilla empat hari setelahnya.
Jadwal padat ini sebenarnya memberikan kesempatan emas bagi Rashford untuk membuktikan nilai dirinya kembali. Namun, perbaikan sikap di luar lapangan menjadi kunci agar ia tetap masuk dalam perhitungan utama skema taktik Hansi Flick untuk masa depan.
Jangan sampai ketinggalan infonya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pukulan Telak untuk Gavi: Operasi Lutut Paksa Absen Berbulan-bulan, Masalah Mental Mengancam
Liga Spanyol 24 September 2025, 20:10
-
Prediksi Real Oviedo vs Barcelona 26 September 2025
Liga Spanyol 24 September 2025, 12:18
-
Harus Naik Meja Operasi, Gavi Bakal Absen Lama di Barcelona
Liga Spanyol 24 September 2025, 11:47
-
Rashford Dicadangkan Gegara Terlambat, Memang Benar atau Sengaja Mainkan Trik?
Liga Spanyol 24 September 2025, 05:15
-
Frenkie De Jong Siap Perpanjang Kontrak Barcelona hingga 2029, Rela Potong Gaji
Liga Spanyol 24 September 2025, 05:10
LATEST UPDATE
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR