
Bola.net - Achraf Hakimi hanya menempuh 9 pertandingan di La Liga sebelum Real Madrid memutuskan meminjamkannya ke Borussia Dortmund, lalu menjualnya ke Inter Milan. Sekarang, Los Blancos mungkin menyesali keputusan tersebut.
Hakimi main apik dalam dua musim bersama Dortmund. Dia mencetak 12 gol dan 17 assists dalam 73 penampilan, plus menjuarai DFL-Supercup.
Saat itu Hakimi sudah dipuji-puji sebagai salah satu pemain terbaik di posisinya, tapi Madrid justru membuat keputusan besar. Zinedine Zidane membiarkan Hakimi dijual musim panas lalu.
Kesempatan ini dilihat dan dimanfaatkan Inter Milan dengan baik. Hakimi moncer di Serie A di bawah bimbingan Antonio Conte.
Gemilang di Inter
Hakimi baru saja membantu Inter menjuarai Serie A 2020/21. Dia pun membuktikan diri sebagai salah satu pemain terpenting Inter dalam tim.
Bek kanan asal Maroko ini membuat total 7 gol dan 8 assists dalam 37 penampilan di Serie A. Dia jadi bek kanan favorit Conte karena kemampuannya dalam membantu serangan.
Di usia 22 tahun, Hakimi sudah disebut-sebut sebagai calon bek kanan terbaik di masa mendatang. Dia sudah punya cukup banyak pengalaman di Spanyol, Jerman, dan Italia.
Karena itu, keputusan melepas Hakimi musim panas lalu bisa jadi salah satu kesalahan terbesar Madrid.
Carvajal cedera kambuhan
Jika melihat situasi musim panas lalu, Hakimi dijual karena slot dalam skuad Madrid sudah penuh. Ada Dani Carvajal sebagai pemain inti dan Alvaro Odriozola sebagai cadangan.
Karena itu, sebenarnya keputusan Zidane melepas Hakimi bisa dipahami. Dia tidak mau mempertahankan Hakimi hanya untuk dicadangkan, sebab sudah waktunya Hakimi main sebagai pemain inti.
Masalahnya, Zidane tidak mempertimbangkan kejutan cedera panjang Carvajal. Absennya Carvajal sangat merepotkan Madrid sepanjang musim ini, Odriozola dianggap tidak cukup bagus.
Andai ada Hakimi, Zidane akan sangat terbantu dan musim 2020/21 Madrid mungkin bisa lebih baik.
Bakal dibeli lagi?
Kini, beberapa hari terakhir nama Hakimi kembali disebut-sebut. Kabarnya Inter harus menjual pemain untuk menutup utang dan biaya operasional semusim ke depan.
Hakimi termasuk salah satu pemain yang bisa dilepas. PSG menyiapkan tawaran sebesar 70 juta euro, padahal Inter membeli Hakimi dari Madrid hanya seharga 40 juta euro.
Kenaikan harga sebesar 30 juta euro dalam semusim ini sudah cukup jadi bukti potensi Hakimi.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
- 'Satu-satunya Pilihan Conte Adalah Melatih Real Madrid'
- Tak Ada Kontak Antara Joachim Loew dan Real Madrid
- Bibit Pertikaian, Agen Ronald Koeman Kesal Berat Sama Presiden Barcelona
- Tak Ada Zinedine Zidane Lagi di Real Madrid, Raphael Varane: Rasanya Aneh
- Madrid Resmikan Alaba, Netizen: Klub Miskin Bisanya Datengin Free Transfer Doang
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSG Segera Dapatkan Hakimi dari Inter Milan?
Liga Italia 30 Mei 2021, 18:56
-
Satu-satunya Opsi Buat Antonio Conte: Real Madrid
Liga Spanyol 30 Mei 2021, 15:11
-
Real Madrid Menyesal Lihat Hakimi Sebagus Sekarang?
Liga Spanyol 30 Mei 2021, 13:30
-
Dirumorkan Gabung Juventus atau AC Milan, Mauro Icardi: Hoax Tuh!
Liga Italia 28 Mei 2021, 22:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR